Rabu, 4 Nov 2026
Trending Tags

Lahan 10 Hektare di Mojopurno Madiun Terbakar, Api Nyaris Merambat ke Permukiman

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
  • visibility 296
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 10 hektare di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun. (13/9/2026), Foto : Tova-Sinergia

Sinergia | Madiun – Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 10 hektare di Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun Minggu (13/9/2026) siang. Api sempat membuat warga panik lantaran lokasi kebakaran berada di dekat sejumlah bangunan milik penduduk.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun langsung diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke permukiman warga.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, mengatakan kebakaran terjadi di dua jenis lahan. Bagian timur merupakan lahan bekas tanaman padi, sedangkan di sisi barat terdapat kebun jati.

“Di antara kedua lahan ini juga ada banyak bangunan masyarakat. Sehingga kami melakukan penanganan karena dikhawatirkan api mengenai permukiman warga,” kata Imam.

Menurut dia, hingga Minggu siang proses pemadaman telah mencapai sekitar 95 persen. Petugas masih melakukan pendinginan dan memastikan titik api yang berada di dekat permukiman benar-benar padam.

“Ini sudah dilakukan pemadaman 95 persen. Masih ada api yang sedikit di dekat perumahan, insyaallah sebentar lagi selesai,” ujarnya.

Sebanyak tiga unit mobil Damkar dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut bersama personel BPBD Kabupaten Madiun.

Imam menyebut angin yang cukup kencang menjadi salah satu faktor yang membuat api berpotensi cepat menjalar. Terlebih, kondisi wilayah masih memasuki musim kemarau sehingga vegetasi dan lahan dalam kondisi relatif kering.

“Kami mengharapkan warga saling menjaga agar tidak terjadi kebakaran. Kalau membakar sesuatu, tolong ditunggu dan jangan membakar sampah sembarangan. Musim kemarau membuat api cepat merambat, ditambah angin yang cukup kencang,” jelasnya.

Masyarakat diimbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, terutama pembakaran sampah maupun material kering di sekitar permukiman.

Petugas Damkar dan BPBD Kabupaten Madiun memastikan penanganan terus dilakukan hingga seluruh titik api padam dan tidak kembali menyala. (Tov)

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gangguan di Pasarsenen, Sejumlah KA Jarak Jauh di Daop 7 Terlambat Hingga Lebih Dua Jam

    Gangguan di Pasarsenen, Sejumlah KA Jarak Jauh di Daop 7 Terlambat Hingga Lebih Dua Jam

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Gangguan operasional di emplasemen Stasiun Pasarsenen, Jakarta, Jumat (22/5/2026), menyebabkan sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh mengalami keterlambatan, termasuk kereta yang melintasi wilayah PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Keterlambatan terjadi pada sejumlah perjalanan dengan durasi bervariasi, mulai 20 menit hingga lebih dari dua jam. Kondisi ini berdampak pada […]

    Bagikan
  • Bulog Madiun Siap Salurkan 9.500 Ton Beras SPHP untuk Tekan Inflasi di Semester II 2025

    Bulog Madiun Siap Salurkan 9.500 Ton Beras SPHP untuk Tekan Inflasi di Semester II 2025

    • calendar_month Jumat, 18 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kembali digulirkan untuk semester II tahun 2025. Kepala Perum Bulog Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan bahwa penugasan SPHP telah turun dengan target volume sebesar 1,318 juta ton secara nasional untuk periode Juli hingga Desember 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.500 ton dialokasikan untuk […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bongkar Pulau dan Median Jalan di Kawasan Jalan Pahlawan

    Pemkot Madiun Bongkar Pulau dan Median Jalan di Kawasan Jalan Pahlawan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai membongkar bangunan pulau jalan di kawasan Pahlawan Street Center (PSC) sebagai bagian dari penataan kawasan pusat kota. Selain pulau jalan yang berbentuk bundaran kecil, median jalan sepanjang sekitar 140 meter juga ikut dibongkar dan akan diganti dengan median semi permanen. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Bakal Sidak 47 Dapur MBG Usai Lebaran, Pengawasan Kualitas Makanan Diperketat

    Pemkab Madiun Bakal Sidak 47 Dapur MBG Usai Lebaran, Pengawasan Kualitas Makanan Diperketat

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 316
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun berencana memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah Hari Raya Idul Fitri 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap dapur-dapur MBG yang telah beroperasi di wilayah Kabupaten Madiun. Rencananya, sidak akan menyasar […]

    Bagikan
  • BPBD Kota Madiun Droping Air Bersih, 21 KK Terdampak Kekeringan

    BPBD Kota Madiun Droping Air Bersih, 21 KK Terdampak Kekeringan

    • calendar_month Senin, 28 Sep 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun melakukan droping air bersih untuk warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Madiun, Senin (28/9/2026). Kekeringan terjadi akibat sumur dalam milik warga tidak lagi mengalir selama musim kemarau. Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak kekeringan. Rinciannya, 14 KK berada di wilayah Kelurahan […]

    Bagikan
  • Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

    Petani di Madiun Pangkas Biaya Produksi hingga 80 Persen dengan Pestisida Nabati

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Petani di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, membuktikan pertanian ramah lingkungan tak selalu berarti biaya produksi lebih mahal. Melalui penerapan Manajemen Tanaman Sehat (MTS) dan pemanfaatan pestisida nabati, ongkos budidaya padi mereka disebut bisa ditekan hingga 80 persen dibanding penggunaan pestisida kimia. Salah satu petani, Sukardiono, mengatakan penghematan terutama berasal […]

    Bagikan
expand_less