Berita Terkini
Trending Tags

Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 65
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu warga menunjukan bangunan yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan — Kekecewaan mendalam dirasakan warga lingkungan Totog, Kecamatan Maospati, Magetan, yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan Pahingan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi B DPRD Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), warga menilai tidak ada itikad untuk berdialog langsung dengan mereka.

Sidak yang digadang-gadang sebagai bentuk pengawasan justru berlangsung eksklusif, hanya menyasar area calon pasar tanpa menyentuh titik utama keresahan, yakni perumahan warga yang akan digusur.

“Kami ingin menyampaikan langsung masalah yang kami alami, tapi tidak diberi ruang,” ujar Furkon, salah satu warga terdampak, Senin (27/05/2025).

“Bahkan saat kami berada di dekat lokasi, mereka tidak menghampiri kami.”

Warga mengaku diberi waktu hanya dua minggu untuk mengosongkan tempat tinggal mereka. Rumah-rumah itu telah diberi tanda silang dengan cat putih. Lebih parah lagi, mereka diancam akan diputus akses listrik dan air bersih oleh pihak terkait jika tidak segera pindah.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan dengan cara-cara seperti ini. Kami seolah dipaksa angkat kaki tanpa tahu akan tinggal di mana dan bagaimana kelanjutan hidup kami,” ungkap Sugeng Riyono, warga lainnya.

Sejauh ini, bentuk kompensasi yang ditawarkan hanya berupa bantuan biaya angkut barang pindahan. Tidak ada informasi resmi terkait tempat relokasi sementara atau jaminan hak kembali pasca-pembangunan.

“Kami dengar katanya warga sekitar akan diprioritaskan untuk kembali menempati lokasi baru, tapi itu hanya ucapan dari pihak kelurahan. Tidak ada perjanjian tertulis, tidak ada kejelasan,” tambah Furkon.

Diketahui, sidak yang dipimpin anggota DPRD Magetan, Rita Haryani terkesan normatif. Dalam pernyataannya, Rita hanya mengingatkan agar lokasi pasar yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami minta agar potensi masalah sejak awal diperhitungkan. Jangan sampai setelah pasar dibangun justru muncul protes dari masyarakat,” ujar Rita usai sidak.

Rita juga menyebut agar kompensasi untuk sekitar 18 kepala keluarga diperluas, bukan hanya sebatas biaya pindahan. Namun pernyataan itu belum diiringi dengan langkah nyata maupun desakan konkret terhadap Disperindag.

Warga kini mendesak DPRD dan pemerintah daerah untuk duduk bersama mereka secara terbuka. Mereka menuntut kejelasan soal bantuan relokasi, tempat tinggal sementara, dan jaminan hak tinggal di lokasi baru.

“Kami tinggal dan menghidupi keluarga di sini. Tidak mungkin kami tiba-tiba dipaksa pergi tanpa solusi. Kami butuh kepastian, bukan pengusiran halus,” tegas Furkon.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    Oknum Karyawan Perhutani Terlibat, Polisi Tangkap 2 Orang Pembawa Kayu Jati Ilegal

    • calendar_month Selasa, 19 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Kasus jual beli kayu jati ilegal berhasil digagalkan Polres Ponorogo. Sebanyak 40 gelondongan kayu jati diamankan petugas saat diangkut menggunakan sebuah truk di Jalan Raya Ponorogo–Wonogiri, Kecamatan Badegan, Jumat (08/08/2025) lalu. Kayu bernilai puluhan juta rupiah itu diduga hasil pembalakan liar di kawasan hutan Perhutani. Dua orang pelaku turut diamankan dalam […]

    Bagikan
  • Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    Jembatan di Ponorogo Roboh, Warga Nekat Seberangi Sungai Berarus Deras

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah jembatan penyebrangan di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, roboh akibat pondasinya tergerus derasnya arus sungai. Akibatnya, aktivitas warga terganggu, bahkan beberapa di antaranya nekat menerjang banjir untuk bisa beraktivitas. Jembatan besi sepanjang 10 x 3 meter itu putus pada Senin malam (17/05/2025) sekitar pukul 19.00 WIB. Peristiwa ini menyebabkan […]

    Bagikan
  • Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    Diduga Depresi, Slamet Ngamuk Hajar 3 orang, termasuk Kades Waruk Tengah

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Suasana Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mendadak gempar pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 19.30 WIB. Slamet, warga setempat mengamuk hingga merusak motor dan rumah warga. Tidak berhenti disitu, pelaku juga melukai Sadimin (64) berikut istrinya Parni (58) hingga pingsan. Bahkan, Supono (54) Kepala Desa Waruk Tengah tak luput dari […]

    Bagikan
  • Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    Bentrok Dua Kelompok Silat di Madiun, 11 Remaja Diamankan Polisi

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Bentrokan antar dua kelompok perguruan pencak silat pecah di Dusun Bandungan, Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu malam (9/7/2025). Tidak ada korban jiwa, namun sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Polisi telah mengamankan 11 remaja yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Kericuhan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, ketika […]

    Bagikan
  • OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut. Plt. Deputi Penindakan dan […]

    Bagikan
  • Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    Gerak Cepat! Dua Kasus Curanmor di Ngawi Terungkap Kurang dari 24 Jam

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 239
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Polres Ngawi menunjukkan respon cepat dalam penanganan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukumnya. Dua kasus berbeda yang terjadi di Kecamatan Ngawi dan Kecamatan Widodaren berhasil diungkap dalam kurun kurang dari 24 jam. Pengungkapan tersebut dipaparkan Wakapolres Ngawi Kompol Rizki Santoso dalam konferensi pers di depan Media Center Polres […]

    Bagikan
expand_less