Berita Terkini
Trending Tags

Harga Sembako Merangkak Naik, Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar, SPPBE dan SPBU

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar menjelang bulan Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Menjelang bulan Ramadan, dinamika harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Magetan mulai menunjukkan kenaikan. Kondisi ini mendorong Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung memantau situasi melalui inspeksi mendadak (sidak) ke empat titik strategis, yakni Pasar Maospati, Pasar Barat, SPPBE Karangrejo, dan SPBU Maospati.

Hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas mengalami lonjakan harga dalam dua pekan terakhir, terutama pada kelompok cabai. Cabai rawit yang sebelumnya dijual Rp75.000 per kilogram kini berada di kisaran Rp90.000–Rp95.000. Cabai merah keriting juga naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Komoditas lain yang turut bergerak naik meliputi bawang merah Rp35.000 menjadi Rp40.000 per kilogram, telur ayam Rp27.000 naik menjadi Rp30.000 per kilogram serta daging ayam dari Rp36.000–Rp37.000 menjadi  Rp39.000–Rp40.000 per kilogram. Sementara beras, daging sapi, minyak goreng, dan gula pasir relatif stabil.

Image Not Found
Forkopimda Magetan Lakukan Sidak ke Pasar menjelang bulan Ramadan. Foto : Kusnanto-Sinergia

Pedagang menyebut kenaikan ini dipicu tingginya permintaan dan pasokan yang belum sepenuhnya stabil dari petani maupun distributor. Dampaknya, daya beli masyarakat menurun dan transaksi harian ikut merosot. Waiti, pedagang ayam potong, mengaku kenaikan harga berdampak langsung pada omzet.

“Harga ayam ini naik terus. Minggu lalu masih tiga tujuh ribu, sekarang tiga sembilan ribu per kilo. Pembeli jadi sepi, omzet bisa turun separuh,” keluhnya.

Keluhan serupa disampaikan Purwati, pedagang sembako di Pasar Maospati. “Cabai rawit sekarang sembilan lima ribu per kilo. Banyak pembeli akhirnya beli ecer saja sepuluh ribu per ons. Pasar makin sepi, jadi kami ambil barang sedikit-sedikit,” ujarnya.

Selain mengecek harga pangan, Forkopimda turut meninjau distribusi elpiji di SPPBE Karangrejo. Dari hasil pengecekan, stok elpiji dinyatakan sangat mencukupi hingga Idulfitri. SPPBE memiliki kapasitas distribusi mencapai 350 ribu tabung per bulan untuk kebutuhan wilayah Karesidenan Madiun.

Pihak pengelola juga merencanakan penambahan pasokan pada H-1 Ramadan guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan rumah tangga, terutama untuk tabung LPG 3 kilogram. Sidak kemudian berlanjut ke SPBU Maospati, dimana Forkopimda memastikan seluruh jenis BBM tersedia dalam jumlah aman. Tidak ditemukan antrean kendaraan, dan distribusi dipastikan berjalan normal.

Kondisi ini penting untuk menjaga mobilitas masyarakat yang biasanya meningkat pada momen Ramadan. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, yang memimpin sidak menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan langkah-langkah pengawasan berlapis untuk menjaga stabilitas harga.

“Dari hasil sidak, sebagian besar bahan kebutuhan pokok stabil. Yang naik hanya telur, cabai rawit, bawang merah, dan daging ayam. Untuk stok elpiji dan BBM semuanya aman hingga hari raya,” ungkapnya.

Ia menegaskan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan memperkuat monitoring. “TPID akan sering turun ke bawah untuk mengumpulkan data dan merapatkan hasilnya. Ini untuk mengantisipasi lonjakan harga agar masyarakat tidak semakin terbebani,” tambahnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Magetan berharap stabilitas harga dan ketersediaan bapokting dapat terus terjaga hingga puncak permintaan pada awal Ramadan. Sidak berkala ini juga menjadi bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat tidak dirugikan oleh potensi kelangkaan barang maupun lonjakan harga.(Kusnanto).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Kris

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kunjungi Keluarga, Kemenlu Proses Berkas Adminitrasi Kepulangan Jenazah Dina Martiana

    Kunjungi Keluarga, Kemenlu Proses Berkas Adminitrasi Kepulangan Jenazah Dina Martiana

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Rasa duka masih sangat terasa di kediaman keluarga Dina Martiana di Desa Tajug, Kecamatan Siman, Ponorogo. Dina merupakan salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dalam insiden kebakaran di sebuah apartemen di Hong Kong pekan lalu. Pada Kamis (04/12/2025), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Ponorogo datang langsung […]

    Bagikan
  • Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    Tanggul Jebol, Ratusan Hektar Sawah Terendam

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Ponorogo sejak Selasa (21/1/2025) sore hingga malam hari mengakibatkan sejumlah tanggul di beberapa desa jebol. Salah satu yang terdampak adalah Desa Bringinan, Kecamatan Jambon. Luapan Sungai Bringinan menghancurkan tanggul sepanjang 15 meter dengan tinggi sekitar 3 meter. Hal itu menyebabkan lahan pertanian warga terendam banjir hingga […]

    Bagikan
  • Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    Masjid Al Basyariyah Madiun Ramai Didatangi Jamaah di Penghujung Ramadan

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Setiap penghujung bulan Ramadan, ribuan umat Islam dari berbagai daerah menyempatkan berkunjung ke Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Kamis dinihari (27/3/2025).   Ribuan jamaah datang untuk menunaikan Sholat Lail dalam suasana hening dan penuh kekhusyukan. Begitu imam bersiap memulai ibadah, seluruh lampu di area masjid dipadamkan, menciptakan […]

    Bagikan
  • Pria 40 Tahun Asal Bandung Meninggal Di Dalam Kos, Ini Dugaan Penyebabnya

    Pria 40 Tahun Asal Bandung Meninggal Di Dalam Kos, Ini Dugaan Penyebabnya

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Warga di lingkungan RT 24 Kelurahan Winongo Kecamatan Manguharjo Kota Madiun dikejutkan dengan meninggalnya salah satu penghuni kost pada Senin (14/04/2025) petang. Korban diketahui bernama Rendra Christanto Stiawan warga Desa Margaasih Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Jawa Barat. Polsek Manguharjo serta tim Inafis Polres Madiun Kota melakukan olah tempat kejadian perkara […]

    Bagikan
  • Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    Bau Mebeler Senilai Rp 400 Juta Menghangat Seiring Tumpukan Sampah Yang Menyengat

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 337
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Bau menyengat dari tumpukan sampah di TPS Pasar Sayur Caruban, Kelurahan Krajan, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, dikeluhkan warga dan pelaku usaha. Di tengah persoalan yang tak kunjung terurai, publik justru dihadapkan pada kabar pengadaan mebeler senilai Rp 400 juta di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat. Keluhan itu mencuat pada Selasa (5/5/2026). […]

    Bagikan
  • Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    Dinkes Madiun Temukan 16 Suspek Campak, Sampel Darah Dikirim ke Surabaya

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun mencatat adanya 16 kasus suspek Campak pada anak sejak Januari hingga pertengahan Maret 2026. Meski begitu, hingga kini belum ditemukan kasus campak yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Madiun. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Agung Dodik Pujiyanto, mengatakan laporan suspek campak […]

    Bagikan
expand_less