Berita Terkini
Trending Tags

Ratusan Warga Kebonagung Madiun Serbu Pasar Murah, Cabai dan Minyak Goreng Jadi Incaran

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Warga Desa Kebonagung Mengantre Operasi Pasar Murah yang menyediakan bahan pokok lebih murah dibandingkan dari harga di pasaran, Foto : Dana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun mengadakan pasar murah di sejumlah titik. Hal ini seiring masih tingginya harga kebutuhan pokok di pasaran. Apalagi saat ini bahan pokok menjadi kebutuhan utama masyarakat disaat momen Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang.

Seperti yang terpantau di Desa Kebonagung Kecamatan Balerejo pada Kamis (6/3/2025). Ratusan warga yang ingin belanja di pasar murah diwajibkan untuk membawa kartu Keluarga. Salah seorang warga mengaku rela antri Berjam jam sejak pagi lantaran harga yang dijual pada OP kali ini terbilang murah dibandingkan harga di pasar tradisional. 

“Ini tadi nunggu dari pagi Alhamdulillah sedikit meringankan belanja kebutuhan orang rumah mas, harga lebih murah disini meski ada pembatasan pembelian tapi cukup lah untuk seminggu kedepan” ucap Yuliani.

Image Not Found
Warga Desa Kebonagung Mengantre Operasi Pasar Murah yang menyediakan bahan pokok lebih murah dibandingkan dari harga di pasaran, Foto : Dana – Sinergia

Analis perdagangan ahli muda Dinas Perdagangan Koperasi Dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun Dian Purwantini menjelaskan pihaknya mengadakan pasar murah sejak menjelang Ramadhan. Pasar murah tersebar di sejumlah titik dengan tempat dan waktu berbeda di wilayah Kabupaten Madiun.  

“Tujuan diadakannya pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh barang kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang hari keagamaan nasional”kata Dian

Dian menambahkan sedikitnya ada sebanyak 6 komoditas bahan pangan yang dibawa di gelaran pasar murah ini, diantaranya  beras, gula, minyak, telur, bawang putih sama cabe rawit.

“Paling banyak diminati masyarakat ya beras, minyak goreng, gula pasir dan cabai rawit karena harga di pasaran masih cukup tinggi” jelas Dian. 

Di setiap titik pasar murah Disperindagkop UM Kabupaten Madiun menyediakan minyak goreng sebanyak 900 liter, gula pasir 900 kg, dan Cabai 50. Sedangkan dari segi harga beras dijual senilai Rp 47.500 untuk 5 kilogram, telur dijual Rp24.500/kg,  Gula pasir Rp 14.250/kg dan minyak goreng Rp 15.500/liter, kemudian cabai rawit Rp 5.000/1 ons, serta Bawang putih Rp15.000 per 1/2 kg.

Dana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    Anggaran Mobil Dinas Dialihkan ke Infrastruktur, Pemkab Magetan Pastikan Sesuai Tuntutan Publik

    • calendar_month Rabu, 3 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Polemik rencana pengadaan mobil dinas yang sempat memicu aksi mahasiswa di depan DPRD Kabupaten Magetan, Senin (01/09/2025), akhirnya mendapat jawaban dari pemerintah daerah. Wakil Bupati Magetan, Suyatni Prihasmoro, memastikan bahwa pos anggaran untuk kendaraan dinas senilai hampir Rp. 10 miliar sudah tidak lagi digunakan untuk pembelian mobil baru. Dana tersebut dialihkan […]

    Bagikan
  • Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    Targetkan 1000 Sasaran, 60 Becak Listrik Dari Presiden Prabowo Disalurkan ke Penerima di 3 Daerah

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 60 unit becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto diserahkan kepada tukang becak Kabupaten Nganjuk, Mojokerto dan Bojonegoro. Penyerahan becak listrik secara gratis ini dilaksanakan oleh Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) di Desa Sidorejo Kecamatan Kebonsari Kabupaten Madiun Sabtu (22/2/2025). 60 unit becak listrik ini bagian dari 1000 unit […]

    Bagikan
  • Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

    Balon Udara Tanpa Awak Jatuh di Pemukiman Warga, Bara Api Menyala

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Sebuah balon udara jatuh di pemukiman warga di Kelurahan Tonatan Kecamatan Kota, Ponorogo Jawa Timur pada Sabtu (07/06/2025) sekitar pukul 6.00 WIB. Jatuhnya balon udara itu terekam kamera warga dan viral di media sosial. Balon dengan tinggi sekitar 7 meter dan diameter 3 meter tersebut jatuh menimpa rumah milik Parni […]

    Bagikan
  • Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    Harga Aspal Terancam Naik, Pemkab Magetan Siapkan Pemangkasan Volume Proyek Jalan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — Lonjakan harga aspal akibat konflik global dan gejolak harga minyak dunia mulai berdampak pada sektor infrastruktur daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan bersiap mengambil langkah penyesuaian dengan memangkas volume pekerjaan proyek jalan jika harga aspal benar-benar mengalami kenaikan signifikan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Magetan, Muhtar Wahid, mengatakan kenaikan […]

    Bagikan
  • Kanang: Efisiensi Tidak Cukup dengan WFH, Belanja Negara Harus Ditinjau Menyeluruh

    Kanang: Efisiensi Tidak Cukup dengan WFH, Belanja Negara Harus Ditinjau Menyeluruh

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penghematan melalui skema work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) mendapat sorotan dari Anggota Komisi VI DPR RI, Budi Sulistyono atau Kanang. Ia menilai langkah tersebut tidak menjadi masalah sepanjang tidak mengganggu pelayanan publik. Kebijakan WFH muncul di tengah dinamika situasi global, termasuk potensi dampak […]

    Bagikan
  • Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    Harga Tembakau Anjlok, Petani Magetan Merana Akibat Cuaca Tak Menentu

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Musim tanam tembakau tahun ini menjadi cobaan berat bagi petani di Desa Getas Anyar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan. Cuaca yang tak menentu, serangan hama, hingga persoalan pupuk membuat hasil panen jauh dari harapan. Alih-alih bisa menopang ekonomi keluarga, harga jual tembakau justru anjlok di pasaran. Biasanya, daun tembakau basah dari kebun […]

    Bagikan
expand_less