Berita Terkini
Trending Tags

Warga Terdampak Relokasi Pasar Hewan Pahingan Merasa Diabaikan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • visibility 63
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Salah satu warga menunjukan bangunan yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan — Kekecewaan mendalam dirasakan warga lingkungan Totog, Kecamatan Maospati, Magetan, yang terdampak relokasi pembangunan pasar hewan Pahingan. Dalam kunjungan lapangan yang dilakukan Komisi B DPRD Magetan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), warga menilai tidak ada itikad untuk berdialog langsung dengan mereka.

Sidak yang digadang-gadang sebagai bentuk pengawasan justru berlangsung eksklusif, hanya menyasar area calon pasar tanpa menyentuh titik utama keresahan, yakni perumahan warga yang akan digusur.

“Kami ingin menyampaikan langsung masalah yang kami alami, tapi tidak diberi ruang,” ujar Furkon, salah satu warga terdampak, Senin (27/05/2025).

“Bahkan saat kami berada di dekat lokasi, mereka tidak menghampiri kami.”

Warga mengaku diberi waktu hanya dua minggu untuk mengosongkan tempat tinggal mereka. Rumah-rumah itu telah diberi tanda silang dengan cat putih. Lebih parah lagi, mereka diancam akan diputus akses listrik dan air bersih oleh pihak terkait jika tidak segera pindah.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi jangan dengan cara-cara seperti ini. Kami seolah dipaksa angkat kaki tanpa tahu akan tinggal di mana dan bagaimana kelanjutan hidup kami,” ungkap Sugeng Riyono, warga lainnya.

Sejauh ini, bentuk kompensasi yang ditawarkan hanya berupa bantuan biaya angkut barang pindahan. Tidak ada informasi resmi terkait tempat relokasi sementara atau jaminan hak kembali pasca-pembangunan.

“Kami dengar katanya warga sekitar akan diprioritaskan untuk kembali menempati lokasi baru, tapi itu hanya ucapan dari pihak kelurahan. Tidak ada perjanjian tertulis, tidak ada kejelasan,” tambah Furkon.

Diketahui, sidak yang dipimpin anggota DPRD Magetan, Rita Haryani terkesan normatif. Dalam pernyataannya, Rita hanya mengingatkan agar lokasi pasar yang berdekatan dengan fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami minta agar potensi masalah sejak awal diperhitungkan. Jangan sampai setelah pasar dibangun justru muncul protes dari masyarakat,” ujar Rita usai sidak.

Rita juga menyebut agar kompensasi untuk sekitar 18 kepala keluarga diperluas, bukan hanya sebatas biaya pindahan. Namun pernyataan itu belum diiringi dengan langkah nyata maupun desakan konkret terhadap Disperindag.

Warga kini mendesak DPRD dan pemerintah daerah untuk duduk bersama mereka secara terbuka. Mereka menuntut kejelasan soal bantuan relokasi, tempat tinggal sementara, dan jaminan hak tinggal di lokasi baru.

“Kami tinggal dan menghidupi keluarga di sini. Tidak mungkin kami tiba-tiba dipaksa pergi tanpa solusi. Kami butuh kepastian, bukan pengusiran halus,” tegas Furkon.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    Bupati Tinjau Langsung Proyek Pengendalian Banjir di Ponorogo

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko meninjau langsung sejumlah proyek pengendalian banjir di wilayahnya. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan seluruh proyek berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu proyek yang ditinjau adalah normalisasi dam di Kelurahan Tonatan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka […]

    Bagikan
  • Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    Alih-Alih Ikon Wisata, Eco Bamboo Park Magetan Kini Jadi Lahan Cari Rumput

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Harapan besar menjadikan Eco Bamboo Park (EBP) sebagai ikon baru sekaligus pusat edukasi bambu di Jawa Timur tampaknya jauh dari kenyataan. Dua tahun sejak digagas di Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, kawasan seluas 18,5 hektare itu kini lebih sering dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari rumput ketimbang menjadi destinasi wisata ramah […]

    Bagikan
  • Masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 176.897 Penumpang

    Masa Angkutan Nataru 2025/2026, KAI Daop 7 Madiun Layani 176.897 Penumpang

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Ratusan ribu penumpang memanfaatkan moda transportasi kereta api di wilayah KAI Daop 7 Madiun pada Masa Angkutan Nataru 2025/2026. Sejak 18-26 Desember 2025, jumlah penumpang yang terlayani mencapai 176.897 orang. Sebagai rincian, 83.048 penumpang naik dan 93.849 penumpang turun. Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari mengatakan puncak penumpang tercatat […]

    Bagikan
  • Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    Minimarket Alfamart di Magetan Dibobol Maling, Rp24 Juta Raib

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kabupaten Magetan. Sebuah minimarket Alfamart yang berada di Desa Jeruk, Kecamatan Kartoharjo, dibobol maling pada Rabu (01/10/2025) pagi. Kapolsek Kartoharjo, AKP Eko Supriyanto, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sesaat setelah peristiwa itu diketahui. Polisi kemudian bergerak ke lokasi bersama tim Inafis Polres Magetan untuk […]

    Bagikan
  • Diduga Melebar Saat Tikungan, Remaja 17 Tahun di Madiun Tewas Tabrak Truk

    Diduga Melebar Saat Tikungan, Remaja 17 Tahun di Madiun Tewas Tabrak Truk

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang remaja di Jalan Diponegoro, Desa Mejayan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Senin (23/2/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Korban diketahui bernama Raditia Rama (17), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun. Ia meninggal dunia setelah sepeda motor Yamaha N-Max bernomor polisi AE 4792 IT yang dikendarainya bertabrakan dengan […]

    Bagikan
  • Mengenal Joko Susilo , Salah Satu Petugas Transportasi di Balik Kelancaran Ibadah Haji 2025

    Mengenal Joko Susilo , Salah Satu Petugas Transportasi di Balik Kelancaran Ibadah Haji 2025

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sinergia | Madinah – Di tengah lautan manusia yang beribadah dengan khusyuk di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram selama musim haji 2025, ada sosok-sosok yang nyaris tak terlihat namun berperan besar dalam menjaga kelancaran setiap langkah para tamu Allah. Mereka adalah petugas transportasi, yang dengan sabar dan tulus melayani para jamaah haji dari berbagai penjuru […]

    Bagikan
expand_less