
Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja.
Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya terlihat ikut mengeroyok korban Minggu dinihari (2/3/2025).
Kapolsek Wungu, AKP Eka Supriyadi, membenarkan adanya video viral tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kejadian terjadi pada hari Minggu lalu sekitar pukul 02.15 WIB.
“Kami telah mengamankan delapan pemuda yang terlibat, sebagian besar masih di bawah umur,” ujar AKP Eka, Senin (3/3/2025).
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tiga sarung yang telah dimodifikasi dengan ujung diikat membentuk bola, serta empat unit smartphone yang diduga digunakan untuk mengkoordinasikan aksi tersebut.
Terkait kronologi kejadian, AKP Eka menjelaskan bahwa petugas melakukan patroli setelah menerima laporan dari warga mengenai aksi perkelahian sarung di Jalan Raya Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu.
“Ketika patroli dilakukan, petugas menemukan dua remaja di lokasi dan saat memeriksa salah satu ponsel mereka, ditemukan rekaman aksi perkelahian sarung,” jelasnya.
Polisi kemudian membubarkan kerumunan dan mengamankan sejumlah remaja beserta barang bukti. Hingga pukul 05.00 WIB, beberapa terduga pelaku lainnya dijemput dari rumah masing-masing untuk dimintai keterangan di Polsek Wungu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, setiap pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari mengajak teman untuk berkelahi, menghubungi kelompok lawan, hingga merekam kejadian tersebut.
“Perkelahian sarung ini berawal dari ajakan yang disebarluaskan melalui aplikasi pesan singkat,” sebut AKP Eka.
Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Wungu telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Kepala Desa Pilangrejo guna meningkatkan pengawasan terhadap para remaja di wilayah tersebut.
“Kami telah mendata, meminta keterangan, serta memberikan pembinaan kepada para pelaku. Orang tua mereka juga dipanggil ke Polsek Wungu untuk menjemput anak-anak mereka dan diberikan pengarahan agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya,” pungkas AKP Eka.
Dana – Sinergia