Berita Terkini
Trending Tags

Jumlah Rumah Retak di Madiun Bertambah, BPBD Siagakan Tim Reaksi Cepat

  • account_circle Tova Pradana
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • visibility 124
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Sejumlah rumah warga di Dusun Morosowo Mendak Kecamatan Dagangan Madiun mengalami retak, Foto : Tova Pradana – Sinergia

Sinergia | Kab. Madiun — Jumlah rumah warga yang mengalami kerusakan akibat retakan tanah di Desa Mendak, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terus bertambah. Jika sebelumnya hanya enam rumah terdampak, kini jumlahnya meningkat menjadi delapan rumah.

Retakan tanah sepanjang sekitar 500 meter itu membentang di Dusun Mendak dan Morosowo membentuk pola menyerupai huruf U. Kondisi tersebut membuat warga panik dan memilih mengamankan barang berharga ke mushala yang berjarak tak jauh dari lokasi retakan.

Salah satu warga terdampak, Warsini (38), mengaku langsung mengungsi bersama keluarganya begitu melihat dinding rumahnya retak pada Kamis (30/10) lalu.

“Begitu muncul retakan, kami langsung keluar dan mengungsi ke mushala bersama enam keluarga lain,” ujarnya, Jumat (31/10/2025).

Meski sebagian warga telah kembali ke rumah setelah kondisi dianggap aman, kekhawatiran masih menghantui mereka.

“Kalau hujan turun lagi, kami siap mengungsi. Kondisi rumah belum sepenuhnya aman,” tambah Warsini.

Warga lain, Sumiati (40), tak kuasa menahan tangis saat melihat lantai rumahnya terbelah akibat pergeseran tanah. Retakan dengan lebar antara 10 hingga 15 sentimeter membentang dari ruang tamu hingga dapur.

“Saya dengar suara seperti tanah pecah setelah hujan reda. Tidak lama kemudian lantai rumah retak semua,” tuturnya.

Sumiati bersama keluarganya sempat mengungsi ke lokasi lebih tinggi lantaran khawatir terjadi pergeseran tanah lanjutan.

“Ada sepuluh kepala keluarga yang terdampak. Kami takut kalau hujan turun lagi,” katanya.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis, mengatakan pihaknya telah menurunkan tim reaksi cepat untuk memantau dan melakukan pendataan di lokasi.

“Petugas langsung menuju lokasi begitu menerima laporan pertama pada Rabu. Pemantauan terus kami lakukan hingga hari ini,” ujar Boby.

Menurut Boby, lebar dan panjang retakan diperkirakan masih dapat bertambah, terutama jika intensitas hujan meningkat. Untuk mengantisipasi risiko yang lebih besar, warga terdampak telah dievakuasi ke wilayah dataran tinggi yang lebih aman.

“Kami juga sudah menyalurkan bantuan logistik, seperti makanan dan perlengkapan tidur bagi warga yang mengungsi,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Madiun juga telah melaporkan kejadian ini kepada BPBD Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan dukungan alat pemantauan tanah gerak yang lebih canggih.

“Kami berharap ada bantuan tambahan dari provinsi agar pemantauan bisa lebih maksimal,” pungkas Boby.

Hingga Jumat (31/10/2025), petugas masih siaga di lokasi untuk memantau perkembangan kondisi tanah serta memastikan keselamatan warga di sekitar area terdampak.

Tova Pradana – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Tova Pradana

Rekomendasi Untuk Anda

  • OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    OPD Pemkab Ponorogo Keringat Dingin, KPK Endus Dugaan Suap Selain di RSUD dr. Harjono

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memperluas penyelidikan dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, usai operasi tangkap tangan (OTT) beberapa waktu lalu. Lembaga anti rasuah itu tengah mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Ponorogo kepada kepala daerah tersebut. Plt. Deputi Penindakan dan […]

    Bagikan
  • Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    Diduga Ada Pungutan Berkedok Uang Keamanan di Pasar Sayur Magetan, Pedagang Minta Pemkab Bertindak

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan mencuat di lingkungan Pasar Sayur Magetan. Sejumlah pedagang mengaku diminta menyetorkan uang secara rutin setiap bulan kepada oknum petugas pasar tanpa disertai karcis atau bukti pembayaran resmi sebagaimana mekanisme retribusi yang berlaku. Praktik yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun itu kini menjadi perhatian […]

    Bagikan
  • Ribuan Warga Berebut Hasil Bumi di Tradisi Buceng Porak Grebeg Tutup Suro Ponorogo

    Ribuan Warga Berebut Hasil Bumi di Tradisi Buceng Porak Grebeg Tutup Suro Ponorogo

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Ribuan warga memadati kawasan Monumen Bantarangin, Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Selasa (14/7/2026), untuk mengikuti tradisi Buceng Porak dalam rangkaian Grebeg Tutup Suro. Sejak siang hari, masyarakat telah memenuhi lokasi untuk menyaksikan kirab lima tumpeng raksasa yang berisi berbagai hasil bumi, seperti terong, timun, kacang panjang, cabai, dan aneka sayuran. […]

    Bagikan
  • Cegah Kecelakaan, Daop 7 Madiun Pasang Speed Bump di 42 Titik Perlintasan Sebidang 

    Cegah Kecelakaan, Daop 7 Madiun Pasang Speed Bump di 42 Titik Perlintasan Sebidang 

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api menjadi perhatian serius PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun. Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan di perlintasan sebidang, KAI Daop 7 Madiun melakukan pemasangan speed bump di 42 titik perlintasan sebidang tidak terjaga. Manager Humas Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul […]

    Bagikan
  • Diusulkan, Patung H.O.S Tjokroaminoto di Ponorogo,Kang Wie : Ia Layak Mendapatkan Penghargaan

    Diusulkan, Patung H.O.S Tjokroaminoto di Ponorogo,Kang Wie : Ia Layak Mendapatkan Penghargaan

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Pahlawan Nasional sekaligus Guru Bangsa, H.O.S Tjokroaminoto, diusulkan untuk dibuatkan patung sebagai bentuk apresiasi atas jasa dan perjuangannya. Usulan tersebut disampaikan Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno. Menurut Dwi Agus, Tjokroaminoto layak mendapatkan penghargaan besar karena dikenal sebagai pemikir ulung sekaligus pendidik. Bahkan, ia merupakan guru dari Presiden pertama Republik Indonesia, […]

    Bagikan
  • Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Tuntut Tunjangan Kinerja ke Kemendiktisaintek

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Puluhan dosen dari Politeknik Negeri Madiun (Poltek Negeri Madiun) mengajukan tuntutan terkait tunjangan kinerja (TUKIN) yang belum diterima, Kamis (23/1/2025) kepada pihak Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) Para dosen tersebut meminta agar hak mereka segera dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena selama 4 tahun terakhir para […]

    Bagikan
expand_less