Berita Terkini
Trending Tags

8 Pemuda Diamankan Polsek Wungu Usai Terlibat Perang Sarung

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • visibility 45
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sebanyak 8 Pemuda Diamankan Anggota Polsek Wungu Usai Kedapatan Terlibat  Perang Sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 8 anak muda terlibat perang sarung di Desa Pilangrejo Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Sebuah video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan sekelompok pemuda mengayunkan sarung ke arah seorang remaja. 

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, korban tampak tidak berdaya setelah menerima beberapa kali pukulan sarung. Bahkan, beberapa pemuda lainnya terlihat ikut mengeroyok korban Minggu dinihari (2/3/2025).

Kapolsek Wungu, AKP Eka Supriyadi, membenarkan adanya video viral tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kejadian terjadi pada hari Minggu lalu sekitar pukul 02.15 WIB.

“Kami telah mengamankan delapan pemuda yang terlibat, sebagian besar masih di bawah umur,” ujar AKP Eka, Senin (3/3/2025).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa tiga sarung yang telah dimodifikasi dengan ujung diikat membentuk bola, serta empat unit smartphone yang diduga digunakan untuk mengkoordinasikan aksi tersebut.

Terkait kronologi kejadian, AKP Eka menjelaskan bahwa petugas melakukan patroli setelah menerima laporan dari warga mengenai aksi perkelahian sarung di Jalan Raya Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu.

“Ketika patroli dilakukan, petugas menemukan dua remaja di lokasi dan saat memeriksa salah satu ponsel mereka, ditemukan rekaman aksi perkelahian sarung,” jelasnya.

Polisi kemudian membubarkan kerumunan dan mengamankan sejumlah remaja beserta barang bukti. Hingga pukul 05.00 WIB, beberapa terduga pelaku lainnya dijemput dari rumah masing-masing untuk dimintai keterangan di Polsek Wungu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, setiap pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari mengajak teman untuk berkelahi, menghubungi kelompok lawan, hingga merekam kejadian tersebut.

“Perkelahian sarung ini berawal dari ajakan yang disebarluaskan melalui aplikasi pesan singkat,” sebut AKP Eka.

Untuk mencegah kejadian serupa, Polsek Wungu telah berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Kepala Desa Pilangrejo guna meningkatkan pengawasan terhadap para remaja di wilayah tersebut.

“Kami telah mendata, meminta keterangan, serta memberikan pembinaan kepada para pelaku. Orang tua mereka juga dipanggil ke Polsek Wungu untuk menjemput anak-anak mereka dan diberikan pengarahan agar lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anaknya,” pungkas AKP Eka.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman

    Program Jembatan Perintis Garuda Berlanjut, 16 Titik Dibangun di Wilayah Mataraman

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Program Jembatan Perintis Garuda terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia seiring tingginya antusiasme masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut. Program ini dinilai mampu menjadi solusi atas keterbatasan akses yang selama ini dihadapi warga, sekaligus memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Di wilayah Mataraman, Jawa Timur, jajaran Korem 081/DSJ kembali melanjutkan […]

    Bagikan
  • BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    BPS Kota Madiun Apresiasi Kebijakan Wajib Tanam Cabai dan Tomat bagi ASN

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Madiun yang mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non-ASN untuk menanam komoditas hortikultura seperti cabai rawit dan tomat. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam upaya pengendalian inflasi daerah. Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Aziz, menjelaskan bahwa dari perspektif BPS […]

    Bagikan
  • Kampanye Hidup Sehat pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 

    Kampanye Hidup Sehat pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia 

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya mengedukasi masyarakat tentang gaya hidup sehat terus digalakkan. Salah satunya melalui peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) yang digelar pada Minggu (01/06/2026) di Jalan Taman Praja Kota Madiun. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Madiun ini bersama mahasiswa kesehatan […]

    Bagikan
  • Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    Puluhan Ekor Sapi di Madiun Suspek PMK, Daerah Perbatasan Rawan Penularan

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 52
    • 0Komentar

    KAB. MADIUN – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun mencatat telah menemukan sebanyak 29 ekor sapi suspek PMK di wilayahnya. Puluhan hewan tersebut terindikasi terinfeksi penyakit mulut dan kuku. “Kondisi itu terlihat dari ciri-ciri pada mulut sapi yang berbusa dan kakinya ditemukan luka-luka,” ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Madiun, Paryoto, Selasa […]

    Bagikan
  • Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    Panen Berkah Penjual Bunga di Magetan, Penjualan Melonjak Jelang Ramadan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, para penjual bunga untuk kebutuhan ziarah di Desa Ngariboyo, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan menikmati berkah musiman. Tradisi ziarah makam yang dilakukan warga pada periode ini membuat para pedagang kebanjiran pembeli dari wilayah sekitar hingga desa tetangga. Setiap tahun, permintaan bunga campur, terdiri dari mawar, melati, kenanga, […]

    Bagikan
  • Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    Sungai di Magetan Berubah Jadi Tempat Pembuangan Sampah

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Tumpukan plastik, botol bekas, popok bayi hingga sisa makanan kini menghiasi aliran sungai yang membelah Desa Krowe dan Desa Tapen, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan. Air yang seharusnya jernih berubah keruh, memunculkan bau menyengat yang kian meresahkan warga. Di beberapa titik, sampah bercampur dengan tanaman liar membentuk gundukan besar. Kondisi tersebut membuat […]

    Bagikan
expand_less