Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 179
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak-anak mulai “berburu” Tunjangan Hari Raya (THR) dari para kerabat saat hari raya, (20/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Suasana hangat dan penuh haru mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah, termasuk di Desa Gontor, Kecamatan Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tradisi mudik atau “mulih disik” kembali menjadi momen yang paling dinanti, ketika para perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Usai melaksanakan salat Idul Fitri, tradisi sungkeman menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Satu per satu anggota keluarga bersimpuh, memohon maaf kepada orang tua dan sanak saudara. Tangis haru pun pecah, mencairkan jarak yang sempat terbentang karena kesibukan dan perantauan.

Seperti yang terlihat di keluarga besar almarhum Mbah Supeno di Desa Gontor. Siang itu, halaman rumah dipenuhi anggota keluarga lintas generasi. Mereka saling berjabat tangan, berpelukan, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata saat mengungkapkan permohonan maaf.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi simbol kuatnya nilai kekeluargaan, khususnya di kalangan masyarakat Jawa. Momen Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang.

Setelah prosesi sungkeman usai, suasana berubah menjadi lebih riang. Anak-anak mulai “berburu” Tunjangan Hari Raya (THR) dari para kerabat yang telah bekerja atau merantau. Dengan tertib, puluhan anak terlihat mengantre untuk menerima uang saku dalam amplop.

Di keluarga tersebut, sekitar 40 anak ikut serta dalam tradisi bagi-bagi THR. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berhasil mengumpulkan uang hingga ratusan ribu rupiah, bahkan mencapai satu juta rupiah.

Salah satu anak, Rafasa Zidane Raharjo, mengaku senang mengikuti tradisi tersebut. Ia mengungkapkan akan menggunakan uang yang didapat untuk membeli sepatu baru.

Sementara itu, sesepuh keluarga, Setyo Budiyono, menjelaskan bahwa tradisi bagi-bagi THR atau dalam istilah Jawa disebut “sangu” telah berlangsung turun-temurun sejak generasi terdahulu. Tradisi ini tidak hanya sekadar berbagi rezeki, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam mempererat rasa persatuan dan kekeluargaan.

“Kegiatan ini sudah dilakukan sejak zaman mbah-mbah dulu. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa memiliki dan memperkuat keguyuban keluarga,” ujarnya.

Meski sebagian perantau hanya memiliki waktu singkat untuk pulang kampung, momen Lebaran tetap dimanfaatkan secara maksimal untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tradisi sungkeman dan berbagi THR pun menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan, sekaligus wujud rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.

Lebaran bukan hanya tentang kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga tentang kembali ke akar—merajut kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menciptakan kenangan yang akan selalu dirindukan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    Menilik KA Kahuripan, KA Dengan Tarif Hemat Yang Merakyat

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kereta Api (KA) Kahuripan menjadi salah satu KA di PT KAI Daop 7 Madiun yang menjadi pilihan pelanggan. Sepanjang tahun 2023, total pelanggan KA Kahuripan mencapai 223.707 pelanggan. Sementara, selama Januari 2024, jumlah pelanggan KA Kahuripan tercatat sebanyak 268.994 pelanggan, mengalami kenaikan sebesar 20% dibandingkan tahun 2023. Manager Humas KAI Daop […]

    Bagikan
  • Tim Harmonis Kecewa, Pemkab Madiun Kurang Cekatan Pada Bupati dan Wabup Terpilih

    Tim Harmonis Kecewa, Pemkab Madiun Kurang Cekatan Pada Bupati dan Wabup Terpilih

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Menjelang kesiapan pelantikan Bupati dan Wabup Madiun terpilih, Pemkab Madiun diduga masih menimbulkan beragam sikap yang dinilai sangat lamban. Pasalnya hingga up date terkini belum menampakkan tanda tanda memuaskan bagi pasangan Hari Wuryanto dan dr. Purnomo Hadi. Sumber internal pasangan Harmonis bahkan menyebut pergerakan para pejabat Pemkab Madiun masih omon […]

    Bagikan
  • Suran Agung PSHW Magetan 2025 Berlangsung Meriah dan Tertib, Ribuan Warga Padati GOR Magetan

    Suran Agung PSHW Magetan 2025 Berlangsung Meriah dan Tertib, Ribuan Warga Padati GOR Magetan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Ribuan warga Persaudaraan Setia Hati Winongo (PSHW) Tunas Muda memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Magetan pada Sabtu (19/07/2025), dalam peringatan Suran Agung dan Hari Ulang Tahun ke-122 PSHW. Kegiatan tahunan ini berlangsung meriah, aman, dan penuh semangat persaudaraan antar warga perguruan. “Suran Agung ini bukan sekadar acara tahunan, tapi momentum untuk […]

    Bagikan
  • Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    Sidang Isbat Kementerian Agama Tetapkan 1 Maret 2025 sebagai Awal Ramadan

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia  – Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar melalui sidang Isbat yang digelar pada Jumat (28/2/2025) di Kementerian Agama, telah menetapkan bahwa awal bulan Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada hari Sabtu, 1 Maret 2025. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil pemantauan hilal yang dilakukan di berbagai titik lokasi. Penetapan awal puasa ini, berdasarkan ketinggian hilal di seluruh […]

    Bagikan
  • Mobil Terjang Pintu Perlintasan di Kedunggalar, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Sanksi Pidana

    Mobil Terjang Pintu Perlintasan di Kedunggalar, KAI Daop 7 Madiun Ingatkan Sanksi Pidana

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di perlintasan sebidang kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun. Sebuah mobil Daihatsu Taruna dilaporkan menabrak pintu perlintasan di JPL 35 Emplasemen Stasiun Kedunggalar, Ngawi, hingga terguling pada Senin (5/1/2026). Meskipun tidak ada gangguan pada jadwal perjalanan kereta api, kejadian ini menyebabkan kerusakan fasilitas negara […]

    Bagikan
  • Ini Peringatan Terakhir Polres Madiun Kota bagi Pelaku Pengerusakan dan Penjarahan di Kantor DPRD

    Ini Peringatan Terakhir Polres Madiun Kota bagi Pelaku Pengerusakan dan Penjarahan di Kantor DPRD

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Polres Madiun Kota memberi peringatan tegas kepada para pelaku penjarahan maupun pengerusakan yang terjadi saat aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kota Madiun pada Sabtu (30/08/2025) lalu. Polisi memberikan batas waktu terakhir hingga Senin (08/09/2025) agar para pelaku beritikad baik mengembalikan barang-barang hasil curian. “Kami imbau hari ini juga, barang […]

    Bagikan
expand_less