Berita Terkini
Trending Tags

Embung Mengering, Warga Berbondong-bondong Berebut Ikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga berbondong-bondong menangkap ikan di Embung Titang Krajan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Musim kemarau panjang membuat Embung Titang Krajan, yang oleh warga setempat lebih dikenal sebagai Embung Duwet Sewu, mengering. Kondisi tersebut justru dimanfaatkan warga sekitar untuk menangkap ikan yang selama ini hidup di embung.

Sejak air embung menyusut hingga menyisakan genangan air dan lumpur, warga berdatangan membawa berbagai peralatan sederhana untuk menangkap ikan. Mulai dari serok berukuran kecil hingga jaring digunakan untuk mengais ikan yang terjebak di bagian embung yang masih basah.

Beragam ukuran ikan berhasil ditangkap warga. Jenis ikan yang ditemukan antara lain nila dan patin. Bahkan, sejumlah warga harus bekerja sama untuk menangkap ikan patin berukuran jumbo dengan bobot mencapai 10 kilogram.

Sutrisno, salah seorang warga, mengatakan ikan berukuran besar biasanya dapat diketahui dari gelembung air yang muncul ke permukaan. Setelah mengetahui keberadaan ikan, warga kemudian mengarahkan jaring dan menariknya secara bersama-sama.

“Kalau ikannya naik, ada gelembungnya besar. Langsung disasak dari belakang, kemudian ditarik keras dan diangkat,” ujar Sutrisno.

Menurutnya, kondisi embung yang hampir sepenuhnya mengering membuat ikan lebih mudah ditemukan. Air embung tidak lagi mencukupi untuk mengalirkan saluran irigasi, sehingga ikan yang masih bertahan di dalam embung menjadi lebih mudah ditangkap.

Sutrisno menyebut hasil tangkapan warga didominasi ikan patin dan nila. Ikan yang diperoleh tidak dijual, melainkan dibagikan kepada teman dan kerabat untuk dikonsumsi bersama.

Ia mengaku senang meski harus berkotor-kotoran dan berhadapan dengan lumpur yang cukup dalam. Di sejumlah bagian embung, ketebalan lumpur disebut mencapai sekitar setengah meter.

“Buat teman-teman semua sama saudara. Yang mau merapat, diratakan semua. Dikasih teman-teman dan saudara,” katanya.

Image Not Found
Warga berhasil menangkap ikan patin berukuran lebih dari 10 kilogram. Foto : Kus-Sinergia

Mursid, warga lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, kegiatan menangkap ikan di embung yang mengering merupakan hal yang biasa dilakukan masyarakat setempat ketika kemarau berlangsung cukup panjang.

Warga menyebut kondisi Embung Titang Krajan dapat mengering hampir setiap tahun ketika kemarau berlangsung panjang. Saat air habis, masyarakat sekitar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengambil ikan yang masih tersisa.

“Airnya habis karena musim kemarau. Terus ikannya banyak, jadi sama masyarakat diambil ikannya,” ujarnya.

Ikan hasil tangkapan juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lauk keluarga. Warga menggunakan serok dan bekerja secara berkelompok karena menangkap ikan berukuran besar cukup sulit jika dilakukan seorang diri.

Dalam kegiatan tersebut, warga berhasil mendapatkan ikan dengan berbagai ukuran, mulai dari sekitar dua hingga empat jari orang dewasa. Beberapa ikan patin bahkan berukuran jauh lebih besar. Salah satu hasil tangkapan yang diperoleh secara bersama-sama disebut memiliki bobot lebih dari 10 kilogram.

Bagi warga, momen tersebut menjadi kesempatan untuk memanfaatkan ikan yang tersisa sebelum embung kembali terisi saat musim hujan tiba. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Merah Putih di Ambang Krisis, Ini Langkah Wali Kota Madiun

    Koperasi Merah Putih di Ambang Krisis, Ini Langkah Wali Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Wali Kota Madiun, Maidi, angkat bicara mengenai kondisi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang kini berada di ujung tanduk. Koperasi yang sebelumnya mampu mencatat omzet hingga Rp. 6 juta per hari itu, kini hanya mampu menghasilkan sekitar Rp. 2 juta bahkan sempat di bawah angka tersebut. Menurut Wali Kota Maidi, […]

    Bagikan
  • Libur Panjang Idul Adha, Polres Magetan Perketat Pengamanan Kawasan Wisata Sarangan

    Libur Panjang Idul Adha, Polres Magetan Perketat Pengamanan Kawasan Wisata Sarangan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026, Polres Magetan meningkatkan pengamanan dan patroli di sejumlah destinasi wisata unggulan di wilayah Kabupaten Magetan. Fokus utama pengamanan diarahkan ke kawasan wisata Telaga Sarangan yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan signifikan selama masa libur. Peningkatan kesiapsiagaan dilakukan personel Satuan Samapta bersama […]

    Bagikan
  • Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    Pemkot-Pemkab Madiun Sepakati Batas Wilayah Terdampak Ring Road Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun dan Pemerintah Kabupaten Madiun telah menyepakati batas wilayah yang terdampak rencana pembangunan Ring Road Timur (RRT).  Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatangan dokumen yang digelar di Bakorwil I Madiun pada Rabu (30/04/2025). Wali Kota Madiun, Maidi dan Bupati Madiun, Hari Wuryanto mendatangani Berita Acara Kesepakatan Penarikan Garis Batas […]

    Bagikan
  • Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    Ribuan Penjual Sayur Geruduk Pengadilan Negeri Magetan, Buntut Gugatan Salah Satu Warga Desa Pesu

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan pedagang sayur keliling menggeruduk Kantor Pengadilan Negeri Magetan, Rabu (5/2/2025) sejak pukul 09.00 WIB. Mereka mengendarai motor atau pick up yang biasa dipakai berjualan sehari-hari lengkap beserta gerobak kayu berisi sayur mayur, sampai dengan aneka bumbu. Aksi ini buntut dari gugatan di Pengadilan Negeri Magetan yang dilayangkan oleh Bitner […]

    Bagikan
  • Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Satu Prajurit Dilaporkan Tewas dan Tujuh Terluka

    Ledakan di Gudang Amunisi TNI Madiun, Satu Prajurit Dilaporkan Tewas dan Tujuh Terluka

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 345
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Ledakan keras mengguncang Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Insiden dilaporkan mengakibatkan satu prajurit meninggal dunia, sementara tujuh prajurit lainnya mengalami luka-luka. Dentuman keras dari dalam kompleks gudang amunisi itu terdengar hingga ke permukiman warga dan sempat memicu kepanikan. […]

    Bagikan
  • Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    Satu Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi–Mantingan

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Raya Ngawi–Mantingan, tepatnya di kilometer 33–34, Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Rabu (29/10/2025) sore. Insiden tersebut menewaskan seorang pengendara sepeda motor di lokasi kejadian. Peristiwa nahas itu berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB. Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu […]

    Bagikan
expand_less