Rabu, 21 Okt 2026
Trending Tags

Petani Madiun Keluhkan Sawah Tercemar Limbah Diduga dari SPPG

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • visibility 309
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kondisi parit tempat aliran limbah yang diduga berasal dari dapur SPPG mengalir ke sawah warga, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Petani di Desa Sumberejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, mengeluhkan sawah mereka tercemar limbah sisa makanan. Limbah tersebut diduga berasal dari aktivitas pencucian milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Assalam. Limbah berupa air sisa cucian makanan itu mengalir ke lahan pertanian warga dan menimbulkan bau menyengat.

Podo, salah satu petani mengatakan air yang menggenang di sawah terlihat bercampur minyak dan menimbulkan endapan berwarna keruh. Kondisi itu diduga berasal dari pembuangan limbah rumah tangga SPPG yang mengalir langsung ke area persawahan.

“Nggeh mboten sae. Harusnya air limbah tidak dibuang ke sawah, tapi diarahkan ke parit,” ujar Podo saat ditemui di lokasi, Senin (08/12/2025).

Keluhan serupa disampaikan pemilik sawah, Putut Wagi Mitoyo. Ia menegaskan sawahnya kini berbau tidak sedap dan berpotensi tidak dapat diolah dalam musim tanam berikutnya akibat penumpukan endapan limbah.

“Harapannya limbah sisa cucian jangan dilewatkan sawah. Dibuat aliran sendiri menuju instalasi pembuangan air limbah agar tidak mengganggu lingkungan,” kata Mitoyo.

Menurut warga, limbah yang mencemari lahan terdiri dari sisa makanan, sabun, dan minyak goreng. Endapan limbah disebut semakin tebal setiap hari. Mereka juga mengaku tidak pernah diajak komunikasi maupun musyawarah oleh pengelola SPPG yang mengcover sekitar 2800 siswa tingkat SMP dan SMA tersebut, maupun pemerintah desa terkait operasional layanan tersebut.

Ditemui secara terpisah, pemilik SPPG Assalam, Slamet, menyampaikan bahwa pembuangan limbah selama ini sudah diarahkan ke area resapan. Ia tidak menampik kemungkinan adanya aliran yang terbawa hingga ke area sawah warga.

“Kalau limbah itu dibuang di resapan. Kalau sampai sana ya mungkin ada beberapa hal, namanya juga rumah tangga,” kata Slamet.

Ia menyebut di sekitar lokasi terdapat parit yang menjadi saluran pembuangan, namun mengaku belum mengetahui pasti arah aliran limbah yang dipersoalkan warga.

“Kalau memang ada keluhan dan permintaan warga, saya akan ikuti aturan dan saran,” ucapnya.

Warga berharap pemerintah desa dan dinas terkait turun tangan meninjau dugaan pencemaran tersebut, mengingat pembuangan limbah tanpa instalasi pengolahan dapat merusak kualitas tanah, mematikan organisme lahan, serta mengancam produktivitas panen. (Tov/Krs)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramai Wisatawan Tahun Baru di Kota Madiun, Dishub Ingatkan Jangan Ada Getok Tarif Parkir

    Ramai Wisatawan Tahun Baru di Kota Madiun, Dishub Ingatkan Jangan Ada Getok Tarif Parkir

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kepadatan lalu lintas diprediksi akan meningkat di wilayah Kota Madiun dalam momen pergantian tahun baru 2026. Jalan Pahlawan akan ditutup untuk kegiatan Car Free Night (CFN) bagi masyarakat. Berbagai hiburan menarik akan disuguhkan Pemerintah Kota Madiun untuk menghibur para wisatawan yang hadir di Pahlawan Street Center (PSC) maupun Alun-Alun Kota […]

    Bagikan
  • Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    Target 7 Emas PORPROV Jatim IX, Koni Kab Madiun Siapkan Atlit Unggulan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan atlit dan official KONI Kabupaten Madiun siap bertanding di gelaran bergengsi PORPROV Jatim IX di Kota Batu dan Malang. Koni menarget 7 emas dari sejumlah cabang olahraga berprestasi. “Target 7 emas ini naik Porprov sebelumnya 6 medali emas, semoga bisa lebih, ” kata Ketua Umum (Ketum) Koni Kabupaten Madiun, […]

    Bagikan
  • Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    Akhir Tahun 2025 Bulog Madiun Optimis Penuhi Target 10 Ribu Ton Distribusi SPHP

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun -Bulog Cabang Madiun kian masif dalam ikut menjaga kestabilan dan ketersediaan pangan. Meski ditarget 10 ribu ton SPHP badan usaha plat merah optimis  mampu memenuhi target hingga akhir bulan Desember tahun 2025. Kepala Perum Bulog Madiun Agung Sarianto menjelaskan berbagai terobosan dilakukan untuk mendistribusikan pasokan pangan. “Optimis kita bisa tercapai targetnya […]

    Bagikan
  • Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    Sumur Petani Berbusa, Limbah Dapur Program Gizi Diduga Jadi Penyebab

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, digegerkan munculnya fenomena tak biasa. Air sumur pertanian yang selama ini digunakan mengairi sawah tiba-tiba berubah warna, berbusa, dan mengeluarkan bau tak sedap. Dugaan sementara, sumber masalah berasal dari pembuangan limbah dapur Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mengalir ke saluran irigasi. Dalam dua […]

    Bagikan
  • Siswa Keracunan, Dinkes Madiun Akui Makanan Basi, Hasil Uji Lab Negatif Bakteri

    Siswa Keracunan, Dinkes Madiun Akui Makanan Basi, Hasil Uji Lab Negatif Bakteri

    • calendar_month Sabtu, 13 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun akhirnya buka suara terkait hasil uji laboratorium sisa makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cinta Anak, Desa Klecorejo. Sampel makanan yang diuji terkait kasus puluhan siswa yang mengalami mual dan muntah usai menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) beberapa waktu lalu. Berdasarkan hasil […]

    Bagikan
  • Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    Imigrasi Ponorogo Bantah Terbitkan Paspor Untuk Dewi Astutik, Buronan Kasus Sabu 2 Ton

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ponorogo memastikan tidak pernah menerbitkan paspor atas nama Dewi Astutik, warga Kabupaten Ponorogo yang kini menjadi buronan dalam kasus penyelundupan sabu seberat dua ton di perairan Kepulauan Riau. Nama Dewi Astutik mendadak viral setelah disebut sebagai otak jaringan narkotika internasional. Padahal, perempuan asal Kecamatan Balong […]

    Bagikan
expand_less