Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • visibility 389
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, terima aspirasi massa soal transparansi dana pokir. (16/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — DPRD Kabupaten Magetan membeberkan sejumlah tuntutan utama yang disampaikan massa aksi saat audiensi, yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, serta komitmen lembaga legislatif dalam mendukung proses hukum dugaan korupsi Pokir.

Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyebut massa menuntut agar seluruh proses pengelolaan Pokir dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak diskriminatif.

“Tuntutannya jelas. Pokir harus sesuai tahapan, tidak boleh tebang pilih, dan tidak boleh ada pungutan persentase,” katanya.

Selain itu, massa juga menekankan pentingnya verifikasi lapangan oleh organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan setiap usulan yang masuk benar-benar layak dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kalau sudah ada usulan, harus diverifikasi oleh dinas terkait. Layak atau tidaknya diserahkan ke OPD agar tidak asal jalan,” tambahnya.

Image Not Found
Massa desak DPRD untuk bersikap kooperatif dalam proses penyidikan yang dilakukan kejaksaan, (16/4/2026), Foto : Kus-Sinergia

Tak hanya soal tata kelola, massa juga mendesak DPRD untuk bersikap kooperatif dalam proses penyidikan yang tengah dilakukan oleh kejaksaan. Menanggapi hal tersebut, Puthut memastikan DPRD akan mendukung penuh proses hukum yang berjalan.

“Kami sangat kooperatif. Informasinya memang sudah ada pemanggilan terhadap beberapa anggota dewan, baik yang masih aktif maupun mantan, termasuk ratusan kelompok masyarakat. Artinya kejaksaan sedang bekerja,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD mempercayakan sepenuhnya penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan meyakini proses tersebut akan berjalan secara profesional.

“Kita percayakan kepada kejaksaan. Saya yakin mereka profesional dan kasus ini akan segera menemukan titik terang,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap proses hukum yang berjalan tidak hanya memberikan kepastian hukum, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbaiki sistem secara menyeluruh, sehingga ke depan pengelolaan Pokir menjadi lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • RPJMD 2025–2029 Pemkab Ponorogo, Target PAD Rp. 1 Triliun Jadi Sorotan Legislatif

    RPJMD 2025–2029 Pemkab Ponorogo, Target PAD Rp. 1 Triliun Jadi Sorotan Legislatif

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Usulan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ponorogo 2025–2029 menuai beragam tanggapan dari DPRD setempat. Dalam sidang paripurna penyampaian tanggapan umum fraksi yang digelar pada Senin (02/06/2025), langkah kepemimpinan Bupati Sugiri Sancoko untuk lima tahun ke depan menjadi sorotan utama para wakil rakyat. Ketua […]

    Bagikan
  • Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    Pemerintah Kec Geger Menggelar Bimtek Transparansi Tata Kelola Keuangan Desa

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun – Transparansi dan akuntabel Pengelolaan keuangan di setiap desa menjadi syarat wajib agar tata kelola sesuai regulasi. Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 20 tahun 2018 menjadi payung hukum mengatur azaz dan tata tertib administrasi anggaran di desa. Tranparansi diterjemahkan agar masyarakat bisa mengakses data anggaran di setiap desa tersebut. Paling tidak minimal […]

    Bagikan
  • Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

    Bayi Laki-laki Ditemukan di Bagasi Mobil Panti Asuhan di Ngawi, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Beran, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di dalam bagasi sebuah mobil yang terparkir di halaman Panti Asuhan Insan Binsani, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Bayi yang diduga baru berusia sekitar dua hari itu ditemukan dalam kondisi hidup, terbungkus kain jilbab dan dimasukkan ke […]

    Bagikan
  • Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    Hujan Tiga Pekan Rusak Lahan Sayur, Petani di Magetan Pilih Bongkar Tanaman Siap Panen

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Intensitas hujan tinggi yang terus mengguyur wilayah Magetan dalam tiga pekan terakhir membuat sentra pertanian sayur di Kecamatan Poncol mengalami kerusakan parah. Desa Genilangit menjadi salah satu titik terdampak paling berat. Lahan-lahan yang biasanya subur kini berubah menjadi area tergenang dan tidak produktif. Sejumlah petani terlihat membongkar tanaman cabai mereka yang […]

    Bagikan
  • BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    BNPT Ingatkan Bahaya Radikalisme, Magetan Masuk Zona Rawan

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Label zona merah potensi intoleransi dan radikalisme kini melekat pada Kabupaten Magetan. Data dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menunjukkan daerah ini masuk kategori rawan, sehingga perlu langkah pencegahan lebih serius. Menanggapi kondisi tersebut, BNPT bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur menggelar sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme. Kegiatan itu […]

    Bagikan
  • Sempat Terhenti, Program MBG di Paron Kini Lebih Tertata

    Sempat Terhenti, Program MBG di Paron Kini Lebih Tertata

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, akhirnya kembali bergulir. Program ini sebelumnya berhenti sejenak pada Rabu (27/8/2025) untuk dilakukan evaluasi. Hal itu setelah sejumlah siswa dan wali murid mengeluhkan kualitas makanan yang disajikan. Sejak pertama kali diluncurkan pada Senin (25/8/2025), MBG menyasar 47 sekolah di empat desa […]

    Bagikan
expand_less