KAI Daop 7 Madiun Kucurkan Rp 520,5 Juta, Ini Sektor Penerima Bantuan TJSL
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 18 jam yang lalu
- visibility 69
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp 520.546.000 sepanjang Januari hingga September 2026. Nilai tersebut meningkat sekitar 26 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai Rp 413.034.000.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan peningkatan penyaluran dana tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perkeretaapian.
“Kenaikan itu menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Daop 7 Madiun,” ujar Tohari, Senin (12/10/2026).
Menurut Tohari, penyaluran dana TJSL difokuskan pada sejumlah sektor strategis yang diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Sektor tersebut meliputi pendidikan, sosial dan keagamaan, seni dan budaya, serta sinergi kewilayahan.
Di sektor pendidikan, bantuan diarahkan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana guna menunjang kegiatan belajar mengajar. Sementara itu, pada sektor sosial dan keagamaan, bantuan diwujudkan melalui pembangunan dan perbaikan tempat ibadah.
KAI Daop 7 Madiun juga menyalurkan dukungan di bidang seni dan budaya berupa pengadaan serta pembaruan alat peraga pencak silat dan peralatan kesenian Reog Ponorogo. Adapun dalam sektor sinergi kewilayahan, bantuan diberikan untuk pengadaan sarana dan prasarana Denpom V/1 Madiun.
Tohari menyampaikan, program TJSL merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar jalur operasional kereta api. Pelaksanaannya akan terus dilakukan setiap tahun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan kemampuan perusahaan.
“Program TJSL ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional. Kami memastikan bantuan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat serta kemampuan perusahaan,” katanya.
Selain memberikan bantuan secara langsung, program Bina Lingkungan melalui dana TJSL juga diarahkan untuk mendukung pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah. Melalui sinergi tersebut, KAI berharap hubungan dengan masyarakat dan pemerintah daerah di wilayah operasional Daop 7 Madiun semakin kuat.
Tohari menambahkan, peran KAI tidak hanya terbatas pada penyediaan layanan transportasi kereta api, tetapi juga mencakup kontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
“KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran KAI diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” pungkasnya. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Krs/Diez





