Berita Terkini
Trending Tags

Kejar Target Nasional, Disdukcapil Magetan Jemput Bola Rekam KTP-el ke Sekolah

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disdukcapil Magetan jemput bola rekam KTP-el ke sekolah. Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Magetan terus mengejar target perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dengan menyasar pelajar yang memasuki usia wajib memiliki identitas kependudukan.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui layanan jemput bola perekaman KTP-el ke sejumlah SMA, SMK, dan sekolah luar biasa (SLB) di seluruh wilayah Kabupaten Magetan. Program tersebut menyasar siswa berusia 16 tahun enam bulan hingga 17 tahun yang belum melakukan perekaman.

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili, mengatakan layanan jemput bola ke sekolah merupakan agenda rutin tahunan yang kembali dilaksanakan pada 2026.

“Untuk kegiatan jemput bola ini sebenarnya merupakan jadwal rutin tahunan. Pada 2026, ada sekitar 52 sekolah yang menjadi sasaran perekaman KTP-el,” kata Noor.

Kegiatan tersebut telah dimulai sejak 21 Juli 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 2 Oktober 2026. Dari puluhan sekolah yang menjadi sasaran, sebanyak 10 SLB turut diprioritaskan dalam pelayanan.

Menurut Noor, pemilihan sekolah sebagai lokasi perekaman bukan tanpa alasan. Pelajar merupakan kelompok pemula yang memasuki usia produktif dan akan segera membutuhkan dokumen kependudukan untuk berbagai keperluan.

Bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun, KTP-el dapat langsung dicetak setelah proses perekaman. Sementara itu, siswa yang melakukan perekaman saat berusia 16 tahun enam bulan belum langsung menerima KTP-el. Dokumen tersebut akan dicetak ketika yang bersangkutan telah genap berusia 17 tahun.

Image Not Found
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Magetan, Noor Endah Fillaili. Foto : Kus-Sinergia

“Yang kami sasar utamanya anak usia 16 tahun enam bulan dan 17 tahun. Kalau sudah 17 tahun langsung kita cetak dan kita kirimkan ke sekolah,” jelasnya.

Keberadaan KTP-el dinilai penting bagi kelompok usia tersebut karena menjadi salah satu dokumen dasar untuk mengakses berbagai layanan dan kebutuhan administrasi ketika memasuki usia produktif. Di antaranya untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), keperluan kepemiluan, maupun berbagai pelayanan publik lainnya.

Noor menyebut, strategi jemput bola ke sekolah juga menjadi langkah untuk memastikan perekaman pemula dilakukan secara lebih seragam dan tidak menunggu pelajar datang sendiri ke kantor pelayanan.

“Lebih ditekankan pada perekaman pemula karena pasti dibutuhkan. Untuk usia produktif, peruntukannya banyak sekali, termasuk untuk pembuatan SIM, pemilu, dan sebagainya,” ujarnya.

Upaya tersebut turut menopang capaian perekaman KTP-el di Kabupaten Magetan. Berdasarkan data Disdukcapil, capaian perekaman saat ini telah mencapai sekitar 99,7 persen, melampaui target nasional sebesar 99 persen.

Meski capaian tersebut telah melewati target nasional, Disdukcapil tetap berupaya menyelesaikan perekaman bagi warga yang masih tersisa, khususnya kelompok pemula.

Selain layanan jemput bola ke sekolah, Disdukcapil Magetan tetap menjalankan berbagai pelayanan administrasi kependudukan melalui sejumlah kanal. Pelayanan tatap muka saat ini difokuskan di Mal Pelayanan Publik (MPP), sementara sebagian layanan lainnya tetap dilaksanakan melalui kantor Disdukcapil.

Pelayanan juga diperluas hingga tingkat kecamatan dan desa. Pemerintah desa turut membantu proses verifikasi maupun persetujuan dalam layanan administrasi kependudukan.

Namun, pelaksanaan jemput bola ke sekolah bukan tanpa kendala. Salah satu persoalan yang ditemui adalah penyampaian informasi kepada siswa yang terkadang tidak berjalan maksimal.

Disdukcapil telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai jadwal pelayanan. Namun, informasi tersebut terkadang tidak sampai secara optimal kepada siswa sehingga jumlah pelajar yang mengikuti perekaman di hari pelayanan lebih sedikit dari yang diharapkan.

Selain persoalan komunikasi, sebagian siswa juga belum siap mengikuti perekaman ketika petugas datang. Ada pelajar yang memilih tidak mengikuti layanan karena belum mempersiapkan pakaian maupun penampilan.

“Kadang informasi sudah disampaikan, tetapi berhenti di kepala sekolah sehingga tidak tersampaikan ke siswa. Akibatnya, siswa yang ikut perekaman sedikit,” ungkap Noor.

Kendala teknis juga masih mungkin terjadi, terutama apabila terdapat pemeliharaan atau maintenance sistem dari pemerintah pusat. Kondisi tersebut dapat membuat proses perekaman harus menunggu hingga sistem kembali normal.

Meski demikian, Noor memastikan secara umum pelaksanaan jemput bola perekaman KTP-el ke sekolah berjalan lancar. Disdukcapil terus melakukan koordinasi dengan pihak sekolah agar semakin banyak pelajar yang memanfaatkan layanan tersebut.

Dengan capaian perekaman yang telah mencapai 99,7 persen, layanan jemput bola diharapkan mampu menyelesaikan sisa target sekaligus memastikan pelajar yang memasuki usia wajib KTP tidak tertinggal dalam kepemilikan dokumen identitas kependudukan. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    Balon Udara Jatuh di Atap Rumah Warga Madiun, Lansia Panik, Warga Serbu Lokasi

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tradisi menerbangkan balon udara tanpa awak dalam rangka Hari Raya Iduladha kembali menimbulkan keresahan warga. Insiden terbaru terjadi di Dusun Balungasri, Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jumat (06/06/2025) pagi. Sebuah balon udara berukuran jumbo dilaporkan jatuh dan menimpa atap rumah milik seorang lansia bernama Suratun (68). Momen tersebut terekam […]

    Bagikan
  • Provinsi Dorong Akselerasi Ekonomi Magetan, UMKM, Infrastruktur, dan Sektor Unggulan Jadi Fokus

    Provinsi Dorong Akselerasi Ekonomi Magetan, UMKM, Infrastruktur, dan Sektor Unggulan Jadi Fokus

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan pentingnya sinkronisasi perencanaan pembangunan antara daerah dan provinsi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas pada 2027. Hal ini disampaikan oleh Endy Alim Abdi Nusa, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, yang hadir mewakili Bapperida Provinsi Jawa Timur dalam Musrenbang RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2027 […]

    Bagikan
  • Ribuan ASN Pemkab Madiun Berdesakan Hadiri Apel Bersama dan Halal Bihalal

    Ribuan ASN Pemkab Madiun Berdesakan Hadiri Apel Bersama dan Halal Bihalal

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun memadati Pendopo Ronggo Jumeno, Caruban, Selasa pagi (8/4/2025). Mereka mengikuti apel dan kegiatan halal bihalal bersama Bupati dan Wakil Bupati Madiun, dilanjutkan dengan santap bersama menu khas Lebaran: opor ayam. Antrean panjang tampak mengular sejak pagi hari. ASN dari berbagai […]

    Bagikan
  • Api Mendadak Berkobar, Dapur Rumah Warga Kota Madiun Hangus Terbakar

    Api Mendadak Berkobar, Dapur Rumah Warga Kota Madiun Hangus Terbakar

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kebakaran terjadi di rumah milik Sri Hartatik warga RT 25 RW 08 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (10/6/2026) petang. Nenek 61 tahun ini langsung berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Sri Hartatik mengaku saat kejadian dirinya baru selesai menggoreng camilan di dapur. Setelah memastikan kompor dalam kondisi mati, […]

    Bagikan
  • Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    Ekspedisi Patriot Goes To Mahalona Luwu Timur: Jejak Anak Muda di Tengah Tantangan Daerah Transmigrasi Penghasil Lada

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Luwu Timur – Bagi Sebagian orang, perjalanan ke daerah terpencil merupakan perjalanan yang penuh rintangan dan menyusahkan. Namun, bagi tim ekspedisi patriot, pengalaman ini merupakan kesempatan berharga untuk ikut berkontribusi pada Pembangunan di daerah transmigrasi, khususnya di daerah luwu timur.  Ekspedisi Patriot merupakan salah satu program Kementrian Transmigrasi yang berkolaborasi dengan beberapa Universitas […]

    Bagikan
  • ASTON Madiun Rayakan HUT ke-11 dengan Kedaton Rustic Food Festival

    ASTON Madiun Rayakan HUT ke-11 dengan Kedaton Rustic Food Festival

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-11, Hotel ASTON Madiun menggelar acara spesial bertajuk Kedaton Rustic Food Festival pada Kamis malam (12/06/2025). Festival ini dibuka secara simbolis oleh Wali Kota Madiun, Maidi, bersama jajaran manajemen Hotel ASTON, melalui prosesi pemotongan pita. Acara ini juga turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota […]

    Bagikan
expand_less