Berita Terkini
Trending Tags

Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu warga menunjukan bangunan yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan — Kekecewaan mendalam dirasakan warga lingkungan Totog, Kecamatan Maospati, Magetan, yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan Pahingan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi B DPRD Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), warga menilai tidak ada itikad untuk berdialog langsung dengan mereka.

Sidak yang digadang-gadang sebagai bentuk pengawasan justru berlangsung eksklusif, hanya menyasar area calon pasar tanpa menyentuh titik utama keresahan, yakni perumahan warga yang akan digusur.

“Kami ingin menyampaikan langsung masalah yang kami alami, tapi tidak diberi ruang,” ujar Furkon, salah satu warga terdampak, Senin (27/05/2025).

“Bahkan saat kami berada di dekat lokasi, mereka tidak menghampiri kami.”

Warga mengaku diberi waktu hanya dua minggu untuk mengosongkan tempat tinggal mereka. Rumah-rumah itu telah diberi tanda silang dengan cat putih. Lebih parah lagi, mereka diancam akan diputus akses listrik dan air bersih oleh pihak terkait jika tidak segera pindah.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan dengan cara-cara seperti ini. Kami seolah dipaksa angkat kaki tanpa tahu akan tinggal di mana dan bagaimana kelanjutan hidup kami,” ungkap Sugeng Riyono, warga lainnya.

Sejauh ini, bentuk kompensasi yang ditawarkan hanya berupa bantuan biaya angkut barang pindahan. Tidak ada informasi resmi terkait tempat relokasi sementara atau jaminan hak kembali pasca-pembangunan.

“Kami dengar katanya warga sekitar akan diprioritaskan untuk kembali menempati lokasi baru, tapi itu hanya ucapan dari pihak kelurahan. Tidak ada perjanjian tertulis, tidak ada kejelasan,” tambah Furkon.

Diketahui, sidak yang dipimpin anggota DPRD Magetan, Rita Haryani terkesan normatif. Dalam pernyataannya, Rita hanya mengingatkan agar lokasi pasar yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami minta agar potensi masalah sejak awal diperhitungkan. Jangan sampai setelah pasar dibangun justru muncul protes dari masyarakat,” ujar Rita usai sidak.

Rita juga menyebut agar kompensasi untuk sekitar 18 kepala keluarga diperluas, bukan hanya sebatas biaya pindahan. Namun pernyataan itu belum diiringi dengan langkah nyata maupun desakan konkret terhadap Disperindag.

Warga kini mendesak DPRD dan pemerintah daerah untuk duduk bersama mereka secara terbuka. Mereka menuntut kejelasan soal bantuan relokasi, tempat tinggal sementara, dan jaminan hak tinggal di lokasi baru.

“Kami tinggal dan menghidupi keluarga di sini. Tidak mungkin kami tiba-tiba dipaksa pergi tanpa solusi. Kami butuh kepastian, bukan pengusiran halus,” tegas Furkon.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Magetan Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Poncol, Residivis di Banyak TKP

    Polres Magetan Ringkus Dua Pelaku Curanmor di Poncol, Residivis di Banyak TKP

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya cepat Polres Magetan dalam menangani kasus pencurian sepeda motor di Kecamatan Poncol membuahkan hasil. Dua pelaku berhasil ditangkap kurang dari dua hari setelah kejadian. Salah satunya diketahui merupakan residivis yang diduga juga terlibat dalam sejumlah kasus serupa di luar Kabupaten Magetan. Kasus ini bermula pada Senin (12/1/2026) sekitar pukul 12.30 […]

    Bagikan
  • Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    Kejari Ponorogo Dalami Dugaan Korupsi Tambang Galian C di Pulung

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tidak hanya menangani perkara dugaan korupsi bantuan sosial di Dinas Sosial Kabupaten Ponorogo. Saat ini, penyidik juga tengah mendalami dugaan korupsi aktivitas tambang galian C ilegal di lingkungan Seprahu, Desa Pomahan, Kecamatan Pulung. Tambang yang disebut telah beroperasi puluhan tahun tersebut diduga memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    Polres Magetan Gelar Tes Urine Mendadak, Seluruh Personel Dinyatakan Negatif Narkoba

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dalam rangka memperkuat pengawasan internal dan mencegah penyalahgunaan narkoba, Polres Magetan menggelar tes urine mendadak kepada anggota Polri dan ASN. Pemeriksaan dilakukan sesaat setelah apel pagi, berdasarkan instruksi langsung dari Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa. Tes urine dilaksanakan oleh Seksi Propam bersama Seksi Dokkes dan dipusatkan di Klinik Bhayangkara […]

    Bagikan
  • Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T. Ario Soerjo, Kenang Fondasi Ketangguhan Jawa Timur

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berziarah ke makam Gubernur pertama Jawa Timur, Raden Mas Tumenggung Ario Soerjo, di Kabupaten Magetan, Minggu (05/10/2025) pagi. Ziarah ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Timur. Khofifah mengungkapkan, sejak awal masa kepemimpinannya, ia selalu berusaha hadir langsung dalam […]

    Bagikan
  • Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    Ironis, Seorang Ayah di Magetan Diduga Aniaya Bayi Baru Lahir hingga Lidah Melepuh

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kasus kekerasan terhadap bayi mengguncang Kabupaten Magetan. Seorang ayah di Desa Mangunrejo, Kecamatan Kawedanan, diduga tega menyulut lidah bayi yang baru berusia beberapa hari menggunakan korek gas. Aksi keji itu dipicu rasa cemburu dan dugaan perselingkuhan yang tak berdasar. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Saat kejadian, […]

    Bagikan
  • Barokah Run Fest 2026 Pecah! Pelari dari Berbagai Daerah Padati Kota Madiun

    Barokah Run Fest 2026 Pecah! Pelari dari Berbagai Daerah Padati Kota Madiun

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 293
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kota Madiun kembali menghadirkan event lari bergengsi dalam ajang Barokah Run Fest (BRF) 2026 yang digelar pada Minggu (25/01/2026). Event lari ini diikuti peserta dari berbagai daerah dan berlangsung meriah dengan rute utama yang melintasi kawasan ikonik Pahlawan Street Center. Sejak pagi hari, para runner tampak antusias mengikuti setiap kategori […]

    Bagikan
expand_less