Berita Terkini
Trending Tags

Sepasma Madiun Jadi Ruang Lahirkan One Village One Creative Hub, UMKM Soroti Pemasaran hingga Digitalisasi

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 106
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sepasma Madiun Jadi Ruang diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM

Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memanfaatkan momentum Sepasma (Sepasar Ing Madiun) tidak hanya sekedar hiburan dan bazar UMKM. Namun gelaran yang berlangsung selama 7 hari di Kabupaten Madiun Wilayah tengah tepatnya di Desa Desa Tiron, Kecamatan Madiun menjadi ajang untuk mempertemukan pelaku usaha, pegiat seni, dan pemerintah dalam forum Bincang Ekonomi Kreatif (Ekraf) guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.

Mengusung tema “Ekonomi Kreatif Membangun Embrio One Village One Creative Hub”, forum ini menjadi wadah diskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM. Mulai dari pemasaran produk, penguatan branding, digitalisasi usaha, akses permodalan, hingga pengembangan produk kreatif berbasis potensi lokal.

Puluhan pelaku UMKM dari Kecamatan Madiun, Kare, Wungu, Sawahan, dan Wonoasri mengikuti diskusi yang berlangsung interaktif. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan persoalan sekaligus bertukar pengalaman dengan para narasumber Kamis (2/7/2026).

Kabid Pemasaran Wisata Disparpora Kabupaten Madiun, Dian Widayanti, mengatakan konsep One Village One Creative Hub diharapkan mampu mendorong setiap desa memiliki identitas ekonomi kreatif sesuai potensi yang dimiliki.

“Kabupaten Madiun memiliki potensi ekonomi kreatif yang sangat beragam. Melalui forum seperti ini kami ingin mendorong setiap desa memiliki identitas dan pusat kreativitasnya sendiri. Ketika potensi lokal dikembangkan secara bersama-sama, dampaknya tidak hanya pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga memperkuat sektor pariwisata daerah,” ujar Dian.

Image Not Found
forum Bincang Ekonomi Kreatif (Ekraf) guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah

Dalam forum tersebut turut hadir pemilik Bluder Akbar, Moh Faizal Mabruri, yang membagikan pengalamannya mengembangkan usaha kuliner lokal. Ia menilai daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan perkembangan pasar.

“Produk yang baik harus dibarengi dengan kualitas yang konsisten, kemasan yang menarik, serta pemasaran yang mengikuti perkembangan zaman. Peluang UMKM Kabupaten Madiun sangat besar, asalkan terus mau belajar, berkolaborasi, dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar,” katanya.

Sementara itu, pemilik U2 Java Studio, Rere Esti Rianingtias, menekankan bahwa sektor seni dan budaya memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif. Menurutnya, kolaborasi antara pelaku seni, UMKM, dan pemerintah dapat melahirkan produk kreatif yang memiliki ciri khas daerah.

“Seni dan budaya bukan hanya warisan yang harus dilestarikan, tetapi juga aset ekonomi. Ketika pelaku seni, UMKM, dan pemerintah berkolaborasi, akan lahir produk-produk kreatif yang memiliki identitas khas Kabupaten Madiun dan mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Image Not Found
Antusias warga dalam gelaran Sepasma (Sepasar Ing Madiun) di Desa Desa Tiron, Kecamatan Madiun

Melalui forum Bincang Ekraf ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap konsep One Village One Creative Hub dapat mulai diterapkan di desa-desa sebagai pusat pengembangan kreativitas berbasis potensi lokal. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.(Tim).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang operator stitching atau menjahit upper sepatu di Balai Desa Ngampel, Selasa (09/09/2025). Program ini diikuti 50 peserta yang disiapkan untuk bekerja di perusahaan sepatu Golden Step Indonesia. Pelatihan berlangsung selama 20 hari dengan materi mencakup soft skill, hard skill, hingga uji kompetensi. Bupati […]

    Bagikan
  • Komisi D DPRD Madiun Hearing Isu Dugaan Penahanan Ijazah, Panggil Manajemen Pabrik Plastik

    Komisi D DPRD Madiun Hearing Isu Dugaan Penahanan Ijazah, Panggil Manajemen Pabrik Plastik

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 350
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Komisi D DPRD Kabupaten Madiun menindaklanjuti isu dugaan penahanan ijazah oleh produsen plastik CV Sukses Jaya Abadi di Desa Wonoasri, Kecamatan Wonoasri, dengan menggelar rapat dengar pendapat (RDP), Rabu (29/4/2026). Rapat berlangsung tertutup di ruang DPRD dan menghadirkan pihak perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Kabupaten Madiun, serta pengawas ketenagakerjaan […]

    Bagikan
  • Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    Cek Kesehatan Gratis dan Rontgen Keliling di Puskesmas Gantrung Diserbu Warga

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Instruksi Presiden terkait penyediaan layanan pemeriksaan kesehatan gratis mendapat sambutan positif dari fasilitas kesehatan di daerah. Salah satunya Puskesmas Gantrung, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, yang pada Rabu (30/04/2025) menggelar layanan pemeriksaan kesehatan dan rontgen keliling bagi masyarakat. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr. Anies Djaka Karyawan, menjelaskan […]

    Bagikan
  • 6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    6 SPPG di Kota Madiun Belum Kantongi SLHS, Pemkot Juga Soroti IPAL

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Madiun masih belum memenuhi persyaratan lingkungan dan kesehatan. Hal ini mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Pengendalian Pencemaran Air Limbah oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun yang digelar di Gedung Krida Praja, Kamis (23/4/2026). Dalam arahannya, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F Bagus […]

    Bagikan
  • Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    Polemik Tak Berujung Dualisme PSHT

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 791
    • 0Komentar

    Sinergia – Jakarta/Kota Madiun – Polemik di tubuh Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) seakan tidak ada ujungnya. Dualisme kepemimpinan pada organisasi yang berdiri sejak tahun 1922 itu kembali menghangat. Hal itu tidak lepas dari terbitnya keputusan Menteri Hukum RI Nomor AHU-0005248.AH.01.07.Tahun 2025 Tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Persaudaraan Setia Hati Terate yang diteken pada 17 Juli 2025 […]

    Bagikan
  • Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    Warga Madiun Disidang Karena Pelihara Landak Jawa, BKSDA : Itu Satwa Dilindungi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus pemeliharaan satwa dilindungi di Kabupaten Madiun jadi sorotan publik. Darwanto, warga Dusun Gemuruh, Desa Tawangrejo, Kecamatan Gemarang, kini harus duduk di kursi terdakwa setelah kedapatan memelihara enam ekor Landak Jawa, satwa yang masuk kategori dilindungi undang-undang. Kasus ini bermula dari temuan petugas gabungan pada 27 Desember 2024, saat dilakukan pengecekan […]

    Bagikan
expand_less