Berita Terkini
Trending Tags

Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Legalitas Jadi Tanda Tanya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 143
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Setelah satu bulan vakum, aktivitas tambang PT Putera Anugerah di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kembali menggeliat. Suara alat berat kembali terdengar. Debu dan truk lalu lalang menghiasi jalan desa. Namun, kembalinya tambang itu justru menyisakan pertanyaan besar, apakah sudah berizin resmi?

Di balik geliat aktivitas tambang, tidak sedikit pihak mempertanyakan legalitas operasional yang tiba-tiba aktif kembali. Belum ada papan informasi proyek. Tidak pula terdengar pengumuman resmi dari pemerintah desa, kecamatan, atau kabupaten.

Padahal sebelumnya, operasional tambang dihentikan karena lokasi WIUP (Wilayah Izin Usaha Pertambangan) perusahaan ini diduga masuk wilayah administratif Jawa Tengah, sementara lokasi fisiknya berada di Magetan, Jawa Timur. Persoalan lintas wilayah ini sempat membuat tambang tersebut disorot.

Pihak PT Putera Anugerah bersikukuh bahwa tambang mereka tidak menyalahi aturan. Aris, perwakilan perusahaan, mengklaim semua kegiatan masih berada dalam batas izin sah yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Perizinan kami masih aktif dan masuk dalam WIUP sendiri. Dulu sempat ada kendala karena ITR menyusul, sekarang sudah sesuai. Jika dilihat lewat Google Earth mungkin tampak seperti masuk Jawa Tengah, tapi survei ahli menyatakan lokasi kami tetap legal,” jelas Aris, Selasa (17/06/2025).

Ia menambahkan, penambangan baru dimulai kembali dalam tiga hari terakhir setelah pihak perusahaan menyelesaikan persoalan dengan sejumlah warga.

Berbeda dengan klaim perusahaan, pemerintah kecamatan justru belum menerima pemberitahuan resmi. Plt Camat Parang, Dyah Muharini, mengaku tidak mengetahui bahwa tambang sudah kembali beroperasi.

“Belum ada konfirmasi ke kami. Saya akan cek ke lapangan. Kalau benar sudah beroperasi, tentu harus ada kejelasan legalitas dari pihak berwenang, terutama dari SDA dan ESDM Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Dyah menambahkan bahwa kewenangan persoalan tambang saat ini sudah di ranah kabupaten dan provinsi. Pihak kecamatan hanya memantau perkembangan dan menunggu keputusan dari instansi terkait.

Di sisi lain, masyarakat Desa Sayutan menuntut kejelasan. Mereka khawatir dengan potensi dampak lingkungan dan sosial dari beroperasinya kembali tambang tanpa kejelasan izin.

“Kami tidak menolak tambang, tapi mohon dijelaskan status hukumnya. Jangan sampai nanti menimbulkan masalah di masyarakat,” ujar salah satu warga Sayutan yang meminta namanya tidak dicantumkan.

Sejumlah warga juga berharap pemerintah lebih proaktif memastikan bahwa aktivitas tambang tidak hanya legal di atas kertas, tetapi juga aman dan transparan bagi lingkungan dan warga sekitar.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    Tak Perlu Antri, RSUD Dolopo Siap Antar Obat Pasien Rawat Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pasien rawat jalan kini tak perlu lama lagi menunggu obat di RSUD Dolopo milik Pemerintah Kabupaten Madiun. Cukup ke loket pedaftaran layanan Sahabat Antar Obat (SOBAT) di Gedung Farmasi, petugas akan mengirimkan obat yang diresepkan dokter langsung ke rumah pasien rawat jalan. Direktur RSUD Dolopo, drg. Mulyadi, M.Kes menyatakan program […]

    Bagikan
  • Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    Rentetan Longsor di Magetan, Jalan Tertutup, Air Bersih Terputus, Sekolah Terdampak

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Magetan selama lebih dari dua pekan memicu rentetan longsor di tiga lokasi berbeda pada Jumat (23/05/2025). Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana ini mengganggu aktivitas warga, merusak infrastruktur, dan memicu krisis air bersih di beberapa titik. Longsor pertama terjadi di jalur penghubung antara Wonomulyo dan […]

    Bagikan
  • Belum Ada Tender Tayang, Dinkes Madiun Alami Kendala Administrasi

    Belum Ada Tender Tayang, Dinkes Madiun Alami Kendala Administrasi

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 227
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Hingga akhir April yang tinggal sepekan lagi, belum satupun paket pekerjaan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Madiun yang muncul di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Lambatnya proses tender ini tak hanya terjadi di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang mengacu pada penyesuaian anggaran sesuai Instruksi Presiden […]

    Bagikan
  • Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    Anggaran Raksasa Pengadaan Pick Up 4×4 KDKMP Disorot, DPR RI Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan Impor

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 195
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Kritik atas kebijakan impor kendaraan pick up 4×4 untuk menunjang operasional Koperasi Merah Putih kembali mencuat. Anggota Komisi VI DPR RI Budi Sulistyono, yang dikenal dengan sapaan Kanang, menilai keputusan pemerintah pusat tersebut perlu dikaji ulang karena dinilai tidak tepat sasaran dan berpotensi melemahkan industri otomotif nasional. Pengadaan kendaraan itu dilakukan […]

    Bagikan
  • APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    APTRI Madiun Mendesak Pemerintah Tunjuk Bulog Tangani Impor Gula

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – DPC Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI ) wilayah PG Redjo Agung Baru Madiun mendesak pada pemerintah perlunya menghidupkan kembali Dewan Gula Indonesia (DGI). Selain itu turut meminta pentingnya izin impor gula ditangani sepenuhnya oleh Bulog karena dinilai mampu sebagai stabilisator harga dan penyerap gula petani. DPC APTRI Madiun berharap […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    Polres Magetan Amankan Gerombolan Pemuda Yang Berbuat Onar, Beberapa Tersangka di Bawah Umur

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 113
    • 0Komentar

    KAB. MAGETAN – Aksi gerombolan pemuda misterius dibongkar Tim buser dari Polres Magetan. Hasilnya, para pelaku pengeroyokan terhadap dua pemuda, ditetapkan tersangka bahkan ada yang masih dibawah umur. Kapolres Magetan AKBP Satria Permana menuturkan, peristiwa pertama terjadi pada Jumat malam (20/12/2024) sekitar pukul 23.30 WIB, di Jalan Raya Lembeyan Kawedanan, masuk Desa Lembeyan Kulon. Dalam […]

    Bagikan
expand_less