Berita Terkini
Trending Tags

Kanang: Efisiensi Tidak Cukup dengan WFH, Belanja Negara Harus Ditinjau Menyeluruh

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • visibility 109
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono menyoroti rencana WFH bagi ASN, Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penghematan melalui skema work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mendapat sorotan dari Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang. Ia menilai langkah tersebut tidak menjadi masalah sepanjang tidak mengganggu pelayanan publik.

Kebijakan WFH muncul di tengah dinamika situasi global, termasuk potensi dampak konflik di kawasan Iran yang dikhawatirkan memicu krisis energi dan kenaikan harga bahan bakar. Menurut Kanang, perubahan kondisi internasional itu semestinya menjadi pertimbangan pemerintah dalam menentukan ulang prioritas kebijakan nasional.

Kanang menyebut pemerintah harus meninjau sektor mana yang paling perlu mendapat perhatian dalam kondisi ketidakpastian global.

Ia menyampaikan bahwa prioritas negara perlu diperjelas. “Sekarang apa dulu yang menjadi persoalan utama? Apakah pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, atau pengangguran. Dengan situasi global yang berubah dan adanya potensi kelangkaan BBM, tentu pemerintah harus menghitung ulang prioritas kebijakan,” ujarnya.

Politikus dari PDI Perjuangan itu menilai beberapa program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, dan Koperasi Merah Putih perlu dievaluasi agar sesuai dengan kemampuan anggaran negara.

Ia juga menilai kebijakan efisiensi yang disampaikan Presiden dapat diterapkan melalui penyesuaian pola kerja ASN, termasuk pengurangan hari kerja atau pemberlakuan WFH.

“Bisa saja jam kerja dipangkas. Bisa tiga hari, empat hari, atau dengan WFH. Itu bagian dari upaya efisiensi,” katanya.

Meski mendukung opsi WFH sebagai strategi penghematan, Kanang menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik tidak boleh menurun. Ia mengingatkan agar kebijakan ini tidak menimbulkan suasana pembatasan aktivitas seperti pada masa pandemi.

“WFH tidak masalah, asal pelayanan tetap berjalan. Jangan sampai ada kesan seperti masa Covid, yang terasa mencekam karena pembatasan. Kali ini alasannya murni efisiensi,” ujarnya.

Kanang menambahkan bahwa penghematan tidak boleh hanya difokuskan pada pola kerja ASN. Pemerintah juga perlu menelaah secara menyeluruh sektor-sektor belanja negara lain yang masih memungkinkan untuk dipangkas.

“Yang penting bukan sekadar WFH. Pemerintah perlu melihat sektor mana dalam belanja negara yang bisa diefisienkan,” tegasnya. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    Anggaran Program Rumah Tak Layak Huni di Madiun Turun Drastis pada 2026

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun dipastikan akan mengurangi alokasi anggaran untuk program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) pada tahun 2026. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) mencatat, pagu anggaran yang semula mencapai Rp. 5,98 miliar pada 2025 akan turun menjadi Rp. 1,46 miliar. Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perkim Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Gercep, Polres Nganjuk Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos Mongonsidi

    Gercep, Polres Nganjuk Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Kamar Kos Mongonsidi

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Sinergia | Nganjuk – Polres Nganjuk bergerak cepat mengungkap kasus dugaan penghilangan nyawa dua perempuan dan melukai satu korban lainnya di sebuah kamar kos kawasan Jalan Mongonsidi, Kelurahan Payaman, Nganjuk, pada Selasa (25/11/2025) malam. Dikutip dari akun Instagram @humas_polresnganjuk, polisi berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial DS (30), warga Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, di […]

    Bagikan
  • Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025).  Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang […]

    Bagikan
  • Kisah Haru CJH Kota Madiun: Dari Nenek 76 Tahun hingga Remaja 16 Tahun Siap Berangkat Haji 2026

    Kisah Haru CJH Kota Madiun: Dari Nenek 76 Tahun hingga Remaja 16 Tahun Siap Berangkat Haji 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Labbaikallahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni’mata laka wal mulk. La syarika laka. Artinya: “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah, aku datang memenuhi panggilan-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kemuliaan, dan segenap kekuasaan adalah milik-Mu. Tidak ada […]

    Bagikan
  • Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    Akses Dusun Ngukir Madiun Kembali Terbuka Usai Longsor, Gotong Royong TNI dan Warga Jadi Kunci

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Akses jalan di Dusun Ngukir, Desa Ngranget, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, yang sempat tertutup longsor selama satu hari, kini telah kembali terbuka dan dapat dilalui warga, Rabu (8/4/2026). Jalan tersebut memiliki peran vital bagi masyarakat setempat. Selain menjadi penghubung antarwilayah, akses ini juga merupakan jalur utama untuk aktivitas harian seperti menuju […]

    Bagikan
  • Magetan Raih Adipura “Menuju Kota Bersih”, Kerja Kolektif di Tengah Darurat Sampah Berbuah Hasil photo_camera 4

    Magetan Raih Adipura “Menuju Kota Bersih”, Kerja Kolektif di Tengah Darurat Sampah Berbuah Hasil

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan berhasil mencatat prestasi penting di bidang lingkungan. Daerah ini resmi menerima Penghargaan Adipura Kategori Kota Bersertifikat (Menuju Kota Bersih) dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI. Penghargaan diserahkan dalam Rakornas Pengelolaan Sampah yang sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional di Jakarta, Rabu (25/2/2026), dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk […]

    Bagikan
expand_less