Berita Terkini
Trending Tags

Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi parit tempat aliran limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG mengalir ke sawah warga, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluhkan sawah mereka tercemar limbah sisa makanan. Limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas pencucian milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam. Limbah berupa air sisa cucian makanan itu mengalir ke lahan pertanian warga dan menimbulkan bau menyengat.

Podo, salah satu petani mengatakan air yang menggenang di sawah terlihat bercampur minyak dan menimbulkan endapan berwarna keruh. Kondisi itu diduga berasal dari pembuangan limbah rumah tangga SPPG yang mengalir langsung ke area persawahan.

“Nggeh mboten sae. Harusnya air limbah tidak dibuang ke sawah, tapi diarahkan ke parit,” ujar Podo saat ditemui di lokasi, Senin (08/12/2025).

Keluhan serupa disampaikan pemilik sawah, Putut Wagi Mitoyo. Ia menegaskan sawahnya kini berbau tidak sedap dan berpotensi tidak dapat diolah dalam musim tanam berikutnya akibat penumpukan endapan limbah.

“Harapannya limbah sisa cucian jangan dilewatkan sawah. Dibuat aliran sendiri menuju instalasi pembuangan air limbah agar tidak mengganggu lingkungan,” kata Mitoyo.

Menurut warga, limbah yang mencemari lahan terdiri dari sisa makanan, sabun, dan minyak goreng. Endapan limbah disebut semakin tebal setiap hari. Mereka juga mengaku tidak pernah diajak komunikasi maupun musyawarah oleh pengelola SPPG yang mengcover sekitar 2800 siswa tingkat SMP dan SMA tersebut, maupun pemerintah desa terkait operasional layanan tersebut.

Ditemui secara terpisah, pemilik SPPG Assalam, Slamet, menyampaikan bahwa pembuangan limbah selama ini sudah diarahkan ke area resapan. Ia tidak menampik kemungkinan adanya aliran yang terbawa hingga ke area sawah warga.

“Kalau limbah itu dibuang di resapan. Kalau sampai sana ya mungkin ada beberapa hal, namanya juga rumah tangga,” kata Slamet.

Ia menyebut di sekitar lokasi terdapat parit yang menjadi saluran pembuangan, namun mengaku belum mengetahui pasti arah aliran limbah yang dipersoalkan warga.

“Kalau memang ada keluhan dan permintaan warga, saya akan ikuti aturan dan saran,” ucapnya.

Warga berharap pemerintah desa dan dinas terkait turun tangan meninjau dugaan pencemaran tersebut, mengingat pembuangan limbah tanpa instalasi pengolahan dapat merusak kualitas tanah, mematikan organisme lahan, serta mengancam produktivitas panen. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Uji Limit Persiapan Atlet Triathlon Kota Madiun Menjelang Kejurda April Mendatang

    Uji Limit Persiapan Atlet Triathlon Kota Madiun Menjelang Kejurda April Mendatang

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang akan berlangsung pada bulan April, tepatnya di Probolinggo, Federasi Triathlon Kota Madiun menggelar uji limit untuk mengukur kesiapan para atlet triathlon. Uji limit ini bertujuan untuk memastikan kondisi fisik dan mental atlet-atlet yang akan mewakili Kota Madiun dalam event tersebut. Uji […]

    Bagikan
  • Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Madiun Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu 

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mengadakan pelatihan ketenagakerjaan bidang operator stitching atau menjahit upper sepatu di Balai Desa Ngampel, Selasa (09/09/2025). Program ini diikuti 50 peserta yang disiapkan untuk bekerja di perusahaan sepatu Golden Step Indonesia. Pelatihan berlangsung selama 20 hari dengan materi mencakup soft skill, hard skill, hingga uji kompetensi. Bupati […]

    Bagikan
  • Satlantas Polres Madiun Kota Siagakan Personil Patroli Urai Kepadatan Lalin

    Satlantas Polres Madiun Kota Siagakan Personil Patroli Urai Kepadatan Lalin

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Menjelang arus mudik lebaran 2025, kepadatan arus lalu lintas menjadi atensi Satlantas Polres Madiun Kota. Titik-titik rawan kepadatan maupun rawan kecelakaan lalu lintas telah dipetakan. Titik kepadatan lalu lintas diprediksi terjadi di titik masuk wilayah Kota Madiun, baik dari arah Magetan, Kabupaten Madiun maupun Ponorogo. Kasat Lantas Polres Madiun Kota, […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus, Perjalanan Kereta Jadi Lebih Hemat

    KAI Daop 7 Madiun Berlakukan Tarif Khusus, Perjalanan Kereta Jadi Lebih Hemat

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menghadirkan tarif khusus untuk sejumlah rute perjalanan kereta api mulai 11 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan pilihan perjalanan yang lebih hemat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Madiun dan sekitarnya. Download Daftar Tarif KAI Daop 7 Madiun Manager Humas […]

    Bagikan
  • Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    Fenomena Kekurangan Murid di SD Negeri Madiun, DPRD: Efek Pilihan Masyarakat ke Madrasah

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Madiun mengalami kekurangan murid. Fenomena ini disorot oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Madiun, Slamet Rijadi, yang menilai kondisi tersebut merupakan dampak dari meningkatnya minat masyarakat terhadap lembaga pendidikan berbasis agama, khususnya Madrasah Ibtidaiyah (MI). Menurut Slamet, fenomena tersebut bukanlah persoalan serius selama anak-anak […]

    Bagikan
  • Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    Kasus Pencurian Karung Bawang di Pasar Sayur Dolopo Berakhir Restorativ Justice

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Aksi pencurian karung berisi bawang merah seberat 50 kilogram di Pasar Sayur Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, terekam kamera pengawas. Kejadian berlangsung pada Selasa (05/08/2025) sore, dan kini telah ditangani oleh Polsek Dolopo. Pelaku diketahui membuka tumpukan karung yang tertutup terpal di kios milik Warsi. Dalam rekaman CCTV berdurasi 41 […]

    Bagikan
expand_less