Aksi Massa PSHT, Polres Magetan Perketat Pengamanan Lintas Wilayah
- account_circle Kusnanto
- calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
- visibility 893
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Magetan – Sekelompok massa dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai daerah bergerak menuju Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak Kota Madiun pada Kamis (5/2/2026). Kedatangan mereka diduga berkaitan dengan gejolak internal organisasi menjelang agenda Parapatan Luhur (Parluh) yang akan digelar oleh PSHT Pusat Madiun. Sebelumnya, aksi demonstrasi penolakan terhadap rencana tersebut juga sempat terjadi di Alun-Alun Kota Madiun beberapa waktu lalu.
Untuk mengantisipasi potensi kerawanan, Polres Magetan menurunkan personel ke jalur perbatasan Magetan–Madiun. Pengamanan dilakukan guna memastikan situasi tetap kondusif serta mengawal pergerakan massa.
Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan di wilayah tetangga.
Menurutnya, Polres Magetan turut membantu pengamanan aksi penyampaian aspirasi di Madiun sebagai bagian dari koordinasi lintas wilayah. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melakukan penyekatan maupun penutupan jalur alternatif.
“Kami memastikan pengamanan dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan selama perjalanan massa menuju Madiun. Seluruh jalur tetap dibuka agar masyarakat bisa beraktivitas normal seperti biasa,” ujar Kapolres.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh peserta aksi tetap menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas.
“Kami berharap seluruh kegiatan berlangsung tertib, penuh persaudaraan, dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di jalur Magetan–Madiun terpantau aman dan terkendali. Polisi terus berjaga di beberapa titik untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar di tengah meningkatnya arus massa PSHT.(Kusnanto).



- Penulis: Kusnanto
- Editor: Kris

