Berita Terkini
Trending Tags

PAD Kabupaten Madiun Belum Capai Target, Retribusi RSUD Jadi Penyumbang Defisit Terbesar

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
  • visibility 280
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Tampak depan Pendopo Kabupaten Madiun, Foto : Istimewa

Sinergia | Kab.Madiun — Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Madiun masih belum mencapai target. Hingga 11 Desember 2025, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mencatat realisasi PAD baru berada di angka 92,48 persen atau Rp. 405,3 miliar dari target Rp. 438,3 miliar.

Kekurangan realisasi PAD tersebut didominasi oleh sektor retribusi daerah, khususnya dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) bidang pelayanan kesehatan. Dua rumah sakit daerah, yakni RSUD Dolopo dan RSUD Caruban, bersama puskesmas, tercatat menyumbang selisih terbesar dengan nilai mencapai Rp. 32,8 miliar.

Sekretaris Bapenda Kabupaten Madiun, Ari Nursurrahmat, mengatakan rendahnya capaian retribusi pelayanan kesehatan menjadi faktor utama belum optimalnya PAD hingga pertengahan Desember ini. “Dari kekurangan sekitar Rp 32,9 miliar, hampir seluruhnya berasal dari retribusi BLUD pelayanan kesehatan, terutama RSUD Dolopo, RSUD Caruban, dan puskesmas,” ujar Ari, Rabu (17/12/2025).

Data Bapenda menunjukkan, realisasi retribusi daerah baru mencapai 86,93 persen atau sekitar Rp. 207,5 miliar dari target Rp. 238,7 miliar. Padahal, sektor retribusi bersama pajak daerah merupakan tulang punggung PAD Kabupaten Madiun pada 2025.

Sementara itu, realisasi pajak daerah relatif lebih tinggi, yakni mencapai 97,83 persen atau Rp. 170,5 miliar dari target Rp. 174,3 miliar. Kekurangan pada sektor pajak daerah masih berasal dari bagi hasil pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) dari pemerintah provinsi yang nilainya sekitar Rp. 3 miliar, serta pajak barang dan jasa tertentu (PBJT) dari PLN yang biasanya dibayarkan setelah tanggal 20 setiap bulan.

Meski demikian, Ari menyebut pihaknya masih optimistis target PAD 2025 dapat tercapai hingga akhir Desember. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mempercepat rekonsiliasi laporan penerimaan retribusi BLUD rumah sakit dan puskesmas.

“Kami akan melakukan rekonsiliasi untuk memastikan apakah ada penerimaan yang sudah masuk ke rekening BLUD namun belum dilaporkan, atau memang terdapat kendala lain dalam penyetoran retribusi,” jelasnya.

Di tengah belum optimalnya sektor retribusi kesehatan, sejumlah pos PAD lain justru mencatatkan kinerja positif. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan terealisasi 100,45 persen atau Rp 8,45 miliar dari target Rp 8,41 miliar. Sementara itu, sektor lain-lain PAD yang sah mencatat surplus signifikan sebesar 111,76 persen atau Rp 18,8 miliar dari target Rp 16,8 miliar.

Surplus juga terjadi pada penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang mencapai 105 persen atau sekitar Rp. 31,5 miliar. Kenaikan ini didorong oleh pembayaran tunggakan pajak tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan pada 2025. “Pembayaran tunggakan PBB tahun lalu menjadi tambahan positif bagi PAD tahun ini,” pungkasnya.(Tov/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stok BBM Solar di Perusda Aneka Usaha Cepat Menipis, Imbas Lonjakan Permintaan Solar

    Stok BBM Solar di Perusda Aneka Usaha Cepat Menipis, Imbas Lonjakan Permintaan Solar

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Aneka Usaha, Sutrisno, memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) milik Perusda Kota Madiun berjalan normal dan terkendali. Meski sempat terjadi peningkatan permintaan solar secara signifikan, stok dan layanan tetap aman bagi masyarakat maupun pelanggan industri. “Tidak ada masalah […]

    Bagikan
  • Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    Pamit Menyusul Ibunya, Gadis 15 Tahun Hilang di Hutan Jati

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang remaja perempuan bernama Ilut Apriliani (15) dilaporkan hilang di kawasan hutan jati Desa Lembeyan Wetan, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sejak Jumat sore (09/05/2025). Hingga Sabtu siang (10/05/2025), proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Ilut, warga Dusun Tegal Rejo RT 02 RW 04, terakhir terlihat berjalan […]

    Bagikan
  • Ratusan Kendaraan Jalani Uji Emisi, Komitmen Pemkab Madiun Jaga Kualitas Udara

    Ratusan Kendaraan Jalani Uji Emisi, Komitmen Pemkab Madiun Jaga Kualitas Udara

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Ratusan kendaraan bermotor mengikuti uji emisi di kawasan pusat pemerintahan Caruban, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Selasa (29/04/2025). Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjaga kualitas udara sekaligus mengurangi polusi dari gas buang kendaraan. Dalam uji emisi tersebut, petugas memeriksa kadar karbon monoksida (CO), hidrokarbon (HC), dan nitrogen oksida […]

    Bagikan
  • Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    Cuaca Ektreme Belum Reda, Puluhan Bencana Kepung Ponorogo Sepanjang Maret

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebanyak 36 kejadian bencana tercatat melanda Kabupaten Ponorogo sepanjang Maret 2026. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan, cuaca ekstrem menjadi penyumbang terbesar dengan 18 kejadian, disusul 11 kasus banjir dan 7 kejadian tanah longsor. Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan jika dirata-rata, kejadian bencana terjadi hampir setiap hari. Namun dalam […]

    Bagikan
  • 40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    40 KK di Madiun Terisolir dan 1 Bangunan Rumah Tertimpa Material Longsor

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Sebanyak 40 kepala keluarga (KK) di Dusun Tegir, Desa Padas, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terisolir akibat longsor yang menutup akses jalan utama desa, Rabu (29/10/2025). Longsor dipicu hujan deras berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak dua hari terakhir. Material longsor berupa rumpun bambu dan tanah menimpa jalan […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    Pemkot Madiun Alihkan Peserta PBI-N Nonaktif ke PBI Daerah, Pelayanan Kesehatan Tetap

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Sebanyak 2.079 warga Kota Madiun yang masuk dalam kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Nasional (PBI-N) Jaminasi Kesehatan telah dinonaktifkan. Hal itu dampak dari Pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) oleh Kementerian Sosial RI. Jumlah yang dinonaktifkan tersebut dari total 29.516 penerima aktif di Kota Madiun. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan […]

    Bagikan
expand_less