Berita Terkini
Trending Tags

Tradisi Lebaran yang Bikin Kangen! Dari Sungkeman Haru hingga Anak-anak Berburu “Rezeki Dadakan”

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
  • visibility 293
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak-anak mulai “berburu” Tunjangan Hari Raya (THR) dari para kerabat saat hari raya, (20/3/2026), Foto : Ega-Sinergia

Sinergia | Ponorogo — Suasana hangat dan penuh haru mewarnai perayaan Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah, termasuk di Desa Gontor, Kecamatan Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tradisi mudik atau “mulih disik” kembali menjadi momen yang paling dinanti, ketika para perantau pulang ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

Usai melaksanakan salat Idul Fitri, tradisi sungkeman menjadi pemandangan yang tak terpisahkan. Satu per satu anggota keluarga bersimpuh, memohon maaf kepada orang tua dan sanak saudara. Tangis haru pun pecah, mencairkan jarak yang sempat terbentang karena kesibukan dan perantauan.

Seperti yang terlihat di keluarga besar almarhum Mbah Supeno di Desa Gontor. Siang itu, halaman rumah dipenuhi anggota keluarga lintas generasi. Mereka saling berjabat tangan, berpelukan, bahkan tak sedikit yang menitikkan air mata saat mengungkapkan permohonan maaf.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi simbol kuatnya nilai kekeluargaan, khususnya di kalangan masyarakat Jawa. Momen Lebaran dimanfaatkan untuk mempererat kembali tali silaturahmi yang mungkin sempat renggang.

Setelah prosesi sungkeman usai, suasana berubah menjadi lebih riang. Anak-anak mulai “berburu” Tunjangan Hari Raya (THR) dari para kerabat yang telah bekerja atau merantau. Dengan tertib, puluhan anak terlihat mengantre untuk menerima uang saku dalam amplop.

Di keluarga tersebut, sekitar 40 anak ikut serta dalam tradisi bagi-bagi THR. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang berhasil mengumpulkan uang hingga ratusan ribu rupiah, bahkan mencapai satu juta rupiah.

Salah satu anak, Rafasa Zidane Raharjo, mengaku senang mengikuti tradisi tersebut. Ia mengungkapkan akan menggunakan uang yang didapat untuk membeli sepatu baru.

Sementara itu, sesepuh keluarga, Setyo Budiyono, menjelaskan bahwa tradisi bagi-bagi THR atau dalam istilah Jawa disebut “sangu” telah berlangsung turun-temurun sejak generasi terdahulu. Tradisi ini tidak hanya sekadar berbagi rezeki, tetapi juga memiliki makna mendalam dalam mempererat rasa persatuan dan kekeluargaan.

“Kegiatan ini sudah dilakukan sejak zaman mbah-mbah dulu. Tujuannya untuk menumbuhkan rasa memiliki dan memperkuat keguyuban keluarga,” ujarnya.

Meski sebagian perantau hanya memiliki waktu singkat untuk pulang kampung, momen Lebaran tetap dimanfaatkan secara maksimal untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tradisi sungkeman dan berbagi THR pun menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan, sekaligus wujud rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan.

Lebaran bukan hanya tentang kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga tentang kembali ke akar—merajut kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menciptakan kenangan yang akan selalu dirindukan. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabupaten Madiun Uji Coba i-Pubers, Aplikasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    Kabupaten Madiun Uji Coba i-Pubers, Aplikasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia |Kab. Madiun – Kementerian Pertanian RI bersama PT. Pupuk Indonesia melakukan sosialisasi terkait Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang tata kelola pupuk bersubsidi di Kabupaten Madiun pada Jumat (09/05/2025) di Kantor Kecamatan Mejayan. Perpres ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas distribusi pupuk bersubsidi dan mendukung ketahanan pangan di daerah. Sosialisasi ini […]

    Bagikan
  • Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    Berangkat dengan Senyum, Pulang dalam Doa, Sumi Amatredjo Wafat di Tanah Suci

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Sumi Amatredjo (78), seorang jemaah haji asal Desa Purworejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Almarhumah wafat setelah melaksanakan ibadah wukuf di Padang Arafah, Arab Saudi, pada Sabtu (08/06/2025) dini hari. Kabar meninggalnya Sumi Amatredjo pertama kali disampaikan secara langsung oleh petugas dari Kementerian Agama […]

    Bagikan
  • Angka TBC Capai 741 Kasus, Dinkes Madiun Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

    Angka TBC Capai 741 Kasus, Dinkes Madiun Gencarkan Skrining dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kasus penyakit menular tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Madiun terus menjadi perhatian serius. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sejak awal tahun hingga September 2025, sudah ada 741 warga yang terkonfirmasi positif TBC. “Jumlah tersebut baru 34 persen dari target pemeriksaan positif yang harus dicapai tahun ini, yakni sebanyak 2.154 warga,” […]

    Bagikan
  • Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    Di Tengah Ancaman Dampak Konflik Global, Korem 081/DSJ Gelar Doa Bersama untuk Negeri

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Konflik global, khususnya antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat yang terjadi saat ini memberikan dampak luas bagi banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. “Dinamika lingkungan strategis global yang semakin kompleks saat ini memberikan dampak signifikan terhadap berbagai negara, termasuk kondisi di dalam negeri,” kata Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro […]

    Bagikan
  • Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    Warga Magetan Makin Banyak yang Ubah Kolom Agama KTP Jadi Kepercayaan Tuhan YME

    • calendar_month Senin, 15 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kesadaran masyarakat Magetan untuk menampilkan identitas sesuai keyakinannya di Kartu Tanda Penduduk (KTP) semakin meningkat. Hal ini terlihat dari tren warga yang mengubah kolom agama menjadi Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam dokumen kependudukan. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), sepanjang semester II 2024 tercatat 17 warga melakukan […]

    Bagikan
  • Madiun Batik Heritage Festival 2026 Jadi Ruang Belajar dan Pelestarian Batik, Libatkan 33 Perajin serta Generasi Muda

    Madiun Batik Heritage Festival 2026 Jadi Ruang Belajar dan Pelestarian Batik, Libatkan 33 Perajin serta Generasi Muda

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ada suasana berbeda di halaman tengah Balai Kota Madiun, Kamis (16/7/2026). Sayup alunan gamelan menyambut setiap pengunjung yang melangkah masuk. Tiang-tiang dan sudut balai kota dihiasi lembaran kain batik hasil karya para perajin serta pelajar Kota Madiun, menghadirkan nuansa budaya yang kental sejak pandangan pertama. Pemandangan itu menjadi bagian dari […]

    Bagikan
expand_less