2 Hari Tidak Ada Kabar, Pria 31 Tahun di Kota Madiun Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar
- account_circle Kriswanto
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 28
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Kota Madiun — Warga Jalan Tawang Jaya RT 21 RW 06, Kota Madiun, dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 31 tahun meninggal dunia di dalam rumahnya, Kamis (17/9/2026).
Agus Sutiyoso diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Penemuan jasad bermula setelah keluarga korban yang berada di Semarang meminta warga untuk mengecek kondisinya karena selama dua hari tidak memberikan kabar.
Tetangga korban, Ervin Tri Wibowo, mengatakan keluarga korban mulai khawatir lantaran pesan WhatsApp (WA), SMS, maupun telepon tidak mendapat respons.
“Orang tuanya di Semarang menyuruh salah satu warga di sini untuk mengecek keadaan anaknya. Karena dua hari tanpa kabar, tanpa WA, SMS, telepon tidak direspons. Saat diperiksa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata Ervin.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT dan RW sebelum diteruskan ke pihak kepolisian. Menurut Ervin, saat ditemukan korban berada dalam posisi terlentang, sebagian tubuhnya berada di atas kasur sementara kakinya berada di lantai. Ia juga menyebut terdapat darah pada bagian telinga korban.
“Posisinya terlentang separo di kasur, cuma sebagian kakinya di lantai. Telinganya berdarah,” ujarnya.
Ervin menambahkan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung bawaan sejak kecil. Korban juga disebut belum bekerja dan tinggal sendiri, sementara keluarganya berada di Semarang.
Kapolsek Kartoharjo, Kompol Pujo Prajoko, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai penemuan orang meninggal di rumah kawasan Jalan Tawang Jaya sekitar pukul 12.00 WIB.
Petugas piket gabungan kemudian diterjunkan ke lokasi. Penanganan melibatkan personel Polsek Kartoharjo, Inafis Satreskrim Polres Madiun Kota, Dinas Kesehatan, Dokkes Polres, serta dibantu TNI dan warga.
“Jadi kita piket gabungan termasuk dari Identifikasi Polres, Dinas Kesehatan, dan kemudian Dokkes Polres juga sama-sama olah TKP. Dari pemeriksaan awal diperkirakan sudah meninggal sekitar dua hari sebelum ditemukan,” kata Pujo.
Pujo menyebut petugas menemukan sejumlah riwayat berobat korban di dalam kamar. Korban juga diketahui memiliki penyakit bawaan jantung yang telah dideritanya cukup lama.
Meski demikian, kepolisian masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengambil keterangan dari sejumlah saksi sebelum jenazah nantinya diserahkan kepada pihak keluarga.
“Hasil olah TKP, pemeriksaan awal Dinas Kesehatan, Dokkes, maupun Identifikasi tidak ditemukan adanya dugaan kekerasan pada tubuh korban,” kata Pujo.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian pria tersebut. (Krs)
- Penulis: Kriswanto
- Editor: Diez





