Berita Terkini
Trending Tags

Trauma Usai Diduga Dirundung Guru, Siswi SMPN 1 Maospati Enggan Sekolah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 62
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ilustrasi siswi yang dirundung, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Magetan – Dugaan kasus perundungan di lingkungan pendidikan kembali mencuat. Kali ini, peristiwa diduga melibatkan seorang guru di SMP Negeri 1 Maospati, Magetan, yang disebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap seorang siswi kelas 8.bPeristiwa yang terjadi dua hari lalu ini meninggalkan luka batin mendalam bagi korban.

Saat disambangi di kediamannya, ibu korban membenarkan kondisi psikologis anaknya yang memburuk. “Anak saya tidak mau masuk sekolah. Katanya malu dan takut diejek teman maupun gurunya,” ujar Yuli, sang ibu, singkat.

Yuli memilih untuk tidak berbicara panjang lebar soal kejadian itu. Ia mengatakan akan menunggu suaminya pulang dari luar kota untuk mengambil langkah lebih lanjut.

Di tempat terpisah, ayah korban, Fendy Sutrisno, juga membenarkan bahwa putrinya mengalami trauma berat. Ia menyebutkan bahwa anaknya merasa sangat tertekan secara mental setelah insiden tersebut.

“Anak saya sangat terpukul, sampai sekarang tidak mau sekolah. Dia merasa terhina dan takut akan menjadi bahan tertawaan,” ungkap Fendy saat ditemui di sela kegiatan desa.

Menurut penuturan keluarga, kejadian bermula ketika korban terlambat masuk sekolah karena terlibat kecelakaan ringan di jalan. Saat dipanggil ke ruang Bimbingan Konseling (BK), oknum guru justru melontarkan ucapan tidak pantas yang diduga menyudutkan dan menghina keluarga korban, termasuk menyebut ibu korban dengan istilah yang tidak pantas.

Fendy mengaku pihak sekolah sudah mencoba menghubungi keluarganya untuk melakukan mediasi. Namun karena kesibukan pekerjaan di luar kota, ia belum bisa memenuhi undangan tersebut.

“Saya sempat kontak kepala sekolah, tapi waktu itu katanya masih sibuk. Setelah ramai di media, baru ada upaya intens dari pihak sekolah untuk bertemu,” terangnya.

Kini, keluarga tengah mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum. Mereka berharap ada tindak lanjut dari pihak sekolah maupun instansi terkait guna memastikan hak siswa terpenuhi dan kejadian serupa tidak kembali terjadi di dunia pendidikan.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    Puncak Libur Nataru, 110.855 Kendaraan Padati Gerbang Tol Madiun, Naik 33,62 Persen

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Lonjakan tajam arus kendaraan terjadi di Gerbang Tol (GT) Madiun selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) mencatat 110.855 kendaraan melintas pada periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026, atau meningkat 33,62 persen dibandingkan lalu lintas normal. Puncak arus lalu lintas terjadi pada momen arus […]

    Bagikan
  • 33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    33.730 Warga Ponorogo Kaget, Kepesertaan PBI BPJS Mendadak Dicabut

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Kabupaten Ponorogo dibuat terkejut setelah mengetahui status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan. Padahal, selama ini program tersebut menjadi tumpuan utama masyarakat kurang mampu untuk mengakses layanan kesehatan. Penonaktifan mendadak tanpa sosialisasi memadai dinilai menambah beban psikologis warga, terutama mereka yang tengah berjuang melawan penyakit. Di […]

    Bagikan
  • Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    Gubernur Jatim Hormati Proses Hukum OTT Wali Kota Madiun

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Buyung Wahyu
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin (19/1/2026). Khofifah menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan. Khofifah mengaku telah menerima informasi mengenai OTT tersebut. Ia menilai penanganan perkara […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Panggil Manajemen RSUD dr. Harjono Bahas Kelanjutan RKA 2026

    DPRD Ponorogo Panggil Manajemen RSUD dr. Harjono Bahas Kelanjutan RKA 2026

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Komisi D DPRD Ponorogo pada Jumat (14/11/2025) mengundang jajaran manajemen RSUD dr. Harjono dalam sebuah rapat khusus. Pertemuan ini digelar tidak lama setelah Direktur Utama rumah sakit plat merah ini, dr. Yunus Mahatma, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rapat tersebut bertujuan memastikan proses penyusunan Rencana […]

    Bagikan
  • Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    Ini Respon KPU dan Bawaslu Magetan soal Sidang Sengketa Pilkada Berlanjut ke Pembuktian

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mahkamah Konstitusi telah memutuskan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Bupati dan Wakil Bupati Magetan berlanjut ke pembuktian. Putusan tersebut disampaikan Hakim Mahkamah Konstitusi Saldi Isra, dalam Putusan Dismissal, disiarkan secara live streaming kanal Youtube, Selasa (4/2/2025) lalu. Menyikapi hal itu, KPU Magetan tengah fokus menyiapkan berbagai hal. “Kami siapkan […]

    Bagikan
  • Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku Play Button

    Hasil Otopsi Terungkap Luka Sayatan di Leher Nur Aini, Anak Korban Jadi Terduga Pelaku

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Fakta baru terungkap dalam kasus kematian Nur Aini (55), warga Desa Golan, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo. Hasil autopsi menyimpulkan korban meninggal akibat luka sayatan di leher hingga kehabisan darah. Selain itu juga disertai sejumlah luka akibat benturan benda tumpul di bagian kepala dan tangan. Autopsi dilakukan oleh tim dokter forensik Labfor […]

    Bagikan
expand_less