Berita Terkini
Trending Tags

Kriteria Sekda Magetan, Bupati Nanik : Berintegritas dan Mumpuni

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
  • visibility 87
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, dalam seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Magetan – Proses seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan masih berlanjut. Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menegaskan bahwa figur Sekda yang dibutuhkan daerah adalah sosok yang berintegritas dan mumpuni dalam memimpin birokrasi.

“Untuk seleksi Sekda, sudah ada tiga pendaftar, tapi syaratnya harus ada empat pendaftar. Makanya pendaftarannya diperpanjang lagi. Sekda yang dibutuhkan untuk Magetan ya yang berintegritas, yang mumpuni,” ujar Bupati Nanik, Rabu (20/08/2025).

Bupati menegaskan, teknis seleksi sepenuhnya menjadi kewenangan panitia seleksi dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). “Kalau soal nama-nama yang sudah daftar, silakan ditanyakan ke panitia seleksi atau BKPSDM,” tambahnya.

Sesuai jadwal, pendaftaran tahap pertama ditutup pada 17 Agustus 2025. Namun, hanya tiga pejabat eselon II yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, sehingga panitia memperpanjang pendaftaran hingga 24 Agustus mendatang.

Adapun tiga pejabat yang telah lolos seleksi administrasi yaitu Eko Muryanto (Kepala DPMD), Joko Trihono (Kadisbudpar), dan Welly Kristanto (Kadishub). Panitia berharap perpanjangan waktu memberi kesempatan bagi pejabat lain untuk ikut serta, sehingga kompetisi lebih sehat dan transparan.

Bupati Nanik menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara independen, profesional, dan bebas dari intervensi.

“Sekda yang terpilih nanti harus benar-benar bisa menggerakkan roda birokrasi Magetan menuju tata kelola pemerintahan yang lebih efektif,” tegasnya.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai inisial calon yang dinilai paling berpotensi menduduki kursi Sekda, Nanik memilih tidak menyebutkan nama. “Kita ikuti tahapan seleksi dulu, toh pendaftar masih kurang satu orang,” ucapnya.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    Koperasi Desa Merah Putih Belum Bisa Ajukan Pinjaman, Terkendala Dokumen Kelembagaan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih di Kabupaten Madiun belum dapat mengakses fasilitas pinjaman dari bank pemerintah karena terkendala kelengkapan dokumen kelembagaan. Padahal, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Kopdeskel Merah Putih, koperasi ini berhak mengajukan pinjaman hingga Rp3 miliar. Kepala […]

    Bagikan
  • Forkopimcam Geger Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Bareng Pesilat

    Forkopimcam Geger Perkuat Sinergi Tiga Pilar Jaga Kondusivitas Wilayah Bareng Pesilat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Geger, Kabupaten Madiun, menggelar pertemuan rutin guna memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan yang diikuti para kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perwakilan komunitas Kampung Pesilat itu juga menjadi upaya mendukung visi Pemerintah Kabupaten Madiun, yakni […]

    Bagikan
  • Sepanjang 2024, Polres Madiun Kota Ciduk 69 Tersangka Narkotika

    Sepanjang 2024, Polres Madiun Kota Ciduk 69 Tersangka Narkotika

    • calendar_month Rabu, 1 Jan 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 119
    • 0Komentar

    KOTA MADIUN – Peredaran narkotika terus diperangi oleh jajaran Polres Madiun Kota melalui Satnarkoba sepanjang tahun 2024. Tercatat, Satnarkoba Polres Madiun Kota berhasil mengungkap sebanyak 48 kasus. Jumlah kasus tersebut turun jika dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 58 kasus. AKBP Agus Dwi Suryanto, Kapolres Madiun Kota mengatakan pada tahun 2023 polisi menangkap sebanyak 90 tersangka. […]

    Bagikan
  • Desa Bodag Jadi Sentra Cokelat, Bupati Madiun Siapkan Jalan Tembus hingga Hilirisasi Kakao

    Desa Bodag Jadi Sentra Cokelat, Bupati Madiun Siapkan Jalan Tembus hingga Hilirisasi Kakao

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Desa Bodag Kecamatan Kare di lereng Gunung Wilis mendadak jadi pusat perhatian Pemerintah Kabupaten Madiun. Desa yang dikenal sebagai penghasil kakao terbesar itu kini didorong naik kelas, bukan hanya sebagai pemasok bahan mentah, tetapi menjadi sentra pengolahan cokelat mandiri dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Dalam agenda Bakti Harmoni Madiun Bersih, Sehat, […]

    Bagikan
  • Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    Jari Remuk Terjepit Mesin Molen, Pekerja Proyek KDMP Bingung Biaya Berobat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 302
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Upaya menambah penghasilan menjelang Lebaran berakhir tragis bagi seorang pekerja proyek di Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Suratni (39) mengalami kecelakaan kerja setelah jarinya remuk terjepit mesin molen pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Insiden terjadi ketika Suratni sedang mengoperasikan alat pengaduk semen dalam proyek pembangunan Koperasi Desa Merah […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Tembus 1.516 Orang, Jiwan dan Saradan Tertinggi

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab.Madiun — Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun masih menjadi persoalan serius. Hingga November 2025, jumlah penderita tercatat mencapai 1.516 orang, terdiri dari 1.222 kasus HIV dan 294 kasus AIDS. Kasus penderita meninggal dunia sebanyak 728 orang dan penderita hidup 788 orang. Jumlah itu berdasarkan data sebaran per kecamatan yang dihimpun Dinas Kesehatan Kabupaten […]

    Bagikan
expand_less