Jumat, 6 Nov 2026
Trending Tags

Kebakaran Lereng Lawu Meluas, Seluruh Jalur Pendakian Kini Ditutup Sementara

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 391
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds, Mulyadi. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Kebakaran hutan di lereng Gunung Lawu yang terjadi sejak Senin (14/9/2026) berdampak pada aktivitas pendakian. Seluruh jalur pendakian Gunung Lawu untuk sementara ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan, menyusul kebakaran yang membakar kawasan hutan di wilayah Magetan dan merambat ke arah Kabupaten Ngawi.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menjaga keselamatan pendaki. Pihak pengelola menilai kebakaran di satu titik kawasan Gunung Lawu dapat mengancam sejumlah jalur pendakian, terutama ketika api masih berpotensi bergerak akibat kondisi angin dan vegetasi yang kering.

Asper BKPH Lawu Selatan KPH Lawu Ds, Mulyadi, mengatakan keputusan menutup jalur pendakian diambil demi keselamatan karena kawasan Gunung Lawu memiliki beberapa jalur yang dapat terdampak apabila kebakaran meluas.

“Gunung Lawu ini ada beberapa jalur pendakian. Jadi, kalau satu titik terbakar itu akan mengancam semua jalur. Untuk itu demi keselamatan pendakian, untuk sementara waktu kita tutup sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujar Mulyadi, Selasa (15/9/2026).

Kebakaran di sisi Magetan terjadi di wilayah RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, tepatnya Petak 50 A1 dan Petak 50 E. Berdasarkan pendataan terbaru dari pihak Perhutani, luas kawasan yang terdampak di wilayah Magetan diperkirakan mencapai sekitar sembilan hektare.

Angka tersebut lebih besar dibandingkan estimasi sementara sebelumnya yang masih berada di kisaran dua hektare. Perbedaan luasan terjadi karena pendataan dilakukan secara bertahap dan kondisi kebakaran sebelumnya masih berkembang.

Mulyadi memastikan kondisi api di wilayah Magetan saat ini telah padam. Namun, api disebut telah bergerak menuju kawasan hutan di wilayah Kabupaten Ngawi.

“Petak yang terbakar di wilayah Magetan itu RPH Bedagung, BKPH Lawu Selatan, Petak 50 A1 dan Petak 50 E, dengan estimasi keluasan kurang lebih sembilan hektare. Untuk saat ini wilayah Magetan sudah mati, sudah padam. Api sekarang menjalar ke wilayah Ngawi,” jelasnya.

Meski titik api di wilayah Magetan telah padam, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Selain itu, petugas memperkuat ilaran atau sekat bakar di kawasan perbatasan. Sekat tersebut dibuat untuk mengantisipasi kemungkinan api dari arah Ngawi kembali merembet ke wilayah Magetan.

“Karena yang sudah padam itu kita memastikan tidak ada bara api, kemudian kita membuat ilaran untuk mengantisipasi rembetan dari jalur wilayah Ngawi,” kata Mulyadi.

Penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, termasuk Perhutani, BPBD, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api, relawan, serta masyarakat. Petugas masih melakukan pemantauan terhadap kawasan yang terbakar dan jalur penjalaran api.

Dengan ditutupnya seluruh jalur pendakian, masyarakat maupun calon pendaki diimbau tidak memaksakan diri memasuki kawasan Gunung Lawu hingga kondisi dinyatakan aman dan pembukaan kembali jalur pendakian diumumkan oleh pihak berwenang.

Sementara itu, pemantauan terhadap kebakaran di kawasan perbatasan Magetan-Ngawi masih terus dilakukan. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui secara pasti dan masih dalam penelusuran. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres Madiun Izinkan Balita Temui Ibunya di Sel Tahanan pada Moment Hari Ibu

    Kapolres Madiun Izinkan Balita Temui Ibunya di Sel Tahanan pada Moment Hari Ibu

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Momen Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember menghadirkan kisah haru dari ruang tahanan Polres Madiun, Jawa Timur. Seorang balita berusia 3,5 tahun diizinkan bertemu langsung dengan ibunya yang tengah menjalani masa tahanan, berkat kebijakan humanis Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (22/12/2025), saat Kapolres Madiun […]

    Bagikan
  • Kios Diberi Akses ke Dalam Terminal, Pendapatan Pedagang Meningkat

    Kios Diberi Akses ke Dalam Terminal, Pendapatan Pedagang Meningkat

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sejumlah kios yang sebelumnya berada di luar area Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini telah diberi akses masuk ke dalam kawasan terminal. Langkah ini diambil sebagai upaya penataan sekaligus peningkatan kesejahteraan para pedagang. Ali Imron, Wasatpel Terminal Tipe A Purboyo Madiun, menjelaskan bahwa pemindahan kios ke dalam terminal dilakukan secara […]

    Bagikan
  • Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    Apa Kabar Kasus Koperasi MSI Magetan ? Nasib Ribuan Nasabah Masih Menggantung

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Ribuan nasabah Koperasi Mitra Sejahtera Indonesia (MSI) di Kabupaten Magetan masih menanti kejelasan nasib dana mereka. Sejak mencuatnya kasus gagal bayar pada akhir April 2025 lalu, belum ada titik terang terkait besaran kerugian yang ditanggung koperasi tersebut. Audit eksternal yang tengah dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop & UKM) Magetan […]

    Bagikan
  • Warga Padas Tangkap Dua Anjing Liar Diduga Pemangsa Belasan Kambing Play Button

    Warga Padas Tangkap Dua Anjing Liar Diduga Pemangsa Belasan Kambing

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Warga Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, menangkap dua ekor anjing liar yang diduga menjadi pemangsa belasan kambing milik warga. Penangkapan dilakukan pada Selasa (27/1/2026), menyusul keresahan masyarakat akibat serangan hewan misterius yang terjadi dalam dua pekan terakhir. Dua anjing berjenis kelamin betina tersebut ditangkap dalam kondisi hidup saat […]

    Bagikan
  • Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    Kejari Kabupaten Madiun Musnahkan 1,1 Kg Sabu, Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba

    • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,1 kilogram penyelesaian perkara dari seorang terpidana. Barang bukti tersebut berasal dari perkara peredaran narkoba yang telah diputus pengadilan dan berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas jaksa penuntut umum sebagai eksekutor putusan pengadilan. […]

    Bagikan
  • 64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    64 Desa di Madiun Bakal Gelar Pilkades, DPMD Godok Regulasi

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 386
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2027. Namun, sebelum masuk ke tahapan teknis dan penjadwalan, Pemkab memilih menuntaskan regulasi sebagai dasar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Madiun, Supriadi, mengatakan regulasi Pilkades saat ini tengah dibahas bersama […]

    Bagikan
expand_less