Berita Terkini
Trending Tags

Bupati Madiun Ajak Pilar Sosial Perkuat Sinergi Atasi Kemiskinan

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
  • visibility 41
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto Memimpin Dialog Sinergitas bareng  Pilar Pilar Sosial untuk Wujudkan Data Kesejahteraan yang Valid, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun terus memperkuat sinergi dalam upaya menekan angka kemiskinan. Lewat Dinas Sosial, Pemkab menggelar Dialog Penguatan Kapasitas dan Sinergitas Pilar Sosial bersama Bupati dan Wakil Bupati Madiun di Pendopo Muda Graha.

Acara ini menjadi langkah strategis dalam menyelaraskan visi-misi kepemimpinan periode 2025–2030, khususnya dalam menciptakan kesejahteraan dan harmonisasi sosial yang adil dan merata.

Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk menyatukan arah kebijakan sosial daerah dengan peran aktif seluruh pilar sosial di lapangan.

“Kami ingin menyatukan gerak langkah antara pemerintah daerah dan pilar-pilar sosial agar tercipta harmonisasi sosial yang kuat dan berdampak nyata di tengah masyarakat,” ujar Hendro Selasa (03/06/2025).

Bupati Madiun dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan seluruh pilar sosial untuk memastikan bahwa data penerima manfaat program sosial benar-benar akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

 “Validitas data kesejahteraan sosial menjadi fondasi utama dalam penyaluran bantuan dan kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas, serta merumuskan strategi bersama dalam menangani berbagai persoalan sosial di Kabupaten Madiun.

Hari Wuryanto, menegaskan komitmennya untuk menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran. Ia menyoroti pentingnya validitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DT-SEN) sebagai acuan dalam penyusunan program sosial yang lebih terukur dan tepat sasaran.

“Selama ini banyak program hanya dijalankan secara rutin tanpa target jelas. Ke depan, semua akan berbasis data akurat agar intervensi lebih efektif,” kata Hari.

Pemkab Madiun juga telah menyiapkan sejumlah strategi, termasuk membantu warga terdampak pandemi atau PHK dengan dukungan permodalan usaha.

Ditempat yang sama Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi menyampaikam kepada pilar pilar sosial bahwa masalah perbedaan data sosial sebelumnya kerap jadi hambatan. Namun kini, dengan DT-SEN dan integrasi data Dukcapil melalui Program Senopati, data sosial ekonomi warga bisa diakses lebih presisi.

“Sesuai petunjuk pak menteri bahwasanya kunci pengentasan kemiskinan ada pada data yang akurat” Ujar Purnomo Hadi

Selain PKH, sejumlah program seperti Sekolah Rakyat dan pelatihan peningkatan kapasitas terus digulirkan sebagai bagian dari upaya menekan angka kemiskinan.

Bupati Madiun berharap agar program PKH bisa lebih efisien. Salah satu langkahnya adalah mempersingkat durasi bantuan berdasarkan evaluasi progres penerima manfaat.

“Ke depan, tidak ada lagi penerima PKH sampai 18 tahun. Kementerian Sosial sudah menetapkan batas maksimal penerimaan bantuan PKH dan BPNT hanya 5 tahun,” tegas Hari.

Tercatat sebanyak 272 peserta berbagai elemen pilar sosial. Mereka terdiri dari 82 Pendamping PKH, 15 TKSK, 67 Relawan Kebencanaan (Tagana dan Pelopor Perdamaian), 52 Fasilitator SLRT, 6 Pendamping Rehabilitasi Sosial, 40 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), 10 perwakilan Forum Karang Taruna.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Suran Agung, TNI-Polri Ajak Ratusan Pendekar Silat di Magetan Psikoedukasi

    Jelang Suran Agung, TNI-Polri Ajak Ratusan Pendekar Silat di Magetan Psikoedukasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Mengantisipasi potensi konflik antarperguruan menjelang peringatan Suran Agung, aparat TNI dan Polri di Magetan menggelar kegiatan edukasi mental berbasis psikoedukasi kepada ratusan pesilat dari 13 perguruan silat, Kamis (15/05/2025). Acara berlangsung di Magetan Park, dan menjadi bagian dari langkah preventif Operasi Aman Suro yang digelar Polda Jatim. Kegiatan dikemas dalam bentuk […]

    Bagikan
  • Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

    Penantian Sejak Muda Berbuah Manis, Mbah Robiah Rela Jual Tanah Demi Berangkat ke Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kebahagiaan tengah dirasakan Siti Robiah (91), warga Dusun Jatisari, Desa Prajegan, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo. Di usia senjanya, ia akhirnya mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama enam tahun sejak mendaftar pada 2020. Nenek yang akrab disapa Mbah Robiah tersebut tercatat sebagai calon jemaah haji tertua asal Ponorogo tahun 2026. Ia dijadwalkan […]

    Bagikan
  • Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    Mendukbangga Tinjau Distribusi MBG Bagi Ibu Hamil, Menyusui dan Balita di Kota Madiun

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji meninjau program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Madiun pada Rabu (26/2/2025). Didampingi Nyoto Suwignyo, Deputi Bidang Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional (BGN) serta Wakil Walikota Madiun, F. Bagus Panuntun serta jajaran Forkopimda mengecek proses memasak hingga persiapan distribusi di dapur MBG […]

    Bagikan
  • Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    Wagub Jatim Beri Atensi TPA Kaliabu Agar Jadi Prioritas Penanganan Era Pemerintahan Harmonis

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Tumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Kaliabu, Kecamatan Mejayan menyita perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak berharap pada Pemkab Madiun yang dinahkodai Bupati Hari Wuryanto dan Wakil Bupati Madiun Purnomo Hadi mampu mengatasi permasalahan gunung sampah di TPA Kaliabu yang kapasitasnya hampir overload.  Hal itu […]

    Bagikan
  • Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    Pembangunan Gedung Sekolah Rakyat di Magetan Masih Menunggu Keputusan Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Magetan terus berjalan, meski masih berada pada tahap awal. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, menjelaskan bahwa saat ini terdapat dua jalur yang sedang disiapkan pemerintah daerah untuk merealisasikan program pendidikan nasional tersebut. Muhtar menyebutkan bahwa alternatif pertama ialah menyiapkan […]

    Bagikan
  • Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    Target Investasi Rp3 Triliun pada 2026, DPRD Madiun Minta Perizinan Tak Berbelit

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menargetkan realisasi investasi sebesar Rp3 triliun pada tahun 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang terlampaui, jika iklim investasi mampu dikelola secara ramah dan berorientasi pada kemudahan berusaha. Komisi A DPRD Kabupaten Madiun menilai daerahnya memiliki modal strategis untuk menarik penanam modal. Ketua Komisi A, Purwadi, menyebut keberadaan […]

    Bagikan
expand_less