Berita Terkini
Trending Tags

Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketiga pelaku pembobolan ATM di ringkus Polres Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Aksi pembobolan mesin ATM senilai Rp649 juta di sebuah minimarket kawasan Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, awal Juni lalu, nyaris menjadi kejahatan yang tak terungkap. Para pelaku bekerja sistematis, membagi peran dengan rapi, menggunakan alat profesional, hingga kabur melintasi pulau. Namun celah kecil dalam jejak digital dan pergerakan kendaraan membawa mereka kembali ke jeruji besi.

Tiga tersangka yang kini mendekam di Rutan Polres Magetan adalah pelaku berpengalaman. Dua di antaranya bahkan baru menghirup udara bebas usai menjalani hukuman atas kasus serupa, hanya beberapa bulan lalu.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa pola kejahatan ini bukan main-main.

“Mereka masuk dari atap, menjebol plafon, dan menggunakan las untuk membuka brankas ATM. Bahkan ada air mineral di lokasi yang mereka siapkan untuk menyiram bagian yang dilas agar uang tidak terbakar. Semua dihitung. Semua direncanakan,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (23/06/2025).

Ketiga pelaku berasal dari luar daerah: Palembang, Lahat, dan Semarang. Mereka datang ke Jawa Timur dengan rencana matang. Satu orang bertugas membeli seluruh alat, satu lagi eksekutor pembobol, sementara satu lainnya memastikan proses berjalan tanpa gangguan. Lokasi target pun dipilih secara daring, setelah melakukan survei lapangan untuk mengamati jalur keluar masuk, kondisi minimarket, hingga waktu tersunyi.

Setelah uang berhasil digasak dari dalam mesin ATM, para pelaku langsung meninggalkan Magetan menggunakan mobil yang disewa atas nama pihak ketiga. Dalam pengejarannya, mereka sempat menghilang dan berpindah lokasi beberapa kali, termasuk sempat berada di wilayah Jawa Tengah.

Namun langkah mereka tak cukup cepat menutupi jejak. Tim gabungan dari Polres Magetan, Polrestabes Semarang, dan jajaran lainnya akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan mereka di Provinsi Jambi.

“Kami tangkap mereka saat sedang dalam perjalanan, tepat 12 hari setelah kejadian. Peran teknologi dan kerja sama lintas wilayah sangat membantu,” ungkap Erik.

Barang bukti yang diamankan dari para pelaku tak hanya uang tunai sekitar Rp10 juta sisa hasil curian. Polisi juga menyita seperangkat alat las, tiga ponsel, empat jam tangan mewah, serta mobil yang digunakan dalam pelarian. Menurut Kapolres, uang hasil pembobolan sudah digunakan sebagian besar untuk keperluan konsumtif dan gaya hidup.

“Mereka belanja barang mewah, pakai kendaraan sewaan, dan hidup berpindah-pindah. Gaya hidup instan tapi penuh risiko,” ujarnya.

Erik juga menegaskan bahwa pihaknya kini masih memburu dua pelaku lain yang berperan dalam jaringan ini. Keduanya diyakini memiliki peran penting dalam perencanaan dan pemetaan target. Salah satunya adalah buronan yang merupakan anak kandung dari tersangka utama. Identitas keduanya sudah dikantongi dan polisi terus memperluas pencarian.

“Kami beri peringatan keras: segera serahkan diri. Ini bukan sekadar imbauan, ini juga bagian dari penegakan hukum yang tidak akan berhenti sampai semua pelaku tertangkap,” tandasnya.

Ketiga tersangka kini dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Kapolres juga menyebut, keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti bahwa kerja polisi tidak pernah diam, bahkan di hadapan kejahatan yang tampak nyaris sempurna.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    Magetan Siapkan “Gerakan RT Peduli Lansia”, Sentuhan Harian untuk 58 Ribu Warga Tua

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas Sosial tengah menyiapkan gebrakan baru untuk memperkuat kepedulian terhadap warga lanjut usia (lansia). Program tersebut diberi nama Gerakan RT Peduli Lansia (Gerilia) dan akan segera dilaunching dalam waktu dekat. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Magetan, Parminto Budi, mengungkapkan bahwa jumlah lansia di Magetan mencapai sekitar 58 ribu […]

    Bagikan
  • Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    Dua Rumah dan Kandang Kambing di Ngawi Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp. 500 Juta

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Kebakaran hebat melanda Dusun Bulak Pepe, Desa Banyu Biru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi pada Kamis (28/8/2025) dini hari. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 00.10 WIB itu menghanguskan dua rumah dan satu kandang kambing milik warga setempat. Sejumlah warga yang terbangun akibat suara gaduh mendapati api sudah berkobar dari arah kandang kambing. […]

    Bagikan
  • Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    Sikap Tenang Gus Wahid Hadapi Potensi PAW oleh PKB Magetan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suhu politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Magetan meningkat setelah beredarnya surat resmi Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Magetan, Nur Wahid atau yang akrab disapa Gus Wahid. Langkah politik DPC PKB tersebut memunculkan berbagai spekulasi, mengingat nama Gus Wahid dikenal sebagai tokoh berpengaruh di wilayah timur Magetan. Ditemui di […]

    Bagikan
  • Berantas Praktik Perjudian, Satreskrim Polres Ponorogo Ringkus Belasan Pelaku

    Berantas Praktik Perjudian, Satreskrim Polres Ponorogo Ringkus Belasan Pelaku

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo kembali menunjukkan keseriusannya dalam memberantas praktik perjudian di wilayah Bumi Reog. Dalam operasi yang digelar di sejumlah kecamatan, polisi menggerebek beberapa lokasi yang diduga menjadi arena perjudian dan mengamankan belasan orang yang terlibat. Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil […]

    Bagikan
  • Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    Kepatihan Ngawi Terancam Runtuh, Bangunan Bersejarah Tahun 1828 Menanti Revitalisasi

    • calendar_month Rabu, 16 Jul 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ngawi – Salah satu bangunan bersejarah penting di Kabupaten Ngawi, yakni Kepatihan yang terletak di Jalan Patiunus, Kelurahan Ketanggi, kini dalam kondisi rusak parah. Bangunan bergaya arsitektur Jawa yang berdiri sejak tahun 1828 ini terlihat nyaris roboh. Dindingnya retak, plafon ambrol, pintu-pintu rusak, dan sejumlah bagian jebol. Meski masih difungsikan sebagai Sekretariat […]

    Bagikan
  • Satnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Kasus 1,1 Kg Sabu dan 243 Butir Ekstasi

    Satnarkoba Polres Madiun Kota Ungkap Kasus 1,1 Kg Sabu dan 243 Butir Ekstasi

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun — Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Madiun Kota berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dalam jumlah besar. Agus Hepi (49), warga Kelurahan Taman, Kecamatan Taman, Kota Madiun, ditangkap dengan barang bukti 1.164,1 gram sabu-sabu dan 243 butir ekstasi. Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, dalam konferensi pers pada Kamis (10/04/2025), menjelaskan […]

    Bagikan
expand_less