Selasa, 20 Okt 2026
Trending Tags

Disbudpar Magetan Panggil Pelaku Usaha Usai Wisata Telaga Sarangan Jadi Sorotan

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
  • visibility 197
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Disbudpar Magetan bersama para ketua paguyuban pelaku usaha menggelar pertemuan, Foto Kusnanto-Sinergia

Sinergia | Magetan – Untuk mencegah reputasi Telaga Sarangan kembali tercoreng, Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar pertemuan dengan para ketua paguyuban pelaku usaha. Agenda tersebut juga melibatkan sejumlah OPD terkait dan berlangsung selama dua jam di Restoran Klothok Lawu Sarangan, Jumat (9/1/2026) pagi.

Dalam forum tersebut, Kepala Disbudpar Magetan, Joko Trihono, menegaskan bahwa pembinaan terhadap pedagang dan pelaku jasa wisata di kawasan Sarangan menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Joko menjelaskan bahwa pembinaan dilakukan bersama para ketua paguyuban. Namun, ia mengakui adanya tantangan. “Ketua paguyuban menyampaikan bahwa dari banyaknya anggota, ada sebagian yang memang sulit diberikan pemahaman,” ujarnya.

Isu getok harga yang sempat viral pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 menjadi perhatian serius. Kasus itu, menurut Joko, menjadi pengingat penting bagi semua pihak, termasuk wisatawan dan warganet.

Ia meminta pengunjung bersikap kritis ketika menemukan layanan yang tidak sesuai. “Daftar harga itu sudah ditempel. Kalau menemukan hal yang kurang baik di lapangan, silakan langsung disampaikan. Jadilah konsumen yang cerdas,” tuturnya.

Joko juga mengimbau agar warganet tidak tergesa-gesa membuat penilaian di media sosial. “Komentar yang tidak proporsional justru bisa merugikan pelaku usaha lainnya,” tambahnya.

Selain evaluasi terhadap perilaku pedagang, para peserta pertemuan turut menyampaikan sejumlah masukan kepada pemerintah. Salah satunya, perlunya penertiban pengamen dan pengemis yang dinilai mengganggu kenyamanan wisatawan. Para pedagang kuliner juga meminta pemeriksaan kesehatan rutin untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Masukan dari pedagang ini akan membantu upaya kami menjadikan Telaga Sarangan sebagai destinasi dengan kelas yang lebih premium,” jelas Joko.

Ia menegaskan bahwa Telaga Sarangan merupakan ikon pariwisata Magetan yang sudah lama menjadi tujuan favorit wisatawan. Karena itu, berbagai persoalan yang muncul perlu ditangani dengan lebih profesional.

“Semua dinamika ini adalah bagian dari akumulasi penyelenggaraan pariwisata yang harus dikelola secara lebih serius,” pungkasnya.(Nan/Krs).

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    Bupati Madiun Kukuhkan Tim Jitupasna, Percepat Penanganan Pascabencana Secara Akuntabel

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna), Senin (15/6/2026). Tim tersebut dibentuk untuk memastikan penanganan pascabencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan akuntabel, sekaligus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto didampingi Wakil Bupati […]

    Bagikan
  • Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    Langgar Aturan, Lapas I Madiun Layar 6 Warga Binaan ke Nusakambangan

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun harus menerima konsekuensi atas perbuatannya. Mereka harus dilayar ke Lapas Nusakambangan, Cilacap pada Minggu (9/2/2025), sebagai bentuk sanksi atas tindakan indisipliner selama menjalani masa pembinaan di Lapas I Madiun. Kepala Lapas I Madiun, Andi Wijaya Rivai menjelaskan pemindahan itu merupakan bagian dari […]

    Bagikan
  • Kemenko Pangan RI Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Madiun

    Kemenko Pangan RI Dorong Penguatan Koperasi Desa Merah Putih di Madiun

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja di Kota Madiun. Kegiatan yang berlangsung di Ruang GCIO Dinas Kominfo Kota Madiun itu dihadiri perwakilan pemerintah daerah dari wilayah Pawitandirogo, termasuk tambahan peserta dari Kabupaten Trenggalek. Agenda utama pertemuan ini adalah koordinasi dan konsolidasi antara Satgas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih […]

    Bagikan
  • Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    Jaga Keselamatan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Rutin Tilik Lintas Pakai Lori Dresin

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun (Daop 7) terus memperkuat aspek keselamatan dan keandalan operasional dengan melakukan pengecekan sarana dan prasarana secara rutin menggunakan lori dresin. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada agenda Tilik Lintas di petak jalan antara Stasiun Kertosono hingga Stasiun Blitar. Pengecekan dipimpin langsung oleh Alam Prasetyo […]

    Bagikan
  • DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    DPRD Ponorogo Desak Pemkab Tertibkan Tambang Ilegal Demi Tingkatkan PAD

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Aktivitas tambang ilegal di Ponorogo kembali jadi perhatian serius. Dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (02/05/2025), para anggota dewan mendesak Pemkab Ponorogo untuk segera bertindak tegas. Melalui Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, Fraksi Demokrat meminta agar Pemkab menggandeng Pemprov Jawa Timur untuk menertibkan tambang […]

    Bagikan
  • Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    Ini Pengakuan Tersangka Pembuang Bayi, Niat Digugurkan

    • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Sungguh miris dan tega perbuatan yang dilakukan oleh VVK (25) warga Desa Sumberejo, Kecamatan/ Kabupaten Madiun dan EENO (19) warga Desa Mojorayung, Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Bagaimana tidak, kedua sejoli yang menjalin kasih itu membuang buah hatinya yang baru dilahirkan. Kasus ini terkuak setelah jasad sang bayi ditemukan di Sungai […]

    Bagikan
expand_less