Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Antisipasi Crowded, Polres Ponorogo Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

  • account_circle Ega Patria
  • calendar_month Selasa, 31 Des 2024
  • visibility 165
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KAB. PONOROGO – Kepadatan lalu lintas diprediksi akan terjadi di wilayah Ponorogo pada momen pergantian tahun baru. Terutama karena Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah menyiapkan lima titik hiburan untuk menyambut pergantian tahun 2024 ke 2025. Untuk mengantisipasi kepadatan tersebut, Polres Ponorogo akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Alun-alun Ponorogo.

“Rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun bersifat tentatif. Apabila terjadi kepadatan kendaraan, maka akan diberlakukan car free night (CFN) di kawasan Alun-alun Ponorogo,” ungkap Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno, pada Selasa (31/12/2024).

Lebih lanjut, jika kepadatan kendaraan dan pengunjung Alun-alun meningkat, rekayasa arus lalu lintas akan segera diaktifkan, terutama di area panggung utama depan Paseban Alun-alun.

“Jika kendaraan bergerak lancar, petugas kami hanya akan melakukan pengaturan lalu lintas seperti biasa. Sebagai contoh, kendaraan dari arah Tambakbayan menuju selatan atau sebaliknya tetap bisa melintas,” ujarnya.

Jalur-jalur yang akan dialihkan untuk kelancaran arus lalu lintas pada malam tahun baru 2025, antara lain: Jalan Yos Sudarso yang menuju Alun-alun akan dialihkan ke Jalan Ahmad Yani (Jenes). Kemudian, dari arah timur, Jalan Jenderal Sudirman menuju Alun-alun akan dialihkan ke Jalan Gatot Kaca.

Selanjutnya, kendaraan dari arah utara, yaitu Jalan Raden Saleh, akan dialihkan ke Jalan Jaksa Agung, dan dari Jalan Trunojoyo (Tambakbayan) menuju Alun-alun akan dialihkan ke Jalan Urip Sumoharjo.

“Tidak hanya di kawasan Alun-alun, Satlantas Polres Ponorogo juga akan melakukan pengaturan arus lalu lintas di kawasan Telaga Ngebel. Pengunjung di tempat wisata tersebut diprediksi akan meningkat saat perayaan malam pergantian tahun,” pungkasnya.

Polres Ponorogo juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan konvoi, tidak menggunakan knalpot brong atau yang tidak sesuai dengan standar operasional, serta mematuhi ketentuan lalu lintas yang berlaku.

(Tim Liputan)

Bagikan
  • Penulis: Ega Patria

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    Rumah Warga di Ngariboyo Magetab Roboh Diterpa Hujan dan Angin

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada Rabu (22/10/2025) menyebabkan rumah milik Jumiran (60),warga Dukuh Natah, Desa Selotinatah roboh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa robohnya bangunan bagian dapur tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp. 15 juta. Kasi Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kabupaten […]

    Bagikan
  • Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siapkan 30 Pompa Air untuk Petani di 15 Kecamatan

    Antisipasi Kemarau Panjang, Pemkab Madiun Siapkan 30 Pompa Air untuk Petani di 15 Kecamatan

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mulai menyiapkan langkah konkret menghadapi ancaman kemarau panjang yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian. Sebanyak 30 unit pompa air lengkap dengan pembangunan sumur bor dan saluran irigasi akan didistribusikan ke 15 kecamatan guna menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengantisipasi dampak […]

    Bagikan
  • ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    ODGJ Coba Curi Truk Parkir di Maospati, Gagal Setelah Ditarik Pemiliknya

    • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) kepergok saat mencoba membawa kabur sebuah truk Fuso Fighter yang terparkir di tepi jalan raya Barat–Sawahan, Desa Pesu, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Jumat pagi (20/06/2025). Truk berpelat nomor W 8570 UT milik Aris Wibowo (33), warga setempat, nyaris dibawa kabur oleh pria […]

    Bagikan
  • Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, Kejari Magetan Periksa 15 Saksi

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Penanganan kasus dugaan korupsi dana desa di Ngariboyo, Kabupaten Magetan, kembali mencuat. Kejaksaan Negeri (Kejari) Magetan kini memasuki babak baru pengusutan dalam perkara yang disebut sebagai Dugaan Korupsi Dana Desa Ngariboyo Jilid II, dengan total 15 saksi telah diperiksa. Hampir seluruh perangkat Desa Ngariboyo ikut dimintai keterangan oleh penyidik. “Perangkat Desa […]

    Bagikan
  • Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    Ilut Belum Ditemukan, Sang Ibu : Anak Saya Masih Hidup

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pencarian Ilut Apriliani, remaja penyandang disabilitas yang dilaporkan hilang di hutan Desa Lembean Wetan, Kecamatan Lembean, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terus dilakukan hingga Minggu (11/5/2025). Memasuki hari ketiga, keberadaan Ilut masih belum diketahui meskipun ratusan personel gabungan telah dikerahkan. Sekitar 200 petugas dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, relawan, dan warga menyisir hutan […]

    Bagikan
  • Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    Kinerja Birokrasi Magetan Dinilai Stagnan, DPRD Desak Segera Mutasi Pejabat

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dorongan agar Bupati Magetan segera merombak jajaran pejabat kembali mengemuka. DPRD Magetan menilai mesin birokrasi daerah berjalan tidak optimal. Salah satunya terkait banyaknya catatan dari Gubernur Jawa Timur terkait evaluasi Rancangan APBD (RAPBD) 2026. Isu utama yang menjadi sorotan adalah lamanya sejumlah kepala dinas dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menduduki […]

    Bagikan
expand_less