Berita Terkini
Trending Tags

Harga Melonjak, Warga Kare Madiun Berburu Telur Murah di Pasar Murah

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
  • visibility 177
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Kecamatan Kare  memadati pasar murah di halaman kantor Kecamatan Setempat, Foto: Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Lonjakan harga bahan pokok, terutama telur ayam, membuat Pemerintah Kabupaten Madiun turun tangan dengan menggelar pasar murah di sejumlah wilayah. Rabu (22/10/2025), ratusan warga memadati halaman kantor Kecamatan Kare demi mendapatkan paket sembako bersubsidi.

Meski hujan mengguyur sejak pagi, antusiasme warga tak surut. Mereka rela mengantre untuk memperoleh nomor antrean pasar murah yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkop UM) Kabupaten Madiun. Harga kebutuhan pokok di pasar murah tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.

“Senang sekali ada pasar murah seperti ini, bisa meringankan masyarakat kecil. Selisih harganya lumayan, antara tiga sampai empat ribu rupiah per item,” ujar Marinem, warga setempat.

Ia menyebut, setiap kartu keluarga (KK) hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako berisi beras, telur ayam, minyak goreng, gula pasir, dan bawang putih. Hal serupa disampaikan Purwanti, warga lain yang ikut mengantre. Menurutnya, harga di pasar murah sangat membantu masyarakat pedesaan yang tengah menghadapi kenaikan harga signifikan. 

“Kalau di pasaran harga telur sekarang Rp29 ribu per kilogram, di sini cuma Rp25 ribu. Jauh bedanya,” tuturnya.

Kepala Bidang Perdagangan Disperdagkop UM Kabupaten Madiun, Budi Santoso, menjelaskan bahwa pasar murah bersubsidi ini merupakan upaya pemerintah daerah menekan laju inflasi sekaligus menjaga daya beli masyarakat. Hingga Oktober 2025, pihaknya sudah menggelar pasar murah di 30 dari total 60 titik yang ditargetkan sepanjang tahun ini.

“Di tengah tingginya harga bahan pokok, masyarakat sangat membutuhkan pasar murah seperti ini. Selain membantu ekonomi warga, kegiatan ini juga bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah,” kata Budi.

Untuk menghindari pembelian berlebihan (panic buying), warga diwajibkan membawa kartu keluarga dan hanya diperbolehkan membeli satu paket sembako. Paket tersebut terdiri dari telur ayam 1 kilogram (Rp. 25 ribu), beras 5 kilogram (Rp. 59.500), minyak goreng 2 liter (Rp. 31 ribu), gula pasir 2 kilogram (Rp. 26 ribu), dan bawang putih ½ kilogram (Rp. 11 ribu).

Pada gelaran di Kecamatan Kare, Disperdagkop UM menyediakan stok beras sebanyak 1.400 kilogram, minyak goreng 600 liter, gula pasir 750 kilogram, telur 250 kilogram, dan bawang putih 100 kilogram. Pemerintah daerah berharap pasar murah yang menjangkau hingga pelosok desa ini dapat menjaga stabilitas harga serta menekan inflasi di wilayah Kabupaten Madiun dan sekitarnya, khususnya di Jawa Timur.

Tova Pradana -Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    Kakek 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Warga Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang sudah tidak bernyawa di area kebun singkong, Selasa (02/09/2025). Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku sekujur tubuhnya. Korban diketahui bernama Jaladi (66), warga setempat yang sehari-hari memang kerap pergi ke kebun. Lurah Bulukerto, Widya Yusti Atlisiaji, yang […]

    Bagikan
  • Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    Apel Pagi, Bupati Madiun Singgung Program Sehat, Resik, dan Indah Bukan Hanya Slogan

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemkab Madiun kembali menggelar apel pagi di halaman pusat pemerintahan (Puspem), Mejayan. Dalam arahannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto sempat menyingung terkait tata kelola kebersihan.  Bupati juga mengingatkan kaitannya dengan Progam Selasa Jumat, Aman, Sehat, Resik dan Indah (Selamat ASRI) hendaknya bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan harus menjadi sebuah budaya.  “Namanya […]

    Bagikan
  • Madiun Berkilau, Siap Sambut Pergantian Tahun 2026 di Kota Madiun

    Madiun Berkilau, Siap Sambut Pergantian Tahun 2026 di Kota Madiun

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Tidak ada perayaan kembang api saat peringatan tahun baru 2026 di Kota Maidun. Namun, masyarakat jangan khawatir karena Pemerintah Kota Madiun telah menyiapkan pertunjukan spektakuler. Ya, pameran berbasis digitalisasi dengan tema “Madiun Berkilau” akan disuguhkan pada malam pergantian tahun nanti. “Jadi tema untuk kegiatan malam tahun baru di tahun 2026 […]

    Bagikan
  • Geger, Jenazah Seorang Pria Mengambang di Bengawan Madiun

    Geger, Jenazah Seorang Pria Mengambang di Bengawan Madiun

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 126
    • 0Komentar

    KAB. NGAWI – Warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Ngawi, dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang mengambang di aliran Sungai Bengawan Madiun. Jenazah tersebut ditemukan dalam posisi tengkurap dan tersangkut pada bambu. Identitas korban masih belum diketahui, dan kasus ini kini dalam penyelidikan pihak berwajib. Kepala Desa Waruk Tengah, Supono, menjelaskan bahwa jenazah pertama […]

    Bagikan
  • Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    Pemprov Jatim Tunda PAW Anggota DPRD Magetan dari PKB, Tunggu Putusan Inkrah

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Proses pergantian antar waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nur Wakhid (Gus Wakid), resmi ditunda. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memutuskan menangguhkan pemberhentian Nur Wakhid dari keanggotaan DPRD periode 2024–2029 hingga seluruh proses hukum yang tengah berjalan berkekuatan tetap (inkrah). Keputusan penundaan tersebut tertuang dalam surat Sekretariat […]

    Bagikan
  • Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    Kapolres Magetan Ajak Puluhan Anak Yatim Belanja Kebutuhan Lebaran

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria terlihat di salah satu pusat perbelanjaan di Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, saat puluhan anak yatim piatu dari Panti Asuhan Insan Berseri Sukomoro diajak berbelanja kebutuhan Lebaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program berbagi yang digelar Polres Magetan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam kegiatan bertajuk […]

    Bagikan
expand_less