Berita Terkini
Trending Tags

Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 107
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah rumah warga di Dusun Morosowo Mendak Kecamatan Dagangan Madiun mengalami retak, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah.

Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut membuat warga panik dan memilih mengamankan barang berharga ke mushala yang berjarak tak jauh dari lokasi retakan.

Salah satu warga terdampak, Warsini (38), mengaku langsung mengungsi bersama keluarganya begitu melihat dinding rumahnya retak pada Kamis (30/10) lalu.

“Begitu muncul retakan, kami langsung keluar dan mengungsi ke mushala bersama enam keluarga lain,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Meski sebagian warga telah kembali ke rumah setelah kondisi dianggap aman, kekhawatiran masih menghantui mereka.

“Kalau hujan turun lagi, kami siap mengungsi. Kondisi rumah belum sepenuhnya aman,” tambah Warsini.

Warga lain, Sumiati (40), tak kuasa menahan tangis saat melihat lantai rumahnya terbelah akibat pergeseran tanah. Retakan dengan lebar antara 10 hingga 15 sentimeter membentang dari ruang tamu hingga dapur.

“Saya dengar suara seperti tanah pecah setelah hujan reda. Tidak lama kemudian lantai rumah retak semua,” tuturnya.

Sumiati bersama keluarganya sempat mengungsi ke lokasi lebih tinggi lantaran khawatir terjadi pergeseran tanah lanjutan.

“Ada sepuluh kepala keluarga yang terdampak. Kami takut kalau hujan turun lagi,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim reaksi cepat untuk memantau dan melakukan pendataan di lokasi.

“Petugas langsung menuju lokasi begitu menerima laporan pertama pada Rabu. Pemantauan terus kami lakukan hingga hari ini,” ujar Boby.

Menurut Boby, lebar dan panjang retakan diperkirakan masih dapat bertambah, terutama jika intensitas hujan meningkat. Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, warga terdampak telah dievakuasi ke wilayah dataran tinggi yang lebih aman.

“Kami juga sudah menyalurkan bantuan logistik, seperti makanan dan perlengkapan tidur bagi warga yang mengungsi,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Madiun juga telah melaporkan kejadian ini kepada BPBD Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan dukungan alat pemantauan tanah gerak yang lebih canggih.

“Kami berharap ada bantuan tambahan dari provinsi agar pemantauan bisa lebih maksimal,” pungkas Boby.

Hingga Jumat (31/10/2025), petugas masih siaga di lokasi untuk memantau perkembangan kondisi tanah serta memastikan keselamatan warga di sekitar area terdampak.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • 14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    14 ASN Lolos Seleksi Administrasi JPTP Pemkab Madiun, Ada Camat, Kepala Sekolah, Hingga Kalaksa BPBD

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sebanyak 14 Aparatur Sipil Negara (ASN) dinyatakan lolos seleksi administrasi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun. Pengumuman hasil seleksi terbuka dan kompetitif itu tercantum dalam surat Panitia Seleksi Nomor 09/402.201/PANSEL/2025 yang diunggah di laman resmi BKPSDM Kabupaten Madiun, Jumat (05/09/2025). Formasi jabatan yang diperebutkan meliputi […]

    Bagikan
  • HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    HUT ke-22 RSUD Kota Madiun, Pelayanan Meningkat, Inovasi Layanan Jadi Fokus ke Depan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Suasana hangat terasa di RSUD Kota Madiun, Jumat (24/4/2026). Di tengah momentum tasyakuran hari ulang tahun ke-22, perhatian tidak hanya tertuju pada seremoni, tetapi juga pada denyut pelayanan yang terus bergerak melayani ratusan pasien setiap hari. Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, meninjau langsung pelayanan rumah sakit. Ia menyusuri […]

    Bagikan
  • Polres Magetan Catatkan Kinerja Tertinggi di Polda Jatim, Penyelesaian Perkara Tembus 113 Persen

    Polres Magetan Catatkan Kinerja Tertinggi di Polda Jatim, Penyelesaian Perkara Tembus 113 Persen

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Jajaran Polres Magetan kembali mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang penegakan hukum. Pada periode Maret 2026, Polres Magetan berhasil meraih peringkat pertama dalam penyelesaian perkara tertinggi di lingkungan Polda Jawa Timur. Capaian ini disampaikan dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Triwulan I Tahun 2026 yang berlangsung di Surabaya dan dipimpin langsung […]

    Bagikan
  • Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Madiun Bertambah, Mayoritas Usia Produktif

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) di Kabupaten Madiun terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun mencatat, sepanjang triwulan pertama tahun ini, ditemukan 36 kasus ODHA baru. Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, Anies Djaka Karyawan, mengungkapkan untuk keseluruhan tahun berjalan, jumlah ODHA baru yang terdata sudah mencapai 160 orang. […]

    Bagikan
  • Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    Hama Tikus dan Wereng Coklat Dominasi Serangan di Lahan Padi Magetan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Serangan hama tikus dan wereng coklat masih menjadi ancaman utama bagi pertanaman padi di Kabupaten Magetan pada musim tanam tahun ini. Meski luas serangan relatif terkendali dibandingkan total luas tanam padi yang mencapai 62.767 hektare, petani diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) […]

    Bagikan
  • PT JNK Bangun Fasilitas Sekolah di Madiun Lewat Program TJSL

    PT JNK Bangun Fasilitas Sekolah di Madiun Lewat Program TJSL

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar jalan tol, PT Jasamarga Ngawi Kertosono Kediri (JNK) melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan  (TJSL ) dengan membangun sejumlah fasilitas pendukung di lingkungan sekolah. Direktur Utama PT JNK, Arie Irianto, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk mempererat hubungan dengan para […]

    Bagikan
expand_less