Berita Terkini
Trending Tags

Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 127
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketiga pelaku pembobolan ATM di ringkus Polres Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Aksi pembobolan mesin ATM senilai Rp649 juta di sebuah minimarket kawasan Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, awal Juni lalu, nyaris menjadi kejahatan yang tak terungkap. Para pelaku bekerja sistematis, membagi peran dengan rapi, menggunakan alat profesional, hingga kabur melintasi pulau. Namun celah kecil dalam jejak digital dan pergerakan kendaraan membawa mereka kembali ke jeruji besi.

Tiga tersangka yang kini mendekam di Rutan Polres Magetan adalah pelaku berpengalaman. Dua di antaranya bahkan baru menghirup udara bebas usai menjalani hukuman atas kasus serupa, hanya beberapa bulan lalu.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa pola kejahatan ini bukan main-main.

“Mereka masuk dari atap, menjebol plafon, dan menggunakan las untuk membuka brankas ATM. Bahkan ada air mineral di lokasi yang mereka siapkan untuk menyiram bagian yang dilas agar uang tidak terbakar. Semua dihitung. Semua direncanakan,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (23/06/2025).

Ketiga pelaku berasal dari luar daerah: Palembang, Lahat, dan Semarang. Mereka datang ke Jawa Timur dengan rencana matang. Satu orang bertugas membeli seluruh alat, satu lagi eksekutor pembobol, sementara satu lainnya memastikan proses berjalan tanpa gangguan. Lokasi target pun dipilih secara daring, setelah melakukan survei lapangan untuk mengamati jalur keluar masuk, kondisi minimarket, hingga waktu tersunyi.

Setelah uang berhasil digasak dari dalam mesin ATM, para pelaku langsung meninggalkan Magetan menggunakan mobil yang disewa atas nama pihak ketiga. Dalam pengejarannya, mereka sempat menghilang dan berpindah lokasi beberapa kali, termasuk sempat berada di wilayah Jawa Tengah.

Namun langkah mereka tak cukup cepat menutupi jejak. Tim gabungan dari Polres Magetan, Polrestabes Semarang, dan jajaran lainnya akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan mereka di Provinsi Jambi.

“Kami tangkap mereka saat sedang dalam perjalanan, tepat 12 hari setelah kejadian. Peran teknologi dan kerja sama lintas wilayah sangat membantu,” ungkap Erik.

Barang bukti yang diamankan dari para pelaku tak hanya uang tunai sekitar Rp10 juta sisa hasil curian. Polisi juga menyita seperangkat alat las, tiga ponsel, empat jam tangan mewah, serta mobil yang digunakan dalam pelarian. Menurut Kapolres, uang hasil pembobolan sudah digunakan sebagian besar untuk keperluan konsumtif dan gaya hidup.

“Mereka belanja barang mewah, pakai kendaraan sewaan, dan hidup berpindah-pindah. Gaya hidup instan tapi penuh risiko,” ujarnya.

Erik juga menegaskan bahwa pihaknya kini masih memburu dua pelaku lain yang berperan dalam jaringan ini. Keduanya diyakini memiliki peran penting dalam perencanaan dan pemetaan target. Salah satunya adalah buronan yang merupakan anak kandung dari tersangka utama. Identitas keduanya sudah dikantongi dan polisi terus memperluas pencarian.

“Kami beri peringatan keras: segera serahkan diri. Ini bukan sekadar imbauan, ini juga bagian dari penegakan hukum yang tidak akan berhenti sampai semua pelaku tertangkap,” tandasnya.

Ketiga tersangka kini dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Kapolres juga menyebut, keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti bahwa kerja polisi tidak pernah diam, bahkan di hadapan kejahatan yang tampak nyaris sempurna.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    Menanti 13 Tahun, Suwito dan Ratusan Jemaah Haji Magetan Akhirnya Menuju Tanah Suci

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan — Langit Magetan tampak cerah, namun suasana di Pendopo Surya Graha justru penuh haru dan air mata. Jumat pagi (16/05/2025), menjadi momentum yang tak terlupakan bagi 339 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Magetan. Setelah menunggu bertahun-tahun, impian mereka untuk menunaikan ibadah haji akhirnya terwujud. Keberangkatan yang masuk dalam Kloter 51 […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    Pemkot Madiun Bagikan Seragam Sekolah Kepada 4.945 Siswa SD-SMP Negeri/Swasta

    • calendar_month Kamis, 31 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan membagikan seragam sekolah gratis bagi siswa Sekolah Dasar (SD) maupun siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Negeri dan Swasta. Pembagian seragam lengkap dengan atributnya ini secara simbolis diserahkan Wali Kota Madiun, Maidi dan Wakil Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun kepada perwakilan siswa di halaman […]

    Bagikan
  • Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    Relokasi Kios ke Dalam Terminal Purboyo Berbuah Manis, Omzet Pedagang Naik 100 Persen

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Para pedagang di Terminal Tipe A Purboyo Madiun kini bisa tersenyum. Setelah bertahun-tahun berjualan di luar kawasan terminal, kini kios mereka telah direlokasi ke dalam area terminal. Kebijakan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penghasilan para pedagang. Sudah tiga minggu kios-kios baru tersebut berdiri di dalam terminal dan para pedagang […]

    Bagikan
  • Resmikan Kantor Kejari Kab. Madiun, Kajati Jatim : Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

    Resmikan Kantor Kejari Kab. Madiun, Kajati Jatim : Berikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun kini menempati kantor baru. Hal itu usai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Mia Amiati meresmikan gedung baru Kejari Kabupaten Madiun, Selasa (21/01/2025) siang.   “Tujuan utamanya adalah kita pelayanan terbaik kepada masyarakat, tadi ada PTSP (Pelayanan terpadu satu pintu) itu kan untuk melayani masyarakat dengan […]

    Bagikan
  • Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    Musim Entong Tiba! Warga Banyubiru Berburu ‘Lauk Gurih’, Laris Dijual Rp20 Ribu Segelas

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Sinergia | Ngawi – Datangnya musim hujan membawa aktivitas khas bagi warga di sekitar kawasan hutan jati Desa Banyubiru, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi. Tumpukan daun jati kering yang berserakan di lantai hutan berubah menjadi habitat entong—kepompong ulat jati berwarna cokelat. Tidak hanya sebagai sumber pangan sekaligus rezeki musiman bagi warga. Sejak pagi, para ibu rumah […]

    Bagikan
  • Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    Rumah Burung Hantu di Madiun Tumbuh Pesat, 500 Lebih Hunian Predator Ini Tersebar di 11 Kecamatan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Mandor
    • visibility 209
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun sedang getol melindungi keberadaan burung hantu. Data menyebut lebih dari 500 unit Rumah Burung Hantu (Rubuha) tersebar di 11 kecamatan. Rubuha ini dibangun sebagai upaya pengendalian hama tikus secara alami di lahan pertanian warga. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Pemkab Madiun, Soedjiono, mengakui program rubuha setiap tahun […]

    Bagikan
expand_less