Berita Terkini
Trending Tags

Warga Ngawi Temukan Jasad Pria Mengambang di Sungai, Ternyata Tetangga Yang Hilang

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 152
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
BPBD Ngawi evakuasi jasad dari Sungai Kedung Merak. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Ngawi — Warga Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengambang di Sungai Kedung Merak, Selasa (11/8/2026) pagi. Jasad tersebut sempat dikira sampah oleh warga sebelum akhirnya diketahui merupakan tubuh manusia.

Korban diketahui bernama Khanani (51), warga setempat yang dilaporkan hilang sejak Senin (10/8/2026). Jasad korban ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh warga yang kembali melakukan pencarian setelah korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan, setelah menerima laporan penemuan jasad, petugas langsung mendatangi lokasi. Karena posisi tubuh korban berada di sungai dengan kedalaman sekitar tiga meter, proses evakuasi melibatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi.

“Petugas langsung datang ke lokasi dan meminta bantuan BPBD untuk mengevakuasi korban dari sungai yang kedalamannya mencapai tiga meter,” kata Karno.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, Khanani diketahui meninggalkan rumah pada Senin sekitar pukul 11.00 WIB. Namun hingga sore hari korban tidak kunjung kembali.

Keluarga korban kemudian bersama warga melakukan pencarian. Upaya tersebut dilakukan hingga ke rumah sejumlah kerabat dan wilayah sekitar desa, tetapi korban belum ditemukan.

Pencarian kembali dilakukan pada Selasa pagi. Seorang warga kemudian melihat benda yang mengambang di Sungai Kedung Merak. Karena dari kejauhan benda tersebut diduga hanya sampah, warga awalnya tidak langsung mendekatinya.

Kecurigaan muncul setelah seorang warga mendekat untuk memastikan benda tersebut. Setelah diperiksa, ternyata benda yang mengambang di sungai tersebut merupakan jasad manusia.

Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada perangkat desa dan diteruskan kepada kepolisian. Polisi memasang garis pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekati jasad selama proses evakuasi berlangsung.

Menurut Binuri, salah seorang warga, keluarga dan masyarakat sebelumnya telah berupaya mencari korban ke sejumlah lokasi, termasuk ke desa tetangga.

“Warga mencari sudah ke mana-mana, sampai ke tetangga desa, tetapi tidak menemukan. Pagi harinya korban ditemukan mengambang. Awalnya dikira sampah, setelah dicek ternyata jasad korban,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jasad Khanani dibawa ke rumah duka untuk menjalani pemeriksaan atau visum. Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan bekas luka maupun tanda-tanda mencurigakan pada tubuh korban.

Polisi menduga korban meninggal setelah menceburkan diri ke sungai. Dugaan tersebut masih didasarkan pada hasil pemeriksaan awal dan keterangan yang diperoleh dari pihak keluarga maupun masyarakat.

Khanani diketahui bekerja sebagai kuli panggul. Sebelumnya, korban disebut mengalami kecelakaan kerja hingga mengalami sakit yang membuatnya diduga tidak lagi kuat menjalankan pekerjaannya.

Meski demikian, polisi tetap melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban. Setelah tidak ditemukan tanda mencurigakan, jasad korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gembrungan dan Ribuan Pisang Warnai Tradisi Maulid Nabi di Lereng Gunung Lawu Magetan

    Gembrungan dan Ribuan Pisang Warnai Tradisi Maulid Nabi di Lereng Gunung Lawu Magetan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menyambut bulan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, masyarakat muslim di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali mempertahankan tradisi gembrungan. Kesenian musik tradisional yang mulai jarang dimainkan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus sarana melestarikan warisan budaya leluhur. Tradisi tersebut masih dijalankan warga Desa […]

    Bagikan
  • Tabrakan Beruntun Libatkan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Madiun–Ponorogo

    Tabrakan Beruntun Libatkan Tiga Kendaraan di Jalan Raya Madiun–Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalan Raya Madiun–Ponorogo pada Senin (11/11/2025) terekam CCTV di Kelurahan Mlilir, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun. Kecelakaan tersebut melibatkan satu minibus, satu truk boks, dan satu blind van berwarna putih. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, insiden itu sempat menghambat arus lalu lintas di […]

    Bagikan
  • Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

    Antusias Warga Menukarkan Uang yang Diadakan Bank Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan warga memanfaatkan layanan penukaran uang yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI) Kediri di depan Masjid Agung Kota Madiun pada Selasa 4/3/2025. Penukaran uang ini di sambut antusias warga masyarakat yang ingin menukarkan uang menjadi nominal pecahan untuk persiapan Lebaran Idul Fitri mendatang. Tak hanya warga Kota Madiun, namun warga […]

    Bagikan
  • Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

    Profesionalisme di Balik Prajurit Bermental Baja

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Matahari baru saja muncul di ufuk timur ketika nyanyian lantang itu membelah kesunyian pagi. Jalan beraspal hitam kelam mulai dipijak derap kaki ratusan prajurit. Meski napas tersengal, namun tak ada satu pun yang mundur. Di antara mereka, terlihat sosok yang selalu memberi semangat prajurit-prajurit itu. Walau tubuhnya dibalut keringat, namun matanya […]

    Bagikan
  • Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Terbongkar, Pelaku Baru Bebas Dua Bulan

    Sindikat Curanmor Lintas Provinsi Terbongkar, Pelaku Baru Bebas Dua Bulan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dalam waktu kurang dari sehari, jajaran Polres Ngawi berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) lintas provinsi yang melibatkan seorang residivis kambuhan. Operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Charles Pandapotan Tampubolon. Sebanyak 17 lokasi pencurian teridentifikasi, tersebar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dari pengungkapan ini, polisi menetapkan […]

    Bagikan
  • Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    Pengabdian Puluhan Tahun, Kisah Tumirin Baru Diangkat PPPK di Usia 57 Tahun

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ratusan pegawai honorer di Kabupaten Ponorogo akhirnya mengakhiri penantian panjang mereka. Sebanyak 378 orang resmi dilantik menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam upacara di Pendopo Agung Pemkab Ponorogo, Kamis (24/07/2025). Wajah-wajah penuh haru terlihat memenuhi ruangan, salah satunya Tumirin, 57 tahun, asal Kecamatan Sukorejo. […]

    Bagikan
expand_less