Berita Terkini
Trending Tags

Kebakaran Lereng Lawu Meluas, Seluruh Jalur Pendakian Kini Ditutup Sementara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month 59 menit yang lalu
  • visibility 50
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds, Mulyadi. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang terjadi sejak Senin (14/9/2026) berdampak pada aktivitas pendakian. Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu untuk sementara ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, menyusul kebakaran yang membakar kawasan hutan di wilayah Magetan dan merambat ke arah Kabupaten Ngawi.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pendaki. Pihak pengelola menilai kebakaran di satu titik kawasan Gunung Lawu dapat mengancam sejumlah jalur pendakian, terutama ketika api masih berpotensi bergerak akibat kondisi angin dan vegetasi yang kering.

Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds, Mulyadi, mengatakan keputusan menutup jalur pendakian diambil demi keselamatan karena kawasan Gunung Lawu memiliki beberapa jalur yang dapat terdampak apabila kebakaran meluas.

“Gunung Lawu ini ada beberapa jalur pendakian. Jadi, kalau satu titik terbakar itu akan mengancam semua jalur. Untuk itu demi keselamatan pendakian, untuk sementara waktu kita tutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Mulyadi, Selasa (15/9/2026).

Kebakaran di sisi Magetan terjadi di wilayah RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, tepatnya Petak 50 A1 dan Petak 50 E. Berdasarkan pendataan terbaru dari pihak Perhutani, luas kawasan yang terdampak di wilayah Magetan diperkirakan mencapai sekitar sembilan hektare.

Angka tersebut lebih besar dibandingkan estimasi sementara sebelumnya yang masih berada di kisaran dua hektare. Perbedaan luasan terjadi karena pendataan dilakukan secara bertahap dan kondisi kebakaran sebelumnya masih berkembang.

Mulyadi memastikan kondisi api di wilayah Magetan saat ini telah padam. Namun, api disebut telah bergerak menuju kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Petak yang terbakar di wilayah Magetan itu RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, Petak 50 A1 dan Petak 50 E, dengan estimasi keluasan kurang lebih sembilan hektare. Untuk saat ini wilayah Magetan sudah mati, sudah padam. Api sekarang menjalar ke wilayah Ngawi,” jelasnya.

Meski titik api di wilayah Magetan telah padam, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Selain itu, petugas memperkuat ilaran atau sekat bakar di kawasan perbatasan. Sekat tersebut dibuat untuk mengantisipasi kemungkinan api dari arah Ngawi kembali merembet ke wilayah Magetan.

“Karena yang sudah padam itu kita memastikan tidak ada bara api, kemudian kita membuat ilaran untuk mengantisipasi rembetan dari jalur wilayah Ngawi,” kata Mulyadi.

Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, termasuk Perhutani, BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api, relawan, serta masyarakat. Petugas masih melakukan pemantauan terhadap kawasan yang terbakar dan jalur penjalaran api.

Dengan ditutupnya seluruh jalur pendakian, masyarakat maupun calon pendaki diimbau tidak memaksakan diri memasuki kawasan Gunung Lawu hingga kondisi dinyatakan aman dan pembukaan kembali jalur pendakian diumumkan oleh pihak berwenang.

Sementara itu, pemantauan terhadap kebakaran di kawasan perbatasan Magetan-Ngawi masih terus dilakukan. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti dan masih dalam penelusuran. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Madiun Tekankan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 Objektif, Transparan, dan Akuntabel

    Walikota Madiun Tekankan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026 Objektif, Transparan, dan Akuntabel

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar kegiatan Deklarasi Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026. Acara ini berlangsung dengan dihadiri oleh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Madiun dan seluruh kepala sekolah dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah se-Kota Madiun. Wali Kota Madiun, Maidi, dalam arahannya menegaskan bahwa seluruh proses […]

    Bagikan
  • Mobil Elf Terbakar di Tol Madiun-Kertosono, 18 Penumpang Selamat

    Mobil Elf Terbakar di Tol Madiun-Kertosono, 18 Penumpang Selamat

    • calendar_month Sabtu, 21 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebuah kendaraan minibus Elf terbakar hebat di ruas Tol Madiun -Kertosono, tepatnya di KM 630 A arah Madiun-Surabaya, Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (21/6/2025). Insiden tersebut terjadi diduga akibat ledakan dari stop kontak di dalam kabin kendaraan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Madiun, Ipda Roni Susanto, kendaraan […]

    Bagikan
  • Perkara Dugaan Korupsi PSU Perumahan, Pengembang PT PLP Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

    Perkara Dugaan Korupsi PSU Perumahan, Pengembang PT PLP Divonis 2 Tahun 10 Bulan Penjara

    • calendar_month Minggu, 22 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Sinergia | Surabaya – Perkara penyalahgunaan prasarana, saranda dan utilitas umum (PSU) Perumahan Puri Asri Lestari Kota Madiun terus bergulir di meja hijau Pengadilan Tipikor Surabaya. 2 terdakwa yakni Han Sutrisno selaku Direktus PT Puri Larasarti Propertindo (PLP) dan Tommy Iswahyudi selaku karyawan PT PLP menghadapi vonis Majelis Hakim pada Jumat (20/06/2025). PT PLP merupakan […]

    Bagikan
  • Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

    Serangan Hama Potong Leher, Petani Magetan Panen Dini dan Merugi

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Serangan penyakit padi “potong leher” menghantam lahan pertanian di Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan. Akibatnya, para petani terpaksa melakukan panen dini dengan hasil yang sangat minim. Dari puluhan karung gabah yang biasa mereka panen, kini hanya tersisa satu hingga dua karung per petak lahan. Petani mengaku rugi besar akibat serangan jamur […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Sidak 47 Dapur MBG Usai Lebaran, Pengawasan Kualitas Makanan Diperketat

    Pemkab Madiun Bakal Sidak 47 Dapur MBG Usai Lebaran, Pengawasan Kualitas Makanan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun berencana memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap dapur-dapur MBG yang telah beroperasi di wilayah Kabupaten Madiun. Rencananya, sidak akan menyasar […]

    Bagikan
  • Wali Kota Maidi Resmikan Koperasi Merah Putih Oro-Oro Ombo untuk Perkuat Ekonomi Warga

    Wali Kota Maidi Resmikan Koperasi Merah Putih Oro-Oro Ombo untuk Perkuat Ekonomi Warga

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Koperasi Kelurahan Merah Putih Oro-Oro Ombo (KKMP) resmi dibuka oleh Wali Kota Madiun, Maidi, pada Senin (10/11/2025). Kehadiran koperasi ini diharapkan dapat membantu menekan angka inflasi di Kota Madiun serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Madiun, Maidi menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih Oro-Oro Ombo merupakan koperasi ke-11 yang dibentuk di […]

    Bagikan
expand_less