Berita Terkini
Trending Tags

Warga Ngawi Temukan Jasad Pria Mengambang di Sungai, Ternyata Tetangga Yang Hilang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 164
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ngawi evakuasi jasad dari Sungai Kedung Merak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengambang di Sungai Kedung Merak, Selasa (11/8/2026) pagi. Jasad tersebut sempat dikira sampah oleh warga sebelum akhirnya diketahui merupakan tubuh manusia.

Korban diketahui bernama Khanani (51), warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Senin (10/8/2026). Jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh warga yang kembali melakukan pencarian setelah korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan, setelah menerima laporan penemuan jasad, petugas langsung mendatangi lokasi. Karena posisi tubuh korban berada di sungai dengan kedalaman sekitar tiga meter, proses evakuasi melibatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi.

“Petugas langsung datang ke lokasi dan meminta bantuan BPBD untuk mengevakuasi korban dari sungai yang kedalamannya mencapai tiga meter,” kata Karno.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Khanani diketahui meninggalkan rumah pada Senin sekitar pukul 11.00 WIB. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung kembali.

Keluarga korban kemudian bersama warga melakukan pencarian. Upaya tersebut dilakukan hingga ke rumah sejumlah kerabat dan wilayah sekitar desa, tetapi korban belum ditemukan.

Pencarian kembali dilakukan pada Selasa pagi. Seorang warga kemudian melihat benda yang mengambang di Sungai Kedung Merak. Karena dari kejauhan benda tersebut diduga hanya sampah, warga awalnya tidak langsung mendekatinya.

Kecurigaan muncul setelah seorang warga mendekat untuk memastikan benda tersebut. Setelah diperiksa, ternyata benda yang mengambang di sungai tersebut merupakan jasad manusia.

Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada perangkat desa dan diteruskan kepada kepolisian. Polisi memasang garis pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekati jasad selama proses evakuasi berlangsung.

Menurut Binuri, salah seorang warga, keluarga dan masyarakat sebelumnya telah berupaya mencari korban ke sejumlah lokasi, termasuk ke desa tetangga.

“Warga mencari sudah ke mana-mana, sampai ke tetangga desa, tetapi tidak menemukan. Pagi harinya korban ditemukan mengambang. Awalnya dikira sampah, setelah dicek ternyata jasad korban,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad Khanani dibawa ke rumah duka untuk menjalani pemeriksaan atau visum. Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan bekas luka maupun tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban.

Polisi menduga korban meninggal setelah menceburkan diri ke sungai. Dugaan tersebut masih didasarkan pada hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga maupun masyarakat.

Khanani diketahui bekerja sebagai kuli panggul. Sebelumnya, korban disebut mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami sakit yang membuatnya diduga tidak lagi kuat menjalankan pekerjaannya.

Meski demikian, polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban. Setelah tidak ditemukan tanda mencurigakan, jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    SPMB 2025 Segera Berakhir, SDN Wayut 01 Belum Dapat Murid

    • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Empat hari sebelum penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), SDN Wayut 01 Kabupaten Madiun belum menerima satu murid pun. Pihak sekolah hingga kini terus berupaya menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di sekolah tersebut. Kepala Sekolah Sri Hartatik mengatakan, berbagai strategi dilakukan, mulai dari memasang banner hingga mempercantik lingkungan […]

    Bagikan
  • Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    Realisasi Beras SPHP Bulog Madiun di Tahun 2025 Capai 8.400 Ton

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 255
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Bulog Cabang Madiun mencatatkan realisasi beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pokok (SPHP) tahun 2025 ini sebanyak 8.400 ton. Tahun ini, Bulog Madiun ditargetkan realisasi serapan beras SPHP sekitar 10.000 ton. “Realisasi SPHP di Bulog Madiun sekitar 8.400 ton, dari target 10.000 ton. Jadi ya sudah mencapai 80 persen. Memang […]

    Bagikan
  • Ini Arahan Ketua Umum PSHT dan Ketua Umum PSHW-TM soal Suroan dan Suran Agung

    Ini Arahan Ketua Umum PSHT dan Ketua Umum PSHW-TM soal Suroan dan Suran Agung

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 792
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Mendekati bulan Muharram 1447 Hijriah atau dalam kalender Jawa disebut bulan Suro berkaitan erat dengan 2 tradisi besar Kota Madiun. Yakni tradisi Suroan bagi Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) serta Suran Agung bagi Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM). 2 tradisi tersebut menjadi atensi bagi pihak keamanan baik Pemerintah […]

    Bagikan
  • Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    Ratusan Massa Demo Tolak MBG, Soroti Nasib Guru Honorer di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 506
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Konsorsium Ponorogo Bersatu menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kabupaten Ponorogo, Kamis (7/5/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai belum menjadi kebutuhan prioritas masyarakat. Selain menolak program MBG, massa juga menuntut perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru honorer […]

    Bagikan
  • Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    Dua Rombongan Umrah Angkatan 64 Sindo Wisata Tiba Dengan Penuh Syukur di Kota Madinah

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia – Alhamdulillah, kurang lebih 9 jam berada di pesawat, 2 rombongan umrah Sindo Wisata Madiun Haji Ulul Azmi tiba di Kota Nabi, Madinah al-Munawwarah. Perasaan bahagia dan penuh syukur pun terpancar dari jemaah umrah Sindo Wisata angkatan 64. Hari pertama tiba dimanfaatkan jemaah untuk melaksanakan sholat di Masjid Nabawi. Selain itu, sesuai jadwal dari […]

    Bagikan
  • Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    Sajikan Konsep Hey Day, Nusantara Edupark Diserbu Ribuan Pengunjung

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah bagi sektor pariwisata di Kabupaten Madiun. Sejumlah destinasi wisata mengalami lonjakan kunjungan, salah satunya Nusantara Edupark yang berlokasi di Kelurahan Munggut, Kecamatan Wungu. Mengusung konsep wisata edukatif bertema pertanian dan peternakan melalui event bertajuk Hey Day Edupark, tempat wisata ini menawarkan pengalaman […]

    Bagikan
expand_less