Berita Terkini
Trending Tags

Pemkab Madiun Genjot Hilirisasi Kakao untuk Tarik Investor

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 77
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam rapat koordinasi penanaman modal, Foto : Tova – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun menjadikan kakao sebagai salah satu komoditas unggulan yang akan ditawarkan kepada calon investor. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah produk perkebunan daerah dan memperluas penyerapan tenaga kerja lokal.

Sesuai data pada tahun 2024, luas areal kakao di Kabupaten Madiun mencapai 4.407 hektar. Sedangkan untuk produksi kakao tercatat 1.001,75 ton. Untuk itu, prospek kakao di Kabupaten Madiun ini sangat menjanjikan kedepannya.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan komitmen itu dalam rapat koordinasi penanaman modal, Rabu (20/08/2025). Menurutnya, pengembangan industri berbasis kakao membutuhkan dukungan investasi besar, khususnya di bidang teknologi pengolahan hasil panen.

“Selama ini kakao belum punya nilai tambah yang signifikan. Dengan investasi yang tepat, kita bisa mengolahnya menjadi produk hilir bernilai tinggi dan membuka lapangan kerja baru,” ujar Hari.

Pemkab Madiun menilai hilirisasi kakao sejalan dengan program nasional Asta Cita yang mendorong modernisasi rantai pasok dan peningkatan daya saing komoditas pertanian. Hal tersebut dinilai mampu menciptakan iklim usaha kondusif melalui penyederhanaan perizinan, pemberian insentif, dan dukungan penuh kepada pelaku usaha.

Kabupaten Madiun memiliki lahan pertanian subur dengan beragam komoditas unggulan seperti padi, porang, kopi, dan kakao. Namun, kakao dinilai memiliki prospek jangka panjang sebagai bahan baku industri makanan dan minuman bernilai ekspor.

“Kita ingin menangkap peluang ini. Semua pemangku wilayah, dari desa, kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah, harus bersinergi untuk mendukung investor masuk,” kata Hari.

Sepanjang semester I 2025, realisasi investasi di Kabupaten Madiun mencapai Rp1,25 triliun atau 50 persen dari target Rp2,5 triliun. 

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    Potensi Kerugian Negara Rp. 5 Miliar, Pemkot Madiun dan Bea Cukai Gencar Berantas Rokok Ilegal

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Upaya pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kota Madiun terus digencarkan. Hal itu menyikapi data tahun 2024, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Madiun berhasil menggagalkan peredaran sekitar 7 juta batang rokok tanpa cukai, dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp7,5 miliar. Sementara itu, hingga September 2025, jumlah penindakan sudah […]

    Bagikan
  • Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    Menyambut Idul Fitri 2025, Wali Kota Madiun Tegaskan Kesiapan Pelayanan Maksimal 

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Hari Raya Idul Fitri 2025 semakin dekat. Pemerintah Kota Madiun terus mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut perayaan tersebut. Persiapan mencakup aspek keamanan, kenyamanan, dan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Wali Kota Madiun, Maidi dalam rapat  koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun pada Senin (24/03/2025) di GCIO. “Rapat ini digelar untuk […]

    Bagikan
  • Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    Senyum Ceria Anak Yatim Piatu Diajak Belanja Baju Lebaran di Pasar Legi Ponorogo

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana bahagia tampak di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo, Sabtu pagi. Sebanyak 60 anak yatim, piatu dan duafa diajak berbelanja baju muslim serta pakaian harian untuk menyambut Lebaran. Anak-anak dari berbagai wilayah di Ponorogo itu tampak antusias saat berkeliling pasar. Mereka bebas memilih sendiri baju yang diinginkan, […]

    Bagikan
  • Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    Alasan Keperluan Bisnis, 4 WNA Dideportasi Imigrasi Madiun

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab Madiun – Sebanyak 4 Warga Negara Asing Sepanjang tahun 2024 dideportasi oleh Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun. Ke empat WNA itu yakni dari 2 Warga Negara Malaysia, 1 Warga Negara Korea Selatan, dan 1 Warga Negara Ukraina Kasubsi Informasi dan Komunikasi Aditya Yusuf membeberkan modus pelanggaran penyalahgunaan izin yang dilakukan […]

    Bagikan
  • Jembatan Darurat Ngebel ditargetkan Rampung Tiga Pekan photo_camera 3

    Jembatan Darurat Ngebel ditargetkan Rampung Tiga Pekan

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Rencana pembangunan jembatan darurat di Dukuh Dayakan, Desa Wagir Lor, Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, kini memasuki tahap publikasi. Jembatan tersebut disiapkan sebagai solusi sementara atas kerusakan akses penghubung antar desa akibat longsor yang terjadi berulang kali. Jembatan di lokasi tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Wagir Lor dengan Desa Wates, […]

    Bagikan
  • Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    Pelajar SMP dan SMA Bermesraan di Alun-alun Ngawi, di Bawa Satpol PP

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Dua remaja asal Kabupaten Bojonegoro harus berurusan dengan Satpol PP Ngawi setelah ketahuan bermesraan di kawasan Alun-alun Merdeka, Senin (15/09/2025) pagi. Keduanya, yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA, diamankan petugas usai mendapat laporan dari masyarakat. Perilaku mereka dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik. Saat diamankan, keduanya masih mengenakan seragam […]

    Bagikan
expand_less