Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Kian Terkeruk, Pemkab Magetan Ancam Pidanakan Penambang Ilegal

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • visibility 131
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Lokasi tambang Desa Sayutan Magetan yang rusak parah Foto : Istimewa

Sinergia | Magetan — Alam indah Magetan kian tergerus. Tebing tinggi rawan longsor, jalanan desa hancur, dan pengusaha tambang terus menggali tanpa peduli. Pemerintah Kabupaten Magetan akhirnya bersuara lantang dengan ancaman pidana siap menjerat penambang ilegal yang merusak lingkungan dan melecehkan hukum.

Ancaman ini disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Magetan, Nizamul, usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik tambang bermasalah di Kecamatan Parang dan Karas, Kamis (8/5/2025).

“Kenapa kami sidak? Karena suara masyarakat sudah terlalu keras untuk diabaikan. Protes datang dari Karang Taruna, warga Sayutan, bahkan media. Kami tidak bisa tutup mata,” tegas Nizamul saat berada di lokasi tambang Desa Sayutan yang rusak parah.

Dalam sidak terungkap praktik tambang yang tak hanya melanggar aturan, tapi juga mempermainkan celah hukum. Eksploitasi lintas provinsi tanpa izin, perusakan kawasan lindung, dan pengoperasian di wilayah yang belum memiliki kepastian batas administratif antara Jawa Timur dan Jawa Tengah.

“CV-nya memang ada. Tapi mereka bermain di wilayah yang batasnya belum jelas. Ini dimanfaatkan untuk masuk ke zona abu-abu. Legalitasnya lemah,” kata Nizamul dengan nada tajam.

Image Not Found
Pj Bupati Magetan, Nizamul geram kerusakan alam akibat tambang ilegal. Foto : Istimewa

Lebih dari sekadar kerusakan administratif. Tebing-tebing digerus aktivitas tambang tanpa reklamasi, mengancam longsor di musim hujan. Truk-truk tambang bermuatan berlebih melindas jalan-jalan desa dan kabupaten, meninggalkan lubang, retak, dan puing.

“Tidak ada reklamasi. Tebing terancam runtuh. Jalan-jalan kita hancur. Alam Magetan benar-benar dirusak. Biaya pemeliharaan jalan mencapai ratusan miliar. Tapi kita hanya dapat Rp700 juta setahun dari tambang. Tidak sebanding. Ini sangat tidak manusiawi,” ujar Nizamul.

Data dari BPKAD menyebut, total pendapatan daerah dari seluruh aktivitas tambang hanya sekitar Rp700 juta per tahun, sementara biaya pemeliharaan jalan mencapai Rp150 miliar. Lebih ironis, sidak itu pula menemukan tambang yang mengantongi izin dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, namun beroperasi di wilayah Magetan, Jawa Timur. Aktivitas ini dinilai ilegal dan merugikan daerah. Nizamul pun memerintahkan penghentian sementara operasi tambang tersebut.

Image Not Found
Pemkab Magetan bakal pidanakan perusahaan penambang ilegal. Foto : Istimewa

Pemkab tidak tinggal diam. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Jika ditemukan unsur pidana, proses hukum akan ditempuh tanpa kompromi. “Kita periksa. Kalau terbukti ada pelanggaran hukum, pasti kita bawa ke ranah pidana,” tegas Nizamul.

Di penghujung sidaknya, Nizamul mengajak masyarakat dan media untuk terus mengawasi. Ia juga mendorong pelaku tambang untuk bergabung dalam asosiasi resmi dan bekerja secara legal serta transparan.

“Ini bukan hanya soal tambang. Ini soal masa depan Magetan. Soal keberlanjutan hidup kita semua,” pungkasnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Rempah Rimpang Turut Semarakkan Madiun Menari Meriah Bawakan Beksan Parisuko

    UMKM Rempah Rimpang Turut Semarakkan Madiun Menari Meriah Bawakan Beksan Parisuko

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 395
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Gelaran Madiun Menari yang diadakan oleh Pemerintah Kota Madiun, Sabtu malam (29/8/2026), sukses memukau sekaligus menghibur ribuan masyarakat Kota Madiun dan warga luar daerah yang berkunjung ke Kota Pendekar. Mengusung semangat kebersamaan melalui seni dan budaya, acara tersebut melibatkan 5.000 peserta. Di antara ribuan penari tersebut, terdapat perwakilan pelaku UMKM […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    Ribuan Warga Ponorogo Berebut Tumpeng Porak Tutup Suro

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati area Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Rabu (23/07/2025), untuk mengikuti tradisi kirab tumpeng porak penutup bulan Muharram atau Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, warga sudah memenuhi lokasi untuk menunggu delapan tumpeng raksasa berisi hasil bumi yang dikirab dari Kantor Kecamatan Kauman. Setibanya di lokasi, tumpeng-tumpeng […]

    Bagikan
  • Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak photo_camera 4

    Kehadiran Becak Listrik, Bupati Madiun : Transportasi Ramah Lingkungan dan Kesejahteraan Abang Becak

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Masyarakat Kabupaten Madiun menerima bantuan 200 unit becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Ronggo Jumeno, Minggu (8/2/2026). Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat kecil, khususnya para pengemudi becak […]

    Bagikan
  • Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    Dianggap Menyesatkan, Warga Lakukan Pembongkaran Makam Palsu

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Sebuah makam yang diduga palsu di kawasan pemakaman Ki Ageng Nur Salim, Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, dibongkar paksa oleh warga pada Rabu (30/4/2025). Pembongkaran dilakukan karena makam tersebut dianggap menyesatkan dan berpotensi mengaburkan sejarah Islam di kawasan tersebut. Aksi pembongkaran dipimpin oleh Perjuangan Walisongo Indonesia (PWI) Ponorogo dengan persetujuan […]

    Bagikan
  • Rakor Forkopimda Soal Antisipasi Aksi Demo, Walikota Ingatkan Jaga Kondusifitas

    Rakor Forkopimda Soal Antisipasi Aksi Demo, Walikota Ingatkan Jaga Kondusifitas

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun bersama jajaran Forkopimda Kota Madiun melaksanakan rapat koordinasi antisipasi aksi demo di gedung GCIO Diskominfo pada Senin (01/09/2025). Rapat ini juga melibatkan stakeholder terkait diantaranya perguruan pencak silat, perguruan tinggi, organisasi masyarakat hingga tokoh masyarakat di Kota Madiun. Kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan aksi demo yang […]

    Bagikan
  • Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    Harkitnas 2026, Pemkot Madiun Fokus Siapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 288
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Pemerintah Kota Madiun menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Selasa (20/5/2026). Upacara yang digelar di halaman Balai Kota Madiun itu dipimpin oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. Upacara diikuti aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, hingga relawan. Momentum Harkitnas […]

    Bagikan
expand_less