Berita Terkini
Trending Tags

Pemkot Madiun Gandeng Kejaksaan dan Kepolisian Kawal Transparansi Dana Rp. 10 Juta per RT

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Pemkot Madiun mengawal pengelolaan dana Rp10 juta untuk setiap RT. (30/9/2026), Foto : Kris-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Madiun Kota untuk memberikan penguatan dan pengawasan dalam pelaksanaan program pengelolaan sampah lingkungan yang didukung anggaran Rp10 juta untuk setiap rukun tetangga (RT).

Hal itu ditegaskan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun Bagus Panuntun dalam Sosialisi Penguatan Peran Pokmas dalam Pengelolaan Sampah Lingkungan di Aula Kantor Kecamatan Taman pada Rabu (30/9/2026). Bagus menegaskan, penggunaan anggaran yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut harus dilakukan secara transparan dan sesuai dengan perencanaan.

Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Madiun Komaidi dan Kasat Reskrim Polres Madiun Kota AKP Agus Riadi sebagai narasumber. “Karena ini pakai APBD, sehingga transparansi, pembelanjaan, dan lain-lain harus sesuai dengan perencanaan,” kata Bagus.

Menurut Bagus, pelibatan unsur kejaksaan dan kepolisian menjadi bagian dari upaya Pemkot Madiun memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pelaksanaan program sekaligus memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai ketentuan.

Dia mengatakan, setiap RT yang akan menggunakan anggaran Rp10 juta wajib terlebih dahulu menyusun rencana anggaran biaya (RAB) sesuai kebutuhan pengelolaan sampah di lingkungannya. RAB tersebut kemudian di review oleh pihak kelurahan sebelum proses pencairan dilakukan.

“RT itu mengajukan RAB untuk nanti bisa dilakukan pencairan, yang nanti akan direview oleh teman-teman di kelurahan,” ujarnya.

Bagus menekankan, kebutuhan pengelolaan sampah setiap wilayah tidak selalu sama. Karena itu, penggunaan dana harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing RT, tetapi tetap mengacu pada perencanaan yang telah disusun.

Di Kecamatan Taman sendiri, dari total 399 RT, sebanyak 395 RT menyatakan akan mengambil anggaran tersebut. Hingga Rabu (30/9/2026), pencairan telah terealisasi pada 384 RT, sementara RT lainnya masih dalam proses.

Image Not Found
Sebanyak 384 RT di Kecamatan Taman telah mencairkan anggaran. Foto : Kris-Sinergia

“Kalau wilayah Kecamatan Taman, itu dari 399 RT, 395 yang menyatakan mengambil. Hari ini sudah terealisasi 384. Yang lainnya menunggu proses,” kata Bagus.

Bagus mengatakan, belum seluruh RT mencairkan anggaran bukan berarti program tersebut ditolak. Sejumlah RT masih menghadapi kendala teknis maupun administrasi yang perlu diselesaikan.

Salah satunya berkaitan dengan karakteristik wilayah. Beberapa RT di Kelurahan Taman berada di kawasan yang didominasi pertokoan sehingga membutuhkan penyesuaian dalam pengelolaan dan penyediaan tempat penampungan sampah.

“Jadi ada berbagai macam hal yang kalau kita bertemu ini, segala permasalahan bisa kelihatan,” ujarnya.

Selain persoalan teknis, sejumlah RT juga masih membutuhkan pendampingan dalam memenuhi persyaratan administrasi pencairan. Bagus mengatakan, pengelolaan sampah tidak hanya mengandalkan anggaran. Program tersebut juga melibatkan Pendekar Hijau dan Kader Hijau untuk mendorong perubahan pola pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

Dia menilai perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. “Proses pasti berjalan. Tidak mungkin dalam sebulan, dua bulan, tiga bulan, bahkan enam bulan langsung berubah. Pasti semuanya melalui proses,” katanya.

Pemkot Madiun akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan program tersebut, termasuk memastikan pemanfaatan anggaran Rp10 juta per RT sesuai kebutuhan, perencanaan, dan ketentuan yang berlaku. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    Cuaca Ekstrem, Pendakian Tektok Gunung Lawu via Cemoro Sewu Ditutup Sementara

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 572
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aktivitas pendakian Gunung Lawu melalui jalur Cemoro Sewu, Kabupaten Magetan, kembali dibatasi akibat kondisi cuaca yang memburuk dalam beberapa hari terakhir. Mulai Jumat malam (23/1/2026) lalu, pendakian dengan sistem tektok resmi dihentikan sementara oleh pengelola. Keputusan tersebut diambil setelah kawasan pegunungan Lawu diselimuti hujan lebat, angin kencang, dan kabut pekat yang […]

    Bagikan
  • Diikuti 210 Peserta dari Berbagai Daerah Ramaikan Kerjunas Menembak di Kota Madiun

    Diikuti 210 Peserta dari Berbagai Daerah Ramaikan Kerjunas Menembak di Kota Madiun

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Madiun terus melakukan penjaringan atlit-atlit menembak di Kota Madiun. Gelaran Kejuaraan Nasional Menembak di Stadion Wilis Kota Madiun terpantau pada Sabtu (19/07/2025) dipertandingkan ratusan peserta dari berbagai daerah. Kejurnas ini juga bagian dari  memperingati Hari Ulang Tahun ke-107 Kota Madiun. Sesi pertama telah berlangsung pada […]

    Bagikan
  • Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    Transformasi Digital Melejit, Kota Madiun Borong Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 231
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta – Tidak salah jika Kota Madiun getol dalam penerapan digitalisasi melakui program Smart City. Bahkan, kinerja digitalisasi Pemerintah Kota Madiun menorehkan prestasi tingkat nasional. Dalam ajang TOP Digital Awards 2025, Kota Madiun sukses memborong tiga penghargaan sekaligus. Tiga penghargaan tersebut yakni TOP Digital Implementation 2025 #Stars 5 untuk Pemerintah Kota Madiun, TOP […]

    Bagikan
  • Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    Puluhan Kendaraan Dinas Akan Dilelang, Mayoritas dalam Kondisi Rusak Berat

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) bakal melelang puluhan kendaraan dinas yang sudah tak lagi layak pakai. Proses lelang akan digelar secara daring lewat situs resmi milik negara. Total ada 95 unit kendaraan yang akan dilepas, terdiri dari 12 mobil dan 83 sepeda motor. Seluruhnya […]

    Bagikan
  • Warga Perum Marison Madiun Sambut Maulid Nabi dengan Pawai Taaruf dan Sholawatan

    Warga Perum Marison Madiun Sambut Maulid Nabi dengan Pawai Taaruf dan Sholawatan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 540
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Suasana religius menyelimuti Perumahan Marison 1, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Senin (24/8/2026) malam. Ratusan warga antusias mengikuti Pawai Taaruf dan Sholawatan untuk menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut digelar menjelang 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah yang bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026, sebagai momentum memperingati kelahiran Nabi […]

    Bagikan
  • Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    Penumpukan Gula di Gudang PG Jadi Sorotan, APTRI Ingatkan Pemerintah Hati-Hati Kelola BUMN Pangan

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Isu penumpukan gula di gudang pabrik gula kembali mencuat. Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat Dapil Jawa Timur VIII, Guntur Sasono, menegaskan persoalan tersebut merugikan masyarakat karena berdampak pada harga konsumsi di pasaran. Hal itu ia sampaikan usai menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di Desa […]

    Bagikan
expand_less