Senin, 19 Okt 2026
Trending Tags

Tingkat Keterisian TPU Cukup Tinggi, Kebutuhan Lahan Makam di Kota Madiun Kian Mendesak

  • account_circle Mandor
  • calendar_month 45 menit yang lalu
  • visibility 52
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun meninjau ketersediaan lahan makam di TPU Sogaten. (19/10/2026), Foto : Mandor-Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Tempat Pemakaman Umum ( TPU) menjadi perhatian. Kondisinya rata rata sudah 70 persen terisi. Padahal Pemkot Madiun saat ini punya 93 lokasi dengan luas keseluruhan sekitar 29,82 hektare. 

Perluasan TPU perlu dipersiapkan sejak dini agar pemakaman tidak terkendala keterbatasan lahan. 

Rencana tersebut mengemuka saat Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun menyerap aspirasi warga dalam kegiatan gowes Wali Kota Bersama Rakyat (WBR), belum lama ini.

Langkah awal, Pemkot Madiun menyiapkan perluasan TPU Sogaten, dan TPU Ngegong Kecamatan Manguharjo, mengantisipasi kebutuhan lahan makam yang terus bertambah.

“Nah, ini tadi saya minta segera untuk dirapatkan supaya tahun depan yang Sogaten sama Ngegong ini sudah mulai disiapkan,’’ ujarnya.

Sementara Disperkim bakal mengkaji aspek teknis dan administrasi calon lahan perluasan. Termasuk memastikan legalitas tanah, pencatatan aset, serta kewenangan pengelolaannya.

Kabid Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum, RTH, PJU, dan Pemakaman Disperkim Kota Madiun Andi Anto mengatakan, survei lokasi menjadi tahapan awal sebelum penyusunan tata ruang pemakaman.

’’Setelah disurvei, kami akan membuat perencanaan layout. Ditata agar pemakaman teratur, ada akses jalan setapak untuk peziarah, serta saluran pembuangan air atau drainase yang arahnya jelas,’’ terangnya.

Andi menargetkan rancangan tata ruang tersebut rampung tahun ini. Namun, lahan belum bisa langsung digunakan. Disperkim masih harus melakukan pematangan tanah dan penataan vegetasi yang tumbuh di area calon TPU. 

’’Kalau pembuatan layout-nya bisa tahun ini. Tapi, untuk realisasinya bisa digunakan untuk pemakaman, kami harus memantapkan dulu lahan tersebut,’’ jelasnya. (Ndor)

Bagikan
  • Penulis: Mandor
  • Editor: Krz/Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    Kejari Kota Madiun Tangani Tujuh SPDP Kasus Demonstrasi, Dua Sudah Naik ke Tahap Berkas

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun tengah menangani tujuh Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirimkan oleh Polres Madiun Kota terkait perkara demonstrasi yang terjadi beberapa waktu lalu. Dari tujuh SPDP tersebut, dua di antaranya telah naik menjadi berkas perkara. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Kota Madiun, Ruly Haryandra, […]

    Bagikan
  • Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

    Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Tabrakan Beruntun di Magetan

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 551
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Raya Magetan–Kawedanan, tepatnya di barat gereja Dusun Dupak, Desa Ngadirejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden yang melibatkan truk box, mobil Daihatsu Ayla, dan sepeda motor Yamaha Vixion itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka. […]

    Bagikan
  • Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    Dinas Pertanian Pemkab Madiun Adaptasi Tehnologi Drone Pupuk, Lahan Seluas 1.5 Hektar Bisa Disemprot Presisi

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 323
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun tengah getol uji drone untuk proses pemupukan. Efisiensi pemakaian selama 20 menit terbang, burung besi itu mampu menyemprotkan pupuk secara presisi di lahan sawah seluas 1.5 hektar. Sekretaris Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Raswiyanto mengaku drone ini merupakan salah satu adaptasi inovasi tehnologi kekinian. […]

    Bagikan
  • Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    Satpol PP Madiun Tertibkan Proyek Tower BTS Ilegal di Pilangkenceng

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 254
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun menghentikan sementara proyek pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di Dusun Wungu, Desa Pilangkenceng, Kecamatan Pilangkenceng. Penertiban dilakukan lantaran proyek tersebut tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Penegakan Perda dan Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kabupaten Madiun, Danny Yudi […]

    Bagikan
  • TMMD ke-125 Rampung, Pembangunan Infrastruktur Desa Ngranget Tuntas 100 Persen

    TMMD ke-125 Rampung, Pembangunan Infrastruktur Desa Ngranget Tuntas 100 Persen

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 0803/Madiun resmi ditutup melalui upacara di Alun-alun Reksogati Caruban, Kabupaten Madiun. Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya, Kolonel Arm Untoro Hariyanto, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menutup rangkaian kegiatan pada Kamis (21/08/2025). Dalam sambutannya, Kolonel Arm Untoro membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI […]

    Bagikan
  • Ojol Republik Hore Kota Pendekar Desak Usut Tuntas Kasus Meninggal Affan

    Ojol Republik Hore Kota Pendekar Desak Usut Tuntas Kasus Meninggal Affan

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Komunitas ojol Republik Hore Kota Pendekar turut menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan salah satu pengemudi ojek online yang wafat saat mengikuti aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/08/2025) kemarin. Koordinator komunitas, Moch Adi Saputro atau yang akrab disapa Adi Jaguar, menegaskan bahwa pihaknya ikut berbelasungkawa atas kejadian tersebut. […]

    Bagikan
expand_less