Berita Terkini
Trending Tags

Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
  • visibility 218
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Anak sapi bermata tiga lahir di Desa Setren Magetan. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Fenomena langka menghebohkan warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seekor anak sapi jantan hasil persilangan induk Simental dengan pejantan Limousin lahir dengan kelainan fisik berupa tiga mata, dua moncong, dua lidah, namun hanya memiliki satu kepala dan satu badan.

Anak sapi tersebut lahir pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di kandang milik Parmin (57), warga RT 21 RW 08 Dusun 5, Desa Setren. Sehari setelah kelahirannya, kabar mengenai kondisi anak sapi yang tidak biasa itu menyebar luas hingga menarik perhatian warga dari berbagai daerah untuk datang melihat secara langsung.

Parmin mengaku sama sekali tidak menyangka anak sapi yang dilahirkan induknya memiliki kondisi fisik yang sangat langka. Ia bahkan mengaku terkejut saat membantu proses persalinan sapi tersebut.

“Awalnya saya bantu menarik saat proses melahirkan. Begitu keluar saya langsung kaget. Kepalanya satu, tetapi mulutnya dua dan matanya tiga. Saya sampai memanggil istri karena tidak percaya melihatnya,” ujar Parmin, Kamis (9/7/2026).

Menurutnya, selama masa kebuntingan hingga menjelang persalinan induk sapi tidak memunculkan tanda-tanda yang mencurigakan maupun perlakuan khusus. Proses perawatan dilakukan sebagaimana biasanya dan kondisi induk juga dalam keadaan sehat.

Parmin menjelaskan, anak sapi tersebut merupakan kelahiran kedua dari induknya. Anak pertama lahir normal tanpa kelainan. Bayi sapi berjenis kelamin jantan itu kemudian diberi nama Brilian dan diputuskan akan dipelihara sendiri meski sudah ada sejumlah orang yang menyatakan minat untuk membelinya.

“Saya ingin memeliharanya sampai besar. Meski ada yang bertanya ingin membeli, saya belum berniat menjualnya,” katanya.

Pria yang telah beternak sapi sejak masih duduk di bangku sekolah dasar itu mengaku baru kali ini menyaksikan kelahiran sapi dengan kondisi seperti tersebut sepanjang hidupnya.

Fenomena itu pun menjadi tontonan warga. Sejak Senin pagi hingga kini, masyarakat terus berdatangan ke kandang Parmin untuk melihat dari dekat anak sapi yang dianggap sangat langka tersebut.

Salah seorang warga, Sadimin, mengatakan dirinya baru pertama kali melihat sapi dengan kondisi seperti itu. Menurutnya, meski wilayah Desa Setren dikenal sebagai sentra peternakan sapi dengan hampir setiap keluarga memelihara ternak, belum pernah ada kasus serupa.

“Kalau anak sapi lahir kembar mungkin pernah ada. Tetapi kalau satu kepala dengan dua mulut dan tiga mata, baru kali ini saya melihat. Warga juga banyak yang penasaran sehingga datang silih berganti,” ungkapnya.

Fenomena kelahiran anak sapi dengan kelainan bawaan seperti ini tergolong sangat jarang terjadi. Dalam dunia kedokteran hewan, kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan gangguan perkembangan embrio di dalam kandungan yang menyebabkan terbentuknya bagian tubuh ganda pada area kepala atau wajah. Meski demikian, penyebab pastinya hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter hewan.

Hingga kini, anak sapi yang diberi nama Brilian tersebut masih berada di kandang milik Parmin dan menjadi perhatian masyarakat yang penasaran dengan salah satu fenomena kelahiran ternak paling langka yang pernah terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT KAI dan Pemkab Ponorogo Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara

    PT KAI dan Pemkab Ponorogo Teken MoU Pemanfaatan Aset Negara

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun dan Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait pemanfaatan aset milik KAI di wilayah Ponorogo. Penandatanganan dilaksanakan Selasa (5/8/2025) di Pendopo Kabupaten Ponorogo oleh Vice President Daop 7 Madiun Suharjono dan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. MoU ini menjadi langkah awal […]

    Bagikan
  • Ketahuan Kembali Mencuri, Residivis di Ponorogo Ketagihan Karaoke Bareng LC

    Ketahuan Kembali Mencuri, Residivis di Ponorogo Ketagihan Karaoke Bareng LC

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Seorang residivis kasus pencurian di Ponorogo kembali berulah. Tommy Edy Saputro (28), warga Desa Lembah, Kecamatan Babadan, Ponorogo, ditangkap polisi usai membobol rumah tetangganya sendiri, Novia Martin. Dalam aksinya, Tommy berhasil menggasak sepeda motor, telepon genggam, dan uang tunai Rp. 600.000. Tommy melancarkan aksinya saat malam hari, ketika penghuni rumah […]

    Bagikan
  • Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    Bapenda Kabupaten Madiun Targetkan Pajak PBB-P2 2026 Sebesar Rp32,2 Miliar, Distribusi SPPT Sudah Dimulai

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun mulai mendistribusikan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun Pajak 2026 kepada para wajib pajak. Tahun ini, pemerintah daerah menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp32,2 miliar. Kepala Bapenda Kabupaten Madiun, Yudi Hartono, menjelaskan bahwa distribusi SPPT dilakukan melalui aparat […]

    Bagikan
  • Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    Tragis ! Balita di Magetan Tewas Usai Jatuh ke Sumur Lama Depan Rumah

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Peristiwa tragis menimpa keluarga di Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Kamis (16/10/2025) pagi. Seorang balita perempuan yang masih berusia 1,5 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur lama yang berada di depan rumahnya. Korban merupakan anak dari pasangan Abu Khoir (44) dan Nuvita Ika Rahmawati (38), warga setempat. […]

    Bagikan
  • Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    Jelang Nataru 2025/2026, Disdag Kota Madiun Sidak Pasar dan Ritel, Pastikan Stok Pangan Aman

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun terus melakukan pemantauan kondisi kebutuhan pokok di masyarakat menjelang natal dan akhir tahun baru 2025/2026. Bersama Satgas Pangan, Disdag melakukan peninjauan di pasar tradisional, gudang Bulog, ritel pangkalan LPG hingga penggilingan padi pada Jumat (19/12/2025). Sidak guna memastikan ketersediaan stok serta […]

    Bagikan
  • DPRD Ngawi Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Dorong Penguatan Riset dan Inovasi Daerah

    DPRD Ngawi Sampaikan Rekomendasi LKPJ 2025, Pemkab Dorong Penguatan Riset dan Inovasi Daerah

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Ngawi Tahun Anggaran 2025, sekaligus pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (ranperda) inisiatif DPRD dan satu ranperda dari pihak eksekutif. Dalam forum tersebut, DPRD juga mendengarkan jawaban Bupati Ngawi atas pandangan umum […]

    Bagikan
expand_less