Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Ponorogo Ngebut Pembangunan Infrastruktur, Target Rp 253 Miliar Hingga 2029

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 153
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati ponorogo dan sejumlah saat melakuka. Rapat koordinasi di ruang bantarangin pemkab ponorogo,
Ega Patria – Sinergia

Sinergia | Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tancap gas mengejar percepatan pembangunan infrastruktur. Langkah ini diambil sebagai jawaban atas banyaknya keluhan masyarakat soal jalan rusak yang meresahkan, sekaligus bagian dari strategi jangka panjang demi konektivitas yang lebih baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Ponorogo, Jamus Kunto, mengungkapkan pihaknya telah mengajukan rencana pendanaan pembangunan infrastruktur untuk lima tahun ke depan dengan total anggaran mencapai Rp 253 miliar.

“Anggaran ini ditargetkan untuk memperbaiki dan membangun jalan serta jembatan sepanjang total 102,30 kilometer selama periode 2026 hingga 2029,” jelas Jamus saat ditemui awak media, Selasa (15/04/2025).

Image Not Found
Rencana anggaran infrastruktur 5 tahun kedepan, Sumber DPU PKP ponorogo, Ega Patria – Sinergia

Sementara itu, beberapa proyek strategis sudah mulai disiapkan untuk tahun 2025. Beberapa di antaranya adalah pembangunan Jalan Gajah Mada, proyek penghubung Jarakan-Kalibening, Pulung-Pudak, serta Jeruksing-Jabung, dengan total anggaran mencapai Rp 26,7 miliar.

Namun demikian, Jamus juga menyoroti tantangan utama dalam pembangunan jalan, yakni kerusakan dini akibat truk bermuatan berlebih atau Over Dimension Over Loading (ODOL).

“Contohnya Jalan Mlilir-Semanding-Janti yang baru dibangun tahun 2022, sekarang sudah rusak lagi di tahun 2025. Sementara jalan yang tidak dilalui truk ODOL masih dalam kondisi baik,” paparnya.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menyatakan dukungannya penuh terhadap percepatan pembangunan ini. Menurutnya, proyek infrastruktur ini merupakan bagian penting dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.

Bahkan, Kang Giri—sapaan akrab Bupati Sugiri—mendorong agar pembangunan yang semula dijadwalkan untuk 2027 dan 2028 bisa dipercepat.

“Saya ingin ada skema atraksi—agar pembangunan jalan yang direncanakan tahun 2027 dan 2028 bisa dimulai lebih awal, yakni di 2025 atau 2026. Kita perlu langkah-langkah strategis agar bisa lebih cepat merespons kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Kang Giri juga menekankan pentingnya seleksi ketat terhadap kontraktor. Ia tidak ingin proyek vital ini digarap oleh pihak-pihak yang tidak profesional.

“Kita harus pastikan hanya kontraktor yang punya rekam jejak baik yang diberi tanggung jawab. Jangan sampai pekerjaan dikerjakan asal-asalan,” pungkasnya.

Ega Patria – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    Puluhan Kambing Mati Misterius di Pulung, Kerugian Capai Rp 200 Juta

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 226
    • 0Komentar

    KAB. PONOROGO – Puluhan kambing milik warga di RT 2 RW 2, Dukuh Pohijo, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung, mati secara misterius dalam satu bulan terakhir. Kejadian ini menyebabkan para peternak mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Salah satu warga, Pandi (50), kehilangan tujuh ekor kambingnya. Empat kambing miliknya mati mendadak tanpa gejala, sementara tiga lainnya […]

    Bagikan
  • Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    Pemkab Magetan Siapkan 8 Hektare Lahan di Karangrejo untuk Sekolah Rakyat

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan menyiapkan lahan seluas 8 hektare di Kecamatan Karangrejo untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Langkah ini diambil setelah pengajuan awal pembangunan di bekas SDN Selosari 4 ditolak Pemerintah Pusat karena tidak memenuhi syarat minimal luasan lahan. Menurut Kepala Dinas Sosial Magetan, Parminto Budi Utomo, lahan di Selosari hanya memiliki […]

    Bagikan
  • Tahun 2026, Ratusan Pegawai RSUD Caruban Madiun Disediakan Jaspel Rp. 38 M

    Tahun 2026, Ratusan Pegawai RSUD Caruban Madiun Disediakan Jaspel Rp. 38 M

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 391
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Manajemen RSUD Caruban Kabupaten Madiun pada tahun anggaran 2026 tercatat mengelola anggaran sebesar Rp.112 miliar.  Kabar baik datang untuk ratusan pegawai. Dari total anggaran tersebut, pos Belanja Jasa Pelayanan atau Jaspel kesehatan dialokasikan sekitar Rp.38 miliar. Dana ini disiapkan untuk mengapresiasi kinerja tenaga medis dan non medis yang melayani pasien. Rinciannya, […]

    Bagikan
  • Diduga Korsleting Listrik, Bengkel Dua Lantai di Madiun Ludes Terbakar

    Diduga Korsleting Listrik, Bengkel Dua Lantai di Madiun Ludes Terbakar

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Kebakaran hebat melanda sebuah bangunan bengkel dua lantai di RT 02 RW 01, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, pada Sabtu (11/7/2026) dini hari. Amukan si jago merah yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan bangunan beserta isinya, termasuk lima unit sepeda motor yang berada di dalam bengkel. Kabid Kesiapsiagaan […]

    Bagikan
  • Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    Jejak Barang Bukti dan Gaya Hidup Pelaku Usai Bobol ATM Rp649 Juta di Magetan

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Polisi tidak hanya berhasil membekuk tiga pelaku utama pembobolan ATM BNI di Indomaret FL 71, Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, tetapi juga mengamankan beragam barang bukti penting yang mengungkap pola kerja dan pemanfaatan hasil kejahatan oleh para pelaku. Peralatan Pembobolan ATM Barang bukti utama mencakup peralatan teknis berbahaya yang […]

    Bagikan
  • Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    Udara Dingin di Magetan Bukan Karena Apelion, BMKG Jelaskan Penyebab Sebenarnya

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 258
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Udara dingin yang menyelimuti Kabupaten Magetan dan sejumlah wilayah di Selatan Indonesia dalam beberapa hari terakhir menarik perhatian warga. Suhu udara terasa jauh lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, bahkan pada siang hari. Sementara saat malam dan dini hari, hawa dingin semakin menusuk tulang. Banyak masyarakat mengaitkan fenomena ini dengan Apelion, yaitu […]

    Bagikan
expand_less