
Sinergia | Ponorogo – Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Ponorogo, Rabu (1/10) sore. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan di dua lokasi, yakni Kecamatan Sukorejo dan Kauman.
Di Kecamatan Sukorejo, sebuah tenda pernikahan porak-poranda setelah diterjang angin. Sejumlah tamu undangan panik dan berhamburan menyelamatkan diri. Bahkan kedua pengantin terpaksa dievakuasi ke tempat aman karena khawatir tenda roboh sepenuhnya.
Sementara itu di Desa Carat, Kecamatan Kauman, satu rumah milik Nunuk Utami rusak parah. Atap rumah berukuran sekitar 3 x 5 meter tersebut tersapu angin hingga ambruk. Saat kejadian, Nunuk tengah memasak. Ia mengaku sempat mendengar suara gemeretak di bagian atap sebelum akhirnya runtuh.
“Angin besar, terdengar suara kretek-kretek. Spandek langsung terbang, saya lari keluar. Anginnya kencang sekali, atap rumah habis semua,” tutur Nunuk.
Polisi yang datang ke lokasi langsung membantu membersihkan puing-puing bangunan. Wakapolsek Sumoroto, AKP Lukman, mengatakan selain merusak rumah dan tenda pernikahan, angin juga menumbangkan sejumlah ranting pohon di ruas jalan penghubung Ponorogo–Solo.
“Kerusakan terparah ada di rumah milik warga. Kejadiannya sekitar pukul 15.00. Belum turun hujan, tapi anginnya sudah kencang sekali,” jelas Lukman.
Akibat kejadian ini, pemilik rumah ditaksir mengalami kerugian hingga Rp15 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Ega Patria-Sinergia