Berita Terkini
Trending Tags

Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok, Pemkot Madiun Gelar Gerakan Pangan Murah di 9 Kelurahan

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 126
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah, Foto : Surya – Sinergia

Sinergia | Kota Madiun – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun menggelar Gerakan Pangan Murah sebagai upaya untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan mengalami kenaikan. Program ini menyasar sembilan kelurahan yang ada di Kota Madiun dan akan berlangsung selama tiga hari.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Kota Madiun, Sumini, menjelaskan bahwa kegiatan ini digelar karena harga beras medium di pasaran terus mengalami lonjakan. Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan beras SPHP dengan harga terjangkau, yakni Rp. 11.000 per kilogram atau Rp. 55.000 per lima kilogram (satu pack). Selain itu, tersedia juga minyak goreng seharga Rp. 15.500 per liter, gula pasir Rp. 16.500 per kilogram, serta bawang merah yang dijual dengan harga yang terjangkau.

“Pasar pangan murah ini digelar di 9 kelurahan selama 3 hari. Setiap harinya akan ada tiga lokasi yang menjadi titik pelaksanaan. Hari pertama, kegiatan berlangsung di Kelurahan Kelun, Pilangbango, dan Kanigoro,” jelas Sumini.

Ia menambahkan, pembelian dibatasi agar merata dan bisa diakses lebih banyak warga. Setiap orang hanya diperbolehkan membeli maksimal dua pack beras, dan satu item masing-masing untuk minyak, gula, serta bawang merah. Meski tanpa persyaratan KTP, pihaknya tetap menghimbau agar hanya warga Kota Madiun yang berbelanja di pasar murah tersebut.

Salah satu warga Pilangbango, Heni Susilowati, menyambut baik adanya pasar pangan murah ini. Ia merasa sangat terbantu dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.

“Ini sangat membantu sekali, harganya jauh lebih murah. Tadi saya beli beras, minyak, gula, dan bawang merah. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan jangkauannya lebih luas lagi,” ujarnya.

Melalui gerakan ini, Pemerintah Kota Madiun berharap kestabilan harga pangan dapat terjaga serta daya beli masyarakat tetap terpelihara. Utamanya di tengah tekanan ekonomi dan fluktuasi harga kebutuhan pokok saat ini.

Surya – Sinergia 

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

    Pemkab Magetan Tingkatkan Kapasitas 235 Pengurus Koperasi Merah Putih Menuju Indonesia Emas 2045

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan memberikan pelatihan peningkatan kapasitas bagi ratusan pengurus Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Kegiatan yang berlangsung mulai Senin (3/11/2025) ini mengusung tema “SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”. Pelatihan dilaksanakan secara bertahap selama 15 hari dan dibagi menjadi lima angkatan. Setiap angkatan diikuti oleh 100 […]

    Bagikan
  • Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    Soal Dugaan Pungli, Komite SMAN 2 Mejayan Klaim Jika Sumbangan Sukarela, Bukan Paksaan

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Komite SMAN 2 Mejayan, Kabupaten Madiun, akhirnya buka suara menanggapi keluhan sejumlah orang tua siswa terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dikenakan kepada wali murid. Ketua Komite, Atik Prihartatik, menegaskan bahwa tidak ada unsur paksaan dalam penarikan dana yang dimaksud. Menurut Atik, sumbangan yang diminta bersifat sukarela dan digunakan untuk […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejaksaan Negeri untuk Perkuat Penanganan Masalah Hukum

    KAI Daop 7 Madiun Gandeng Kejaksaan Negeri untuk Perkuat Penanganan Masalah Hukum

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun dalam bidang penanganan hukum perdata dan tata usaha negara. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) digelar pada Selasa, (01/07/2025) di Madiun. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Vice President Daop 7 Madiun, Suharjono, […]

    Bagikan
  • Dinsos PPPA Kota Madiun Kirim 27 ODGJ Jalani Perawatan ke RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang

    Dinsos PPPA Kota Madiun Kirim 27 ODGJ Jalani Perawatan ke RS Dr.Radjiman Wediodiningrat Lawang

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun menjalin kerjasama dengan RS Dr. Radjiman Wediodiningrat Lawang, Malang, untuk memberikan perawatan medis kepada 27 pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang berasal dari Shelter Srindit. Proses penjemputan pasien dilaksanakan pada Selasa malam (18/2/2025). Mereka akan mendapatkan perawatan intensif selama […]

    Bagikan
  • Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 999 Kg Siap Disembelih di RPH Magetan

    Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 999 Kg Siap Disembelih di RPH Magetan

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Salah satu perhatian utama dalam perayaan Iduladha di Kabupaten Magetan tahun ini adalah hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sapi berukuran besar dengan bobot nyaris satu ton, tepatnya 999 kilogram ini dibeli langsung dari peternak lokal di Kecamatan Plaosan, Magetan. Karena ukuran tubuhnya yang sangat besar, sapi […]

    Bagikan
  • Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    Nikmatnya Nasi Menok, Kuliner Warisan Raja yang Kini Jadi Santapan Rakyat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 317
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Dahulu menjadi menu santapan para raja Mataram, kini Sego Menok justru menjadi favorit masyarakat di sudut pelataran Pasar Penampungan Sayur Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Adalah Mbah Rubinah, seorang nenek berusia 83 tahun, yang mempertahankan kuliner klasik ini agar tetap hidup dan akrab di lidah rakyat. Setiap sore, Mbah Rubinah […]

    Bagikan
expand_less