Logo Juara 2 Hari Jadi ke-351 Magetan Dinilai Lebih Menarik, Netizen Pertanyakan Hasil Lomba
- account_circle Kusnanto
- calendar_month 12 jam yang lalu
- visibility 66
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Hasil Lomba Logo dan Slogan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan menjadi perbincangan di media sosial. Sejumlah netizen mempertanyakan hasil pemeringkatan setelah menilai desain yang meraih Juara 2 justru lebih menarik secara visual dibandingkan karya yang ditetapkan sebagai juara pertama.
Perdebatan tersebut muncul setelah hasil lomba dipublikasikan melalui akun Instagram @magetantourism dan @diskominfomagetan. Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam tanggapan dari warganet yang menyoroti kualitas visual maupun dasar penilaian karya para pemenang.
Berdasarkan pengumuman panitia, Aisah Nur Janah ditetapkan sebagai Juara 1. Posisi Juara 2 diraih Rohmad Khomarudin, sedangkan Erwin Dwi Rahmadi berada di peringkat ketiga.
Namun, karya Rohmad justru menjadi salah satu yang paling banyak mendapat perhatian dalam kolom komentar. Sejumlah netizen menilai logo tersebut memiliki tampilan yang lebih estetik, modern, dan kuat secara visual dibandingkan karya yang menempati posisi pertama.
Salah satu komentar disampaikan akun @banxsuha, yang mengaku sebagai sesama desainer grafis. Ia secara terbuka menilai karya Rohmad lebih layak menempati posisi pertama jika parameter yang digunakan adalah aspek visual.
“Dari saya yang sesama desainer grafis: Juara 2 kuwi kudune nomer 1,” tulis akun itu.
Akun tersebut juga memberikan penilaian terhadap sejumlah elemen grafis dalam logo Juara 2. Salah satunya adalah ilustrasi naga yang disisipkan pada angka 3 dan 5, yang menjadi bagian dari identitas Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.
Menurutnya, detail shading atau bayangan pada setiap lekukan ilustrasi tersebut membuat logo terlihat memiliki dimensi dan memberikan kekuatan tersendiri pada tampilan desain.
“Detail shading bayangan di tiap lekukan ini bagus sekali kalau diperhatikan,” tambahnya.
Ia juga menilai penerapan efek tiga dimensi pada desain tersebut masih proporsional dan sejalan dengan perkembangan tren desain grafis saat ini.
Perdebatan tidak hanya berhenti pada perbandingan antara Juara 1 dan Juara 2. Sejumlah komentar juga mempertanyakan dasar penilaian serta mekanisme yang digunakan dewan juri dalam menentukan peringkat karya.
Perbedaan penilaian tersebut menunjukkan adanya jarak antara preferensi visual sebagian publik dengan hasil akhir yang ditetapkan panitia. Sebab, penilaian sebuah karya desain tidak selalu hanya ditentukan oleh tampilan estetika, tetapi dapat mencakup sejumlah aspek lain sesuai kriteria yang ditetapkan dalam lomba.
Di tengah perbincangan tersebut, Erwin Dwi Rahmadi, peraih Juara 3, turut memberikan klarifikasi ketika menanggapi salah satu komentar netizen.
Erwin menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan panitia dan keputusan mengenai pemenang sepenuhnya berada di tangan penyelenggara.
“Ijin mas, ngga ada yang kenal dari pihak panitia. Keputusan mutlak dari panitia,” tulisnya.
Pernyataan tersebut sekaligus merespons anggapan yang muncul di kolom komentar mengenai kemungkinan adanya kedekatan antara peserta dan pihak penyelenggara.
Meski keputusan pemenang telah ditetapkan, perbincangan di media sosial menunjukkan bahwa karya Juara 2 berhasil mendapatkan perhatian cukup besar dari publik.
Hingga kini, keputusan pemenang tetap mengacu pada hasil penilaian panitia dan dewan juri. Sementara itu, panitia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam Lomba Logo dan Slogan Hari Jadi ke-351 Kabupaten Magetan.
Terlepas dari posisi yang diraih, karya Rohmad Khomarudin sebagai Juara 2 menjadi sorotan tersendiri karena dinilai sejumlah netizen memiliki daya tarik visual yang kuat. Perdebatan tersebut sekaligus menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap identitas visual perayaan Hari Jadi Kabupaten Magetan tahun ini. (Kus)
- Penulis: Kusnanto
- Editor: Diez





