Berita Terkini
Trending Tags

KAI Daop 7 Madiun Imbau Warga Tak Beraktivitas di Jalur Rel Pasca Insiden Tertemper KA

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
  • visibility 175
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kereta Api Indonesia (KAI) sedang beroperasi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api. Imbauan ini disampaikan menyusul insiden tertempernya seorang pejalan kaki oleh KA Jayakarta Premium (KA 252) relasi Pasar Senen – Surabaya Gubeng pada Sabtu dini hari (17/05/2025).

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.06 WIB di kilometer 177+3, tepatnya di petak jalan antara Stasiun Geneng dan Stasiun Magetan (GG-MAG) pada jalur hulu. Masinis KA Jayakarta Premium segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.

“Setelah mendapat laporan, tim dari KAI bersama petugas stasiun dan aparat kepolisian segera menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan,” jelas Rokhmad Makin Zainul, Manager Humas Daop 7 Madiun.

Zainul menambahkan, korban yang belum diketahui identitasnya dan diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dengan jenis kelamin perempuan, langsung ditangani oleh petugas gabungan dari Polsek Barat, Polres Magetan, Tim Inafis, dan tenaga medis dari Puskesmas Tebon. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Sayidiman Magetan pada pukul 06.20 WIB.

Meski terjadi insiden tersebut, perjalanan KA Jayakarta Premium tetap dapat dilanjutkan tanpa mengganggu operasional kereta api lainnya.

PT KAI Daop 7 Madiun menegaskan bahwa berada di jalur rel kereta api sangat berbahaya dan melanggar hukum.

“Sesuai Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 181 ayat (1), setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api,” ujar Zainul.

Ia menambahkan, berjalan kaki di atas atau dekat rel sangat berisiko dan dapat mengganggu perjalanan kereta api serta membahayakan keselamatan jiwa. KAI terus memperkuat patroli dan pengawasan jalur, serta melakukan sosialisasi secara rutin kepada masyarakat dan sekolah-sekolah di sekitar jalur rel.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalur kereta api dengan tidak melakukan aktivitas yang membahayakan,” tutup Zainul.

Surya – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pasien rawat jalan kini tak perlu lama lagi menunggu obat di RSUD Dolopo milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Cukup ke loket pedaftaran layanan Sahabat Antar Obat (SOBAT) di Gedung Farmasi, petugas akan mengirimkan obat yang diresepkan dokter langsung ke rumah pasien rawat jalan. Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes menyatakan program […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    Pemkot Madiun Segera Proses Seleksi Terbuka JPTP, 5 Kepala OPD Diisi Plt

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bakal segera membuka kesempatan bagi pegawai eselon III untuk naik jabatan. Hal itu seiring rencana Pemkot Madiun bakal melaksanakan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Setidaknya 5 kursi pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kini tengah kosong. “Ya untuk pengisian jabatan nanti kita siapkan dalam 1-2 bulan […]

    Bagikan
  • Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    Kasus Suspek Campak di Magetan Capai 10 Orang, Dinkes Perketat Pemantauan

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan meningkatkan kewaspadaan setelah mendapati 10 warga berstatus suspek campak di awal tahun 2026. Mereka tersebar di delapan kecamatan dan kini berada dalam pemantauan intensif fasilitas kesehatan setempat. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Magetan, Suwantyo, menyebut temuan tersebut tercatat hingga pekan ke-9 tahun ini. Ia menegaskan […]

    Bagikan
  • Program Pengajaran Bahasa Portugis Untuk Sekolah Menengah

    Program Pengajaran Bahasa Portugis Untuk Sekolah Menengah

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan langkah baru di bidang pendidikan, yakni penambahan Bahasa Portugis sebagai salah satu bahasa asing yang akan diajarkan di sekolah menengah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto setelah membahas kerja sama pendidikan dengan Presiden Brasil, Luiz Inácio Lula da Silva, di Istana Merdeka, […]

    Bagikan
  • Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa figur Sekda yang dibutuhkan daerah adalah sosok yang berintegritas dan mumpuni dalam memimpin birokrasi. “Untuk seleksi Sekda, sudah ada tiga pendaftar, tapi syaratnya harus ada empat pendaftar. Makanya pendaftarannya diperpanjang lagi. Sekda yang […]

    Bagikan
  • Perempuan di Ngawi Tewas Diduga Dibunuh Anak Kandungnya yang mengalami gangguan kejiwaan

    Perempuan di Ngawi Tewas Diduga Dibunuh Anak Kandungnya yang mengalami gangguan kejiwaan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Dusun Pudak, Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, digemparkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia berinisial Karti (54) yang meninggal dunia di dalam gudang belakang rumahnya, Kamis (6/8/2026) pagi. Korban diduga menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, Dinik Nurbiyati (38), yang diketahui mengalami gangguan kejiwaan. Peristiwa tragis […]

    Bagikan
expand_less