Berita Terkini
Trending Tags

Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Legalitas Jadi Tanda Tanya

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tambang PT Putera Anugerah di Sayutan Kembali Beroperasi, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Setelah satu bulan vakum, aktivitas tambang PT Putera Anugerah di Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kembali menggeliat. Suara alat berat kembali terdengar. Debu dan truk lalu lalang menghiasi jalan desa. Namun, kembalinya tambang itu justru menyisakan pertanyaan besar, apakah sudah berizin resmi?

Di balik geliat aktivitas tambang, tidak sedikit pihak mempertanyakan legalitas operasional yang tiba-tiba aktif kembali. Belum ada papan informasi proyek. Tidak pula terdengar pengumuman resmi dari pemerintah desa, kecamatan, atau kabupaten.

Padahal sebelumnya, operasional tambang dihentikan karena lokasi WIUP (Wilayah Izin Usaha Pertambangan) perusahaan ini diduga masuk wilayah administratif Jawa Tengah, sementara lokasi fisiknya berada di Magetan, Jawa Timur. Persoalan lintas wilayah ini sempat membuat tambang tersebut disorot.

Pihak PT Putera Anugerah bersikukuh bahwa tambang mereka tidak menyalahi aturan. Aris, perwakilan perusahaan, mengklaim semua kegiatan masih berada dalam batas izin sah yang telah dikeluarkan pemerintah.

“Perizinan kami masih aktif dan masuk dalam WIUP sendiri. Dulu sempat ada kendala karena ITR menyusul, sekarang sudah sesuai. Jika dilihat lewat Google Earth mungkin tampak seperti masuk Jawa Tengah, tapi survei ahli menyatakan lokasi kami tetap legal,” jelas Aris, Selasa (17/06/2025).

Ia menambahkan, penambangan baru dimulai kembali dalam tiga hari terakhir setelah pihak perusahaan menyelesaikan persoalan dengan sejumlah warga.

Berbeda dengan klaim perusahaan, pemerintah kecamatan justru belum menerima pemberitahuan resmi. Plt Camat Parang, Dyah Muharini, mengaku tidak mengetahui bahwa tambang sudah kembali beroperasi.

“Belum ada konfirmasi ke kami. Saya akan cek ke lapangan. Kalau benar sudah beroperasi, tentu harus ada kejelasan legalitas dari pihak berwenang, terutama dari SDA dan ESDM Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

Dyah menambahkan bahwa kewenangan persoalan tambang saat ini sudah di ranah kabupaten dan provinsi. Pihak kecamatan hanya memantau perkembangan dan menunggu keputusan dari instansi terkait.

Di sisi lain, masyarakat Desa Sayutan menuntut kejelasan. Mereka khawatir dengan potensi dampak lingkungan dan sosial dari beroperasinya kembali tambang tanpa kejelasan izin.

“Kami tidak menolak tambang, tapi mohon dijelaskan status hukumnya. Jangan sampai nanti menimbulkan masalah di masyarakat,” ujar salah satu warga Sayutan yang meminta namanya tidak dicantumkan.

Sejumlah warga juga berharap pemerintah lebih proaktif memastikan bahwa aktivitas tambang tidak hanya legal di atas kertas, tetapi juga aman dan transparan bagi lingkungan dan warga sekitar.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam dan Tertindih Motor di Parit

    Remaja 13 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam dan Tertindih Motor di Parit

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – MD, remaja berusia 13 tahun ditemukan dalam kondisi tewas tenggelam di parit dalam kondisi tertindih sepeda motor di Desa Blembem, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo, pada Jumat (23/05/2025). Warga awalnya melihat sepeda motor Honda Beat dalam kondisi ringsek tercebur ke ke parit. Saat evakuasi dilakukan, mereka dikejutkan dengan penemuan jasad remaja […]

    Bagikan
  • Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    Atap Ruang Kelas SDN 1 Ngelang Magetan Roboh, Siswa Belajar di Mushola

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Lapuk termakan usia. Itulah gambaran ruang kelas yang berada di SD Negeri Ngelang Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan. Atap ruang kelas dua itu pun roboh pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat atap roboh, seluruh siswa dan guru sudah pulang. Sehingga musibah robohnya atap ruang kelas tersebut tak sampai menimbulkan […]

    Bagikan
  • PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

    PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun masih belum mencapai target. Hingga 11 Desember 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi PAD baru berada di angka 92,48 persen atau Rp. 405,3 miliar dari target Rp. 438,3 miliar. Kekurangan realisasi PAD tersebut didominasi oleh sektor retribusi daerah, […]

    Bagikan
  • Bangun Iklim Informasi yang Sehat, TNI Perkuat Kemitraan dengan Media Massa

    Bangun Iklim Informasi yang Sehat, TNI Perkuat Kemitraan dengan Media Massa

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kapenrem 081/DSJ Mayor Cpl Eko Sudarto berkunjung ke kantor media Sinergia Mediatama yang berlokasi di Jl. Letkol Suwarno, No. 6 Blok II, Bumimas 2, Kel. Mojorejo, Kec. Taman, Kota Madiun, Senin (10/3/2025). Eko menyebut, kunjungan yang dilakukan itu sebagai langkah untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan media massa. Hal itu […]

    Bagikan
  • H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Terpantau Padat, Puncak Arus Balik Diperkirakan 5-8 April

    • calendar_month Kamis, 3 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – H+3 Lebaran, arus lalu lintas masuk Kota Madiun dari arah Nglames Kabupaten Madiun terpantau sangat padat. Menurut AKP Bambang Sriyono, Kapospam Nglames, lonjakan kepadatan disebabkan oleh banyaknya pemudik yang masih bersilaturahmi dengan keluarga maupun berkunjung ke tempat-tempat wisata. Selain itu, beberapa pengendara juga sudah mulai melakukan arus balik. “Arus lalu […]

    Bagikan
  • Kebakaran Hebat di Kota Madiun, Satu Rumah Ludes

    Kebakaran Hebat di Kota Madiun, Satu Rumah Ludes

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Rumah milik Kinali, warga Jalan Bali Gang 1 RT 29 RW 07, Kelurahan Madiun Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, ludes dilalap si jago merah pada Jumat siang (14/11/2025). Kebakaran diketahui bermula dari area dapur sebelum akhirnya api cepat membesar. Sejumlah warga berbondong-bondong membantu mengevakuasi barang-barang dari dalam rumah sekaligus berupaya […]

    Bagikan
expand_less