Berita Terkini
Trending Tags

Jebakan Tikus Makan Korban Lagi! Petani 60 Tahun di Madiun Tewas Tersengat Listrik di Sawah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dari lokasi kejadian diamankan sejumlah barang bukti, (5/3/2026), Foto : Tova

Sinergia | Madiun – Jebakan tikus beraliran listrik kembali memakan korban jiwa di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Sukono (60), warga Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun ditemukan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik dari perangkap tikus yang terpasang di area persawahan. Ia ditemukan tak bernyawa di area persawahan Dusun Sedoro, Desa Tanjungrejo, Kecamatan Nglames, Kabupaten Madiun, Kamis (5/3/2026) petang.

Kapolsek Nglames AKP Agustinus Dwi Tjahjono mengatakan korban awalnya pergi ke sawah sekitar pukul 16.00 WIB untuk mengecek lahan pertaniannya. Namun hingga menjelang sore, korban tak kunjung pulang ke rumah.

“Karena korban tidak pulang, keluarga bersama warga kemudian menyusul ke area persawahan untuk mencari yang bersangkutan,” ujar AKP Agustinus pada jumat (6/3/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi telungkup di area sawah. Saat ditemukan, perut korban menempel pada kawat yang dialiri listrik, sementara tangan kirinya masih memegang kawat tersebut.

“Mengetahui kondisi itu, salah satu warga segera mematikan sumber listrik yang digunakan sebagai jebakan tikus sebelum meminta bantuan warga lain untuk mengevakuasi korban.” tambahnya.

Image Not Found
Tim Inafis Polres Madiun dan petugas dari puskesmas setempat melakukan pemeriksaan terhadap jenazah, Foto : Tova

Tim inafis dari Satreskrim Polres Madiun tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya korban  dievakuasi dari lokasi kejadian oleh warga sekitar. 

“Tim Inafis Polres Madiun dan petugas medis dari puskesmas setempat tiba di rumah duka untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah.” ucap Kapolsek Nglames.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah luka bakar pada tubuh korban yang diduga akibat sengatan listrik. Di antaranya luka bakar di bagian pinggang kiri luka bakar pada pergelangan hingga telapak tangan kiri, serta luka bakar di bagian dada bawah ketiak kanan. Petugas juga tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.

“Dari lokasi kejadian kami mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian yang dikenakan korban, seutas kawat yang dialiri listrik, kabel listrik, serta lampu merah yang dipasang sebagai penanda bahwa area sawah tersebut dialiri listrik untuk jebakan tikus.” imbuhnya.

Berdasarkan keterangan polisi, kawat beraliran listrik tersebut diketahui dipasang oleh korban sendiri untuk menghalau hama tikus yang kerap merusak tanaman padi di sawahnya. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahaya penggunaan jebakan tikus dengan aliran listrik di area persawahan yang kerap memicu korban jiwa, baik bagi pemilik lahan maupun warga yang melintas di sekitar lokasi. (tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    Buntut Pembubaran Bedah Buku “Reset Indonesia” Puluhan Mahasiswa Tuntut Copot Camat Madiun

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Kecamatan Mejayan, Rabu (24/12/2025).  Aksi demonstrasi dipicu insiden pembubaran acara bedah dan diskusi buku karya kolektif Tim Indonesia Baru—yang ditulis Farid Gaban, Dandhy Laksono, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu—yang […]

    Bagikan
  • Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

    Labuhan Sarangan, Warisan Adiluhung yang Kukuhkan Identitas Budaya Magetan

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tradisi Labuhan Sarangan kembali digelar sebagai salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Magetan pada Jumat (16/08/2026). Bukan sekadar ritual tahunan, kegiatan ini menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas karunia alam sekaligus sarana pelestarian nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa Labuhan Sarangan memiliki makna […]

    Bagikan
  • Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

    Angin Kencang Tumbangkan Pohon Trembesi di Magetan, Anak 10 Tahun Tewas Tertimpa

    • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 294
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Minggu (8/3/2026) siang, menumbangkan pohon trembesi berukuran besar di Jalan Raya Maospati–Ngawi. Pohon yang berada di tepi jalan, tepatnya di Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, itu roboh dan menimpa sepeda motor yang sedang melintas. Akibat kejadian tersebut, seorang anak berusia 10 tahun meninggal […]

    Bagikan
  • DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    DPRD Kota Madiun Angkat Bicara Soal SPMB SMA 2026, SOROTI Ribuan Lulusan SMP Tak Tertampung di SMA Negeri

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Sinergia| Kota Madiun – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun kembali menyoroti persoalan klasik dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Kalangan legislatif menilai keterbatasan daya tampung SMA negeri yang menyebabkan banyak lulusan SMP sederajat tidak tertampung masih menjadi pekerjaan rumah yang terus berulang setiap tahun. Ketua DPRD Kota Madiun, Armaya, mengatakan berdasarkan […]

    Bagikan
  • THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    THR ASN Belum Cair, BKAD Masih Menunggu Perwali

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Realisasi Tunjangan Hari Raya (THR) lebaran bagi ASN/PNS di Pemerintah Kota Madiun hingga kini belum cair. Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Madiun masih menunggu Peraturan Wali Kota Madiun (Perwal) tentang Teknis Pemberian Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas. Pasalnya, saat ini Wali Kota Madiun, Maidi tengah menjalankan […]

    Bagikan
  • Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    Kemenag Kota Madiun Himbau Calon Jemaah Haji Segera Lakukan Pelunasan Biaya Haji

    • calendar_month Selasa, 18 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Madiun terus mempersiapkan ibadah haji tahun 2025. Tercatat, kuota jemaah haji Kota Madiun tahun ini sebanyak 154 orang. Per 14 Februari hingga 14 Maret 2025 mendatang, mereka berhak melakukan pelunasan biaya haji. “Ya masih dalam proses untuk Jamaah Haji Kota Madiun. Pembayaran pelunasan haji nantinya […]

    Bagikan
expand_less