
Sinergia | Kab. Madiun – Jembatan Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun yang telah lama dinantikan akhirnya dibuka. Pembangunan jembatan yang memakan waktu sekitar dua setengah bulan ini sudah dapat dilalui oleh kendaraan. Hal ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi warga dan kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Kepala Desa Mojopurno, Agus Susanto, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Madiun yang telah merampungkan proyek ini. Pasalnya, selama proses pembangunan, warga terpaksa menggunakan jalan memutar jika ingin ke Kota Madiun ataupun sebaliknya. Dampaknya, jarak tempuh warga semakin jauh.
“Terimakasih kepada pemerintah kabupaten Madiun yang telah membuka jembatan Desa Mojopurno. Semoga jembatan ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kelancaran lalu lintas,” ujar Agus Susanto
Selain itu, saat jembatan dibongkar, pedagang yang biasanya berjualan di sekitar jembatan pun harus berpindah ke jalur lain sementara waktu. Namun, dengan selesainya pembangunan jembatan, mereka dapat kembali ke tempat semula dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.
“Jembatan ini sudah diperlebar dan ditinggikan. Dengan demikian, kami berharap banjir yang sebelumnya sering terjadi di sekitar jembatan tidak akan terjadi lagi. Selain itu, arus lalu lintas pun akan lebih lancar berkat pelebaran jembatan ini.” tambahnya
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Anang Tri Cahyono mengungkapkan proyek jembatan tersebut memang dikebut sebelum puasa sudah dapat dirampungkan. Proyek tersebut diketahui menelan anggaran sebesar Rp. 2.500.000.000 dari pos Belanja Tidak Terduga (BTT).
“Ini tinggal melakukan kegiatan finishing. Seperti pembuatan bahu jalan, perapian-perapian jembatan. Sembari menunggu umur dari aspal jembatan. Termasuk nanti dilengkapi dengan marka jalan” terang Anang.
Surya – Sinergia