Berita Terkini
Trending Tags

Terjaring OTT, Ruang Kerja Bupati Hingga Sekda Ponorogo Disegel KPK

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ruang Kerja Bupati disegel Komisi Pemberantasan Korupsi. Foto : Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel tiga ruangan di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Agus Pramono.

Pantauan Sinergia di lapangan, penyegelan dilakukan di Gedung Pemerintahan lantai 8 Graha Krida Praja, yang merupakan salah satu pusat aktivitas birokrasi di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Tiga ruangan yang disegel di antaranya ruang kerja Sekda Agus Pramono dan ruang rapat Wengker 2. Segel berbentuk stiker berukuran sekitar 25 x 35 sentimeter itu ditempel tepat di gagang pintu masuk dengan logo KPK dan tulisan “DALAM PENGAWASAN KPK”.

Dari keterangan di lokasi, penyegelan dilakukan pada 8 November 2025, dan ditandatangani oleh penyelidik KPK.

Selain dua ruangan di lantai 8, ruang kerja Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko di lantai 2 Kantor Bupati juga turut disegel oleh tim KPK. Berbeda dengan ruang Sekda, segel di ruang Bupati dipasang sehari lebih awal, yakni pada 7 November 2025, bertepatan dengan dilaksanakannya operasi tangkap tangan.

Di pintu masuk ruang Bupati, juga terpasang garis pengaman KPK berwarna merah. Tidak tampak ada aktivitas di dalam ketiga ruangan tersebut.

Proses renovasi yang sedang berlangsung di ruang kerja Bupati turut dihentikan. Sejumlah alat pertukangan telah dikeluarkan dari ruangan di lantai dua itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menangkap Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, Sekda Agus Pramono, Direktur RSUD dr. Harjono Ponorogo dr. Yunus Mahatma, dan seorang rekanan proyek bernama Sucipto, dalam operasi tangkap tangan pada Jumat (7/11/2025) sore.

Dari 13 orang yang diamankan, empat di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap, jual beli jabatan, dan gratifikasi proyek di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Keempatnya kini telah ditahan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih, Jakarta, untuk masa penahanan pertama selama 20 hari, terhitung sejak 9 hingga 27 November 2025.(Ega/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    Dispendukcapil Ponorogo Jemput Bola, Ribuan Disabilitas dan ODGJ Kini Bisa Rekam e-KTP

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga Ponorogo yang mengalami disabilitas fisik, mental, hingga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), selama ini belum memiliki dokumen kependudukan. Padahal, tanpa identitas resmi mereka kesulitan mengakses layanan publik, termasuk bantuan sosial. Menjawab persoalan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Ponorogo turun langsung ke lapangan dengan program jemput bola. Petugas […]

    Bagikan
  • 227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Siap Berangkat, 23 ASN Ajukan Cuti

    227 Calon Jemaah Haji Kota Madiun Siap Berangkat, 23 ASN Ajukan Cuti

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 227 jemaah haji asal Kota Madiun mengikuti doa bersama dalam rangka pamitan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Wali Kota Madiun, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri jajaran Forkopimda serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak terkait. Dari total jemaah, sebanyak 23 orang merupakan Aparatur Sipil […]

    Bagikan
  • KPU Kota Madiun Laksanakan FGD Terkait Laporan Evaluasi Pemilihan Tahun 2024

    KPU Kota Madiun Laksanakan FGD Terkait Laporan Evaluasi Pemilihan Tahun 2024

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Sinergia | Kora Madiun – KPU Kota Madiun melaksanakan Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan untuk menyusun evaluasi tahapan Pilkada Serentak 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data secara kuantitatif, serta memberikan saran dan perbaikan untuk penyelenggaraan Pilkada yang akan datang. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perbaikan sistem pemilu di masa […]

    Bagikan
  • Bebek Bumbu Hitam Pulung, Perpaduan Rempah Medok dan Aroma Smoky yang Bikin Lidah Ketagihan

    Bebek Bumbu Hitam Pulung, Perpaduan Rempah Medok dan Aroma Smoky yang Bikin Lidah Ketagihan

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kepulan asap dari tungku kayu bakar dan aroma rempah yang menyeruak dari dapur menjadi sambutan pertama saat memasuki Warung Bebek Bumbu Hitam milik Aji Tria Manunggal di Desa Wagirkidul, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo. Dalam setahun terakhir, warung ini mencuri perhatian para pecinta kuliner berkat sajian bebek bumbu hitam khas Madura yang […]

    Bagikan
  • Tinggal Sendirian, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

    Tinggal Sendirian, Pria Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumahnya di Jalan Barito Gang 43, Rt 09/Rw03, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun. Korban diketahui bernama Budiono (70), yang tinggal seorang diri dan memiliki riwayat penyakit jantung. Penemuan mayat tersebut terjadi pada Senin (19/05/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Ketua […]

    Bagikan
  • Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    Dispertan Madiun : ID Food Akan Serap 20 Ribu Ton Gula Petani

    • calendar_month Rabu, 27 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Polemik pembayaran hasil panen tebu di Kabupaten Madiun belum tuntas. Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperta) mencatat, hingga tahun ini total lahan tebu di wilayah tersebut mencapai 2.388 hektare yang memasok bahan baku ke PG Rejoagung dan PG Pagotan. “Luasan ini tersebar di sejumlah kecamatan dan menjadi penopang produksi gula dua […]

    Bagikan
expand_less