Berita Terkini
Trending Tags

Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun,
Foto : Dok Universitas PGRI Madiun

Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong kreativitas setiap mahasiswa serta mendorong mahasiswa untuk menciptakan produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Singkong selama ini hanya dikenal sebagai bahan pangan lokal yang identik dengan olahan sederhana. Tanpa diketahui banyak orang, bahwa singkong memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk makanan yang lebih modern dengan pengolahan yang tepat. Melalui Kong’s Dimsum, singkong diangkat sebagai bahan utama dimsum, sehingga menghasilkan produk yang berbeda dari dimsum di pasaran saat ini yang umumnya  menggunakan bahan dasar tepung terigu.

Perubahan pola konsumsi masyarakat saat ini, khususnya pada generasi muda turut mendorong kebutuhan camilan yang tidak hanya mengenyangkan, namun juga unik, praktis, dan memiliki cita rasa khas. Dimsum sebagai salah satu makanan populer dinilai memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan melalui inovasi bahan baku dan pendamping rasa. Oleh karena itu, Kong’s Dimsum hadir sebagai alternatif camilan modern yang memadukan konsep dimsum kekinian dengan pemanfaatan pangan lokal.

Dalam proses pengembangan, trial and error dilaksanakan guna mendapatkan rasa yang tepat. Singkong diolah sedemikian rupa agar menghasilkan tekstur yang lembut dan tetap sesuai dengan karakteristik dimsum. Untuk melengkapi cita rasa dan meningkatkan kandungan gizi,  daging ayam digunakan sebagai bahan campuran, karena pada dasarnya bahan utama dalam pembuatan dimsum terletak tetap kepada daging ayam. Daging ayam memiliki protein yang tinggi serta memiliki rasa gurih yang mudah diterima oleh berbagai kalangan. Perpaduan tersebut menghasilkan dimsum yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki keseimbangan antara rasa dan nilai gizi.

Image Not Found
Dimsum dengan hasil olahan dari singkong inovatif baru melalui produk Kong’s Dimsum, foto : Universitas PGRI Madiun

Selain itu, Kong’s Dimsum memiliki keunikan yang berbeda yaitu terletak pada pilihan saus pendamping, salah satunya adanya kehadiran sambal matah yang menjadi ciri khas produk. Sambal matah dipilih karena mampu menghadirkan rasa segar, pedas, dan aromatik yang khas nusantara. Perpaduan dimsum singkong dengan sambal matah memberikan pengalaman rasa yang berbeda sekaligus memperkuat identitas lokal dalam sajian dimsum modern. Selain sambal matah, pilihan saus lainnya seperti pada umumnya yaitu ada mentai dan chili oil untuk menjangkau selera konsumen yang lebih luas.

Dari sisi pencapaian, pelaksanaan proyek ini Kong’s Dimsum mampu menunjukkan hasil yang luar biasa. Produk yang dikembangkan ini dapat diterima dalam masyarakat luas lewat proses pemasaran yang dilakukan pada event Car Free Day yang berlokasi di pinggiran sungai Bantaran, Kota Madiun. Selain itu, produk yang kami kembangkan mampu melewati target awal yang telah ditetapkan, baik dari segi produksi maupun penerimaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis pangan lokal mampu menembus pasar yang cukup besar apabila dikemas dengan konsep yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Keberhasilan tersebut juga didukung oleh strategi promosi yang dilakukan secara aktif melalui berbagai media sosial dengan nama @kongsdimsum. Promosi digital dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk, membangun citra merek, serta menjangkau konsumen secara lebih luas. Konten promosi disusun secara kreatif dan konsisten sehingga mampu menarik perhatian audiens dan meningkatkan minat terhadap produk Kong’s Dimsum.

Selain memiliki nilai ekonomis, Kong’s Dimsum juga mengandung nilai edukatif. Dengan inovasi yang menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk modern yang memiliki daya saing tanpa kehilangan identitas aslinya. Dengan demikian, Kong’s Dimsum turut mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang kreatif dan berkelanjutan. Kong’s Dimsum dapat menjadi wujud inovasi kuliner berbasis pangan lokal yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan camilan yang praktis, lezat, unik, dan bernilai tambah. Dimsum tidak hanya sebagai produk inovasi, tetapi juga sebagai peluang usaha kuliner yang menjanjikan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui kreativitas dan kewirausahaan. Menurut Ketua Kelompok, Inovasi ini adalah buah dari kreativitas anak-anak yang tentunya sebagai wujud implementasi dari mata kuliak MIK (Manajemen Inovasi dan Kreativitas) serta diharapakan kedepannya produk yang kami kembangkan ini menjadi insprasi dan dijadikan sebagai peluang usaha yang berkelanjutan.(Tim Sinergia).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun pada Rabu (26/2/2025). Didampingi Nyoto Suwignyo, Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) serta Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun serta jajaran Forkopimda mengecek proses memasak hingga persiapan distribusi di dapur MBG […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Bersama DJKA Cek Kesiapan Sarana Prasarana Jelang Angkutan Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun Bersama DJKA Cek Kesiapan Sarana Prasarana Jelang Angkutan Lebaran 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check serta pemantauan Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada Rabu (11/2/2026). Inspeksi dilakukan oleh tim DJKA melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya bersama jajaran […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    DPRD Ponorogo Terima Aspirasi BPD, Siap Bahas Revisi Perbup Tanah Eks Bengkok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — DPRD Ponorogo menerima aspirasi ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tergabung dalam Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) DPC Ponorogo. Dalam sarasehan di Gedung DPRD setempat, para anggota BPD mendesak adanya revisi Peraturan Bupati (Perbup) Ponorogo terkait pengelolaan tanah eks bengkok yang dinilai merugikan BPD. Ketua DPRD Ponorogo, Agus Dwi […]

    Bagikan
  • Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

    Mohammad Nuh Nilai Sekolah Rakyat Jadi Upaya Memuliakan Kaum Dhuafa

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat (SR) yang juga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh, menegaskan bahwa progres pelaksanaan Sekolah Rakyat terus berjalan dengan baik. Hal tersebut disampaikannya dalam kunjungan ke Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (14/05/2025). “Alhamdulillah, Sekolah Rakyat progresnya terus berjalan. Besok pagi insyaallah kita rapat dengan beberapa […]

    Bagikan
  • Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    Ini Cara Unik Jemaah Haji di Ponorogo untuk Mengenali Koper

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Menjelang keberangkatan ibadah haji, ratusan calon jamaah haji (CJH) asal Ponorogo mulai menyerahkan koper mereka ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Ponorogo pada Rabu (14/05/2025). Suasana pengumpulan koper berlangsung unik, lantaran banyak koper yang dihiasi dengan berbagai aksesori, mulai dari boneka hingga foto diri bersama keluarga. Inisiatif ini datang dari Kelompok […]

    Bagikan
expand_less