Berita Terkini
Trending Tags

Singkong Jadi Dimsum? Inovasi Lokal Yang Menculik Perhatian

  • account_circle Sinergia Mediatama
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun,
Foto : Dok Universitas PGRI Madiun

Sinergia | Di tengah berkembangnya tren kuliner modern saat ini, Mahasiswa Kelas 5C Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Madiun mampu menghadirkan sebuah gagasan inovatif melalui produk Kong’s Dimsum. Inovasi ini lahir dari proyek mata kuliah Manajemen Inovasi dan Kreativitas dengan dosen pengampu mata kuliah bapak Hendra Setiawan, S.E., M.M. yang mendorong kreativitas setiap mahasiswa serta mendorong mahasiswa untuk menciptakan produk yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.

Singkong selama ini hanya dikenal sebagai bahan pangan lokal yang identik dengan olahan sederhana. Tanpa diketahui banyak orang, bahwa singkong memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk makanan yang lebih modern dengan pengolahan yang tepat. Melalui Kong’s Dimsum, singkong diangkat sebagai bahan utama dimsum, sehingga menghasilkan produk yang berbeda dari dimsum di pasaran saat ini yang umumnya  menggunakan bahan dasar tepung terigu.

Perubahan pola konsumsi masyarakat saat ini, khususnya pada generasi muda turut mendorong kebutuhan camilan yang tidak hanya mengenyangkan, namun juga unik, praktis, dan memiliki cita rasa khas. Dimsum sebagai salah satu makanan populer dinilai memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan melalui inovasi bahan baku dan pendamping rasa. Oleh karena itu, Kong’s Dimsum hadir sebagai alternatif camilan modern yang memadukan konsep dimsum kekinian dengan pemanfaatan pangan lokal.

Dalam proses pengembangan, trial and error dilaksanakan guna mendapatkan rasa yang tepat. Singkong diolah sedemikian rupa agar menghasilkan tekstur yang lembut dan tetap sesuai dengan karakteristik dimsum. Untuk melengkapi cita rasa dan meningkatkan kandungan gizi,  daging ayam digunakan sebagai bahan campuran, karena pada dasarnya bahan utama dalam pembuatan dimsum terletak tetap kepada daging ayam. Daging ayam memiliki protein yang tinggi serta memiliki rasa gurih yang mudah diterima oleh berbagai kalangan. Perpaduan tersebut menghasilkan dimsum yang tidak hanya lezat, tetapi juga memiliki keseimbangan antara rasa dan nilai gizi.

Image Not Found
Dimsum dengan hasil olahan dari singkong inovatif baru melalui produk Kong’s Dimsum, foto : Universitas PGRI Madiun

Selain itu, Kong’s Dimsum memiliki keunikan yang berbeda yaitu terletak pada pilihan saus pendamping, salah satunya adanya kehadiran sambal matah yang menjadi ciri khas produk. Sambal matah dipilih karena mampu menghadirkan rasa segar, pedas, dan aromatik yang khas nusantara. Perpaduan dimsum singkong dengan sambal matah memberikan pengalaman rasa yang berbeda sekaligus memperkuat identitas lokal dalam sajian dimsum modern. Selain sambal matah, pilihan saus lainnya seperti pada umumnya yaitu ada mentai dan chili oil untuk menjangkau selera konsumen yang lebih luas.

Dari sisi pencapaian, pelaksanaan proyek ini Kong’s Dimsum mampu menunjukkan hasil yang luar biasa. Produk yang dikembangkan ini dapat diterima dalam masyarakat luas lewat proses pemasaran yang dilakukan pada event Car Free Day yang berlokasi di pinggiran sungai Bantaran, Kota Madiun. Selain itu, produk yang kami kembangkan mampu melewati target awal yang telah ditetapkan, baik dari segi produksi maupun penerimaan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis pangan lokal mampu menembus pasar yang cukup besar apabila dikemas dengan konsep yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Keberhasilan tersebut juga didukung oleh strategi promosi yang dilakukan secara aktif melalui berbagai media sosial dengan nama @kongsdimsum. Promosi digital dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkenalkan produk, membangun citra merek, serta menjangkau konsumen secara lebih luas. Konten promosi disusun secara kreatif dan konsisten sehingga mampu menarik perhatian audiens dan meningkatkan minat terhadap produk Kong’s Dimsum.

Selain memiliki nilai ekonomis, Kong’s Dimsum juga mengandung nilai edukatif. Dengan inovasi yang menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk modern yang memiliki daya saing tanpa kehilangan identitas aslinya. Dengan demikian, Kong’s Dimsum turut mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang kreatif dan berkelanjutan. Kong’s Dimsum dapat menjadi wujud inovasi kuliner berbasis pangan lokal yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat akan camilan yang praktis, lezat, unik, dan bernilai tambah. Dimsum tidak hanya sebagai produk inovasi, tetapi juga sebagai peluang usaha kuliner yang menjanjikan. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi lokal melalui kreativitas dan kewirausahaan. Menurut Ketua Kelompok, Inovasi ini adalah buah dari kreativitas anak-anak yang tentunya sebagai wujud implementasi dari mata kuliak MIK (Manajemen Inovasi dan Kreativitas) serta diharapakan kedepannya produk yang kami kembangkan ini menjadi insprasi dan dijadikan sebagai peluang usaha yang berkelanjutan.(Tim Sinergia).

Bagikan
  • Penulis: Sinergia Mediatama

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    Perkuat Pengawasan Orang Asing, Kantor Imigrasi Ponorogo Gelar Rakor TIMPORA 2025

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ponorogo menggelar Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat Kabupaten Ponorogo Tahun 2025, Rabu (28/05/2025), bertempat di Hotel Maesa Ponorogo. Kegiatan ini mengusung tema “Perkuat Koordinasi Bidang Pengawasan Keberadaan serta Kegiatan Orang Asing di Wilayah Kabupaten Ponorogo.” Rakor TIMPORA Ponorogo 2025 dihadiri berbagai […]

    Bagikan
  • Pemkab dan DPRD Madiun Sepakati Perubahan Status BPR Jadi Perseroda Play Button

    Pemkab dan DPRD Madiun Sepakati Perubahan Status BPR Jadi Perseroda

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun bersama DPRD menyepakati perubahan status hukum Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Kabupaten Madiun dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) menjadi Perseroan Terbatas Daerah (Perseroda). Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan bersama dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Madiun, Kamis (29/1/2025). Selain perubahan status badan hukum, rapat paripurna juga menyetujui Rancangan […]

    Bagikan
  • Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    Ini Catatan Penting Dibalik Raihan Predikat Kabupaten Layak Anak 2025 bagi Magetan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kabupaten Magetan mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Madya pada 2025. Penghargaan diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bertepatan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli 2025. Namun baru pada tanggal 20 November 2025 piagam dari Pemerintah Provinsi baru diberikan kepada Kabupaten Magetan melalui Dinas PPKB PP dan PA. […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    Pemkot Madiun Perkuat Langkah Percepatan Penanganan Stunting, Target Bebas Stunting 2027

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun terus memperkuat langkah percepatan penanganan stunting melalui pemantauan rutin dan pendampingan lintas sektor. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, menjelaskan bahwa pengukuran tinggi badan anak di posyandu menjadi indikator utama pemantauan setiap bulan. “Stunting itu fokus utamanya tinggi badan […]

    Bagikan
  • Pertamina Pastikan Pasokan LPG dan BBM Aman Saat Libur Panjang Maulid Nabi

    Pertamina Pastikan Pasokan LPG dan BBM Aman Saat Libur Panjang Maulid Nabi

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Pertamina Patra Niaga memastikan ketersediaan energi, khususnya LPG dan BBM, dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur panjang Maulid Nabi 2025 di wilayah Madiun dan sekitarnya. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan bahwa seluruh infrastruktur dan armada distribusi telah disiagakan guna menjaga […]

    Bagikan
  • Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

    Hardiknas 2026 Magetan, Ribuan Guru dan Pelajar Tampilkan Tari Lenggang Mageti dan Langen Beksan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Magetan berlangsung semarak. Ribuan guru dan pelajar memadati Alun-Alun Magetan dalam pagelaran tari massal yang menjadi puncak peringatan Hardiknas. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 2.026 peserta yang terdiri dari guru PAUD, TK, SD, SMP hingga pelajar SMA. Penampilan tari massal itu tidak hanya menjadi […]

    Bagikan
expand_less