Anak Sapi Bermata Tiga dan Bermocong Dua Lahir di Magetan Bikin Heboh
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 65
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Fenomena langka menghebohkan warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Seekor anak sapi jantan hasil persilangan induk Simental dengan pejantan Limousin lahir dengan kelainan fisik berupa tiga mata, dua moncong, dua lidah, namun hanya memiliki satu kepala dan satu badan.
Anak sapi tersebut lahir pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di kandang milik Parmin (57), warga RT 21 RW 08 Dusun 5, Desa Setren. Sehari setelah kelahirannya, kabar mengenai kondisi anak sapi yang tidak biasa itu menyebar luas hingga menarik perhatian warga dari berbagai daerah untuk datang melihat secara langsung.
Parmin mengaku sama sekali tidak menyangka anak sapi yang dilahirkan induknya memiliki kondisi fisik yang sangat langka. Ia bahkan mengaku terkejut saat membantu proses persalinan sapi tersebut.
“Awalnya saya bantu menarik saat proses melahirkan. Begitu keluar saya langsung kaget. Kepalanya satu, tetapi mulutnya dua dan matanya tiga. Saya sampai memanggil istri karena tidak percaya melihatnya,” ujar Parmin, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, selama masa kebuntingan hingga menjelang persalinan induk sapi tidak memunculkan tanda-tanda yang mencurigakan maupun perlakuan khusus. Proses perawatan dilakukan sebagaimana biasanya dan kondisi induk juga dalam keadaan sehat.
Parmin menjelaskan, anak sapi tersebut merupakan kelahiran kedua dari induknya. Anak pertama lahir normal tanpa kelainan. Bayi sapi berjenis kelamin jantan itu kemudian diberi nama Brilian dan diputuskan akan dipelihara sendiri meski sudah ada sejumlah orang yang menyatakan minat untuk membelinya.
“Saya ingin memeliharanya sampai besar. Meski ada yang bertanya ingin membeli, saya belum berniat menjualnya,” katanya.
Pria yang telah beternak sapi sejak masih duduk di bangku sekolah dasar itu mengaku baru kali ini menyaksikan kelahiran sapi dengan kondisi seperti tersebut sepanjang hidupnya.
Fenomena itu pun menjadi tontonan warga. Sejak Senin pagi hingga kini, masyarakat terus berdatangan ke kandang Parmin untuk melihat dari dekat anak sapi yang dianggap sangat langka tersebut.
Salah seorang warga, Sadimin, mengatakan dirinya baru pertama kali melihat sapi dengan kondisi seperti itu. Menurutnya, meski wilayah Desa Setren dikenal sebagai sentra peternakan sapi dengan hampir setiap keluarga memelihara ternak, belum pernah ada kasus serupa.
“Kalau anak sapi lahir kembar mungkin pernah ada. Tetapi kalau satu kepala dengan dua mulut dan tiga mata, baru kali ini saya melihat. Warga juga banyak yang penasaran sehingga datang silih berganti,” ungkapnya.
Fenomena kelahiran anak sapi dengan kelainan bawaan seperti ini tergolong sangat jarang terjadi. Dalam dunia kedokteran hewan, kondisi tersebut umumnya berkaitan dengan gangguan perkembangan embrio di dalam kandungan yang menyebabkan terbentuknya bagian tubuh ganda pada area kepala atau wajah. Meski demikian, penyebab pastinya hanya dapat dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter hewan.
Hingga kini, anak sapi yang diberi nama Brilian tersebut masih berada di kandang milik Parmin dan menjadi perhatian masyarakat yang penasaran dengan salah satu fenomena kelahiran ternak paling langka yang pernah terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





