Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Diduga Dipicu Cemburu, Anak 13 Tahun Dianiaya Di Stadion Batoro Katong Ponorogo

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Gambar Ilustrasi

Sinergia | Ponorogo – Dugaan penganiayaan terhadap anak berusia 13 tahun di kawasan Stadion Batoro Katong, Kabupaten Ponorogo, menjadi perhatian setelah kasus tersebut viral di media sosial. Korban berinisial ASA, warga Kecamatan Babadan, dilaporkan mengalami luka di bagian wajah hingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Kasus yang diduga dipicu persoalan asmara tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Ponorogo. Polisi telah meminta keterangan korban dan anak yang dilaporkan terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kanit PPA Satreskrim Polres Ponorogo, Ipda Eko Nurhadi, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Kita sudah minta keterangan kedua terlapor juga korban. Kita melaksanakan pemeriksaan sesuai SOP,” kata Eko, Senin (19/10/2026).

Pihak terlapor berinisial VK, 17, warga Kecamatan Ponorogo, diduga melakukan penganiayaan bersama rekannya. Dugaan sementara, peristiwa tersebut berkaitan dengan persoalan asmara yang melibatkan seorang perempuan berinisial AL.

Eko menyebut korban mengalami luka lecet dan memar di bagian pelipis kanan dan kiri. Berdasarkan keterangan yang disampaikan polisi, pemukulan dilakukan menggunakan tangan kosong.

“Saat memukul itu pakai tangan kosong,” tambahnya.

Mengingat pihak-pihak yang terlibat masih berusia anak, Eko menyatakan penanganan perkara tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan tentang perlindungan anak. Polisi juga menyebut pendekatan restorative justice (RJ) sebagai salah satu rujukan penanganan perkara.

“Kita tetap merujuk ke restorative justice (RJ),” ujarnya.

Sementara itu, pendamping korban dari LBH Gema Justice, Endra, membeberkan kronologi berdasarkan keterangan yang diterimanya. Menurut dia, persoalan bermula ketika pacar korban menerima pesan WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal. Nomor tersebut belakangan diduga berkaitan dengan VK.

Merasa terganggu, perempuan tersebut menceritakan kejadian itu kepada ASA. Korban kemudian mengingatkan terduga pelaku agar tidak mengganggu pacarnya.

Persoalan itu berlanjut hingga muncul permintaan untuk bertemu. Menurut Endra, VK kemudian mendatangi korban di sebuah pos kambing sebelum korban dibawa ke dekat area pemakaman di kawasan Stadion Batoro Katong.

Berdasarkan keterangan saksi yang diterima pendamping korban, terduga pelaku disebut membawa korban bersama sekitar lima orang lainnya. Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami pemukulan.

Endra menyebut kondisi korban setelah kejadian cukup mengkhawatirkan. Menurut keterangan yang diterimanya, korban sempat pingsan, mengalami kejang-kejang, dan muntah darah. Kondisi tersebut masih perlu dipastikan melalui keterangan medis.

“Akibat pemukulan tersebut membuat korban sempat pingsan. Bahkan mengalami kejang-kejang dan muntah darah setelah kejadian,” terang Endra.

Dampak kejadian tersebut, menurut Endra, tidak hanya dirasakan secara fisik. Korban juga disebut mengalami ketakutan setelah melihat siaran langsung TikTok milik terduga pelaku.

Dalam kondisi takut, korban sempat menghubungi ayahnya. Ayah korban kemudian menghubungi Endra untuk meminta bantuan pendampingan hukum.

“Korban sempat menghubungi ayahnya karena merasa takut usai melihat tayangan live TikTok milik pelaku. Ayah korban selanjutnya menghubungi saya untuk meminta bantuan pendampingan,” pungkasnya.

Pihak keluarga korban berharap kepolisian segera memberikan kepastian penanganan perkara dan memastikan hak-hak korban sebagai anak tetap terlindungi.

Hingga kini, penanganan perkara masih mengacu pada keterangan yang telah diperoleh penyidik. Asas praduga tak bersalah tetap harus dikedepankan selama proses hukum berlangsung. (Ega)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    6 Anak Sanggar Tari Candra Waskita Harumkan Indonesia di Thailand

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Enam anak dari Sanggar Tari Candra Waskita, Desa Plunturan, Kecamatan Pulung, Ponorogo, sukses tampil dalam ajang Indonesian Culture Night yang digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Thailand, Minggu (14/09/2025). Tanpa dukungan pemerintah, mereka tetap berangkat ke Negeri Gajah Putih dengan bermodal sumbangan akomodasi dari orang tua dan wali murid. Acara […]

    Bagikan
  • Warga Desa Suco Geger, Nenek 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

    Warga Desa Suco Geger, Nenek 65 Tahun Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Desa Suco, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan digemparkan dengan penemuan jenazah Sugiyem (65) di dalam sebuah sumur tua milik tetangganya, Sabtu (5/7/2025). Sumur tersebut berada sekitar 100 meter dari rumah korban. Peristiwa bermula ketika Sugiyem berpamitan kepada keluarganya untuk pergi membeli sayur. Namun hingga beberapa waktu berlalu, korban tak kunjung pulang. […]

    Bagikan
  • Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad Bakal Serbu Langit Bangka Belitung, Ada apa ?

    Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad Bakal Serbu Langit Bangka Belitung, Ada apa ?

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Sinergia | Bangka Belitung — Ratusan Prajurit Yonif 501 Kostrad bakal bermanuver di langit Bangka Belitung. Prajurit TNI ini tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang menggunakan pesawat angkut C-130 Hercules pada Selasa (19/11/2025). Kedatangan satuan tempur ini menjadi bagian dari latihan operasi udara terintegrasi. Danyonif 501/BY Letkol Inf I Gusti Bagus Prayuda mengungkapkan latihan ini […]

    Bagikan
  • Hadiri Bumi Reog Berdzikir, Emil Dardak : PSHT Konsisten Menjaga Solidaritas Dan Kebersamaan

    Hadiri Bumi Reog Berdzikir, Emil Dardak : PSHT Konsisten Menjaga Solidaritas Dan Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Suasana Alun-alun Kabupaten Ponorogo dipenuhi lantunan dzikir dan doa dalam kegiatan Bumi Reog Berdzikir yang digelar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ponorogo, Pusat Madiun, Minggu (28/12/2025). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, yang menyampaikan apresiasinya terhadap kekompakan dan nilai persaudaraan warga PSHT. Emil menyebut kehadirannya […]

    Bagikan
  • Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    Dewan Dukung Pembangunan Rest Area Saradan, Lebih Baik daripada Jadi Sarang Prostitusi

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPRD Kabupaten Madiun menyambut positif rencana pembangunan rest area di kawasan Saradan, tepatnya di sekitar ring road Pajajaran. Rencana kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Madiun dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI) itu dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercantik wajah daerah sekaligus menghapus stigma negatif kawasan tersebut. Ketua Komisi C DPRD […]

    Bagikan
  • Aksi Jambret Brutal Gagal Total, Pelaku Lari Tinggalkan Korban di Jalan

    Aksi Jambret Brutal Gagal Total, Pelaku Lari Tinggalkan Korban di Jalan

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Aksi percobaan penjambretan terjadi di ruas jalan masuk Desa Kalisat, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Selasa (21/4/2025) sekitar pukul 05.20 WIB. Seorang pedagang menjadi sasaran pelaku, namun upaya kejahatan tersebut gagal setelah korban melakukan perlawanan. Korban diketahui bernama Sugi Tuti (60), warga setempat yang berprofesi sebagai pedagang. Saat kejadian, korban baru saja […]

    Bagikan
expand_less