Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Piodalan Pura Mandara Giri Semeru Agung 2025, Simbol Persatuan Umat Hindu Nusantara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
  • visibility 487
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Piodalan, ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Lumajang – Suasana religius kembali menyelimuti kawasan kaki Gunung Semeru, Sabtu (19/07/2025), saat ribuan umat Hindu memadati Pura Mandara Giri Semeru Agung di Desa Senduro, Kabupaten Lumajang. Kehadiran mereka adalah bagian dari perayaan Piodalan, yaitu upacara sakral ulang tahun pura yang digelar setiap 210 hari menurut kalender Bali.

Piodalan tahun ini berlangsung meriah dan khidmat. Meskipun tidak termasuk dalam siklus besar seperti Tawur Agung Panca Wali Krama yang terakhir digelar pada 2024, umat tetap menunjukkan antusiasme tinggi untuk menghaturkan bhakti dan doa kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Ini adalah momen spiritual penting bagi kami. Walaupun bukan Panca Wali Krama, makna piodalan tetap dalam sebagai ungkapan syukur dan penyucian diri,” ujar Jero Mangku Ketut Sudarma, salah satu pemangku pura.

Rangkaian Upacara Berlangsung Sejak Awal Juli

Image Not Found
Piodalan tahun 2025 dengan prosesi puncak digelar sabtu pagi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Piodalan tahun 2025 diawali dengan ritual matur piuning, melasti ke Pantai Selatan, dan mupuk pedagingan. Prosesi puncak digelar Sabtu pagi, ditandai dengan persembahyangan akbar yang diikuti ribuan pemedek dari berbagai daerah, termasuk Bali, Banyuwangi, Jember, dan Pasuruan.

“Pura ini bukan hanya pusat ibadah, tapi simbol koneksi spiritual Gunung Semeru dengan Gunung Agung di Bali. Itu sebabnya setiap piodalan selalu menjadi daya tarik bagi umat Hindu lintas daerah,” jelas I Wayan Putra, umat dari Karangasem, Bali.

Sinergi Antarwilayah dan Dampak Ekonomi Warga

Image Not Found
Kehadiran umat dari luar daerah menjadi berkah Piodalan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Kehadiran umat dari luar daerah menjadi berkah tersendiri bagi warga Senduro. Homestay sederhana, warung makan, hingga kios oleh-oleh tampak dipadati pengunjung sejak beberapa hari terakhir.

“Sejak tiga hari lalu, rumah kami sudah penuh dengan tamu dari Bali. Mereka menginap, makan, dan belanja di sekitar pura,” ujar Sulastri, warga lokal yang juga pengelola penginapan rumahan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang turut memfasilitasi kelancaran acara dengan menyiagakan personel gabungan untuk pengaturan lalu lintas, kebersihan, dan pelayanan kesehatan di area pura.

Nilai Budaya dan Spiritualitas Tetap Dijaga

Piodalan bukan sekadar tradisi keagamaan, tapi juga wahana pelestarian budaya. Umat yang hadir mengenakan pakaian adat lengkap, membawa sesajen, dan mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh kekhusyukan.

Sejumlah ritual simbolik juga dilaksanakan, seperti pembagian gelang Tridatu (merah-putih-hitam) sebagai pengingat kekuatan Tuhan dalam manifestasi Brahma, Wisnu, dan Siwa.

“Piodalan ini adalah pengingat bagi kita semua untuk selalu menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan Tuhan,” ungkap I Gusti Ayu Yuli, tokoh perempuan Hindu asal Situbondo.

Harmoni di Kaki Mahameru

Pura Mandara Giri Semeru Agung dibangun pada 1991 dan diresmikan pada 1992 sebagai tempat suci umat Hindu Jawa Timur yang mengacu pada kesucian Gunung Semeru sebagai Mahameru, pusat alam semesta menurut kepercayaan Hindu.

Di tengah situasi sosial yang kerap bergejolak, Piodalan menjadi ruang teduh bagi umat Hindu untuk merajut ketenangan, mempererat persaudaraan, dan merawat jati diri spiritual.

“Semeru tidak hanya gunung, tapi simbol keagungan dan ketenangan. Melalui piodalan, kami belajar kembali pada makna hidup yang seimbang,” pungkas Jero Mangku.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    Longsor dan Banjir di Balong, TNI-Polri Bangun Jembatan Darurat untuk Warga

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Banjir dan tanah longsor yang menerjang Dukuh Kates, Desa Pandak, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, mengakibatkan akses jalan warga terputus setelah jembatan penghubung hanyut diterjang arus sungai. Untuk memulihkan akses, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, perangkat desa, dan warga setempat bergotong royong membangun jembatan darurat dari sesek bambu, Sabtu (23/5/2026). Selain membangun jembatan […]

    Bagikan
  • DKPP Wacanakan Penutupan Sementara Seluruh Pasar Hewan di Madiun

    DKPP Wacanakan Penutupan Sementara Seluruh Pasar Hewan di Madiun

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Wabah Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terdeteksi menyerang sapi milik peternak di Kabupaten Madiun. Data sementara sudah ada sebanyak  31 sapi suspek PMK yang terjangkit dari sebelumnya hanya 29 kasus.  Atas temuan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun bakal mengusulkan penutupan pada semua pasar hewan di Kabupaten Madiun.  “Ini […]

    Bagikan
  • Waspada, Dua Titik Api Kembali Muncul di Lereng Gunung Lawu Magetan

    Waspada, Dua Titik Api Kembali Muncul di Lereng Gunung Lawu Magetan

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan kembali terjadi di lereng Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (26/9/2026). Setelah sempat padam selama sekitar sepekan, dua titik api kembali terpantau di sisi selatan. Salah satu titik berada di kawasan hutan yang masuk Desa Getasanyar, Kecamatan Sidorejo. Dari lokasi, kepulan asap putih terlihat membumbung dari kawasan hutan […]

    Bagikan
  • DPRD Kabupaten Madiun Gelar RDP Bersama Dinsos, DTSEN dan Tagana Ditelisik

    DPRD Kabupaten Madiun Gelar RDP Bersama Dinsos, DTSEN dan Tagana Ditelisik

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – DPRD Kabupaten Madiun serentak menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap materi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Madiun tahun anggaran 2025. Selama dua hari ini RDP diagendakan untuk memanggil semua OPD Pemkab Madiun. Setiap OPD dibagi sesuai jadwal dengan masing masing komisi yang membidangi. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Madiun Wahyu […]

    Bagikan
  • Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    Diterjang Banjir Pondasi Jembatan Wates Terkikis hingga Sayap Jembatan Ambles

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebuah jembatan  di Desa Sumberbening, Kecamatan Balerejo menambah daftar jumlah jembatan rusak akibat terjangan banjir di musim hujan yang terjadi beberapa bulan terakhir. Tingginya debit air sungai Klitik mengakibatkan sayap Jembatan Wates bagian selatan ambles sekitar 10 meter.  Pantauan dilapangan pondasi jembatan terkikis hingga menyebabkan keretakan pada pilar penyangga jembatan. […]

    Bagikan
  • MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    MPLS Sekolah Rakyat Madiun Dimulai 31 Juli, Puluhan Guru Bantu Disiapkan Untuk Bimbing Siswa

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Sebanyak 262 calon siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Madiun dijadwalkan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) mulai Jumat, 31 Juli 2026. Selama dua hingga tiga pekan, para peserta didik dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan dibekali proses adaptasi sebelum memulai pembelajaran di sekolah berkonsep asrama tersebut. Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi […]

    Bagikan
expand_less