Berita Terkini
Trending Tags

Bobol ATM di Magetan Hampir Sempurna, Tapi Gagal Karena Jejak Digital – Polisi Tangkap Residivis di Jambi

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Ketiga pelaku pembobolan ATM di ringkus Polres Magetan, Foto : Kusnanto – Sinergia

Sinergia | Kab. Magetan – Aksi pembobolan mesin ATM senilai Rp649 juta di sebuah minimarket kawasan Desa Karangsono, Kecamatan Barat, Magetan, awal Juni lalu, nyaris menjadi kejahatan yang tak terungkap. Para pelaku bekerja sistematis, membagi peran dengan rapi, menggunakan alat profesional, hingga kabur melintasi pulau. Namun celah kecil dalam jejak digital dan pergerakan kendaraan membawa mereka kembali ke jeruji besi.

Tiga tersangka yang kini mendekam di Rutan Polres Magetan adalah pelaku berpengalaman. Dua di antaranya bahkan baru menghirup udara bebas usai menjalani hukuman atas kasus serupa, hanya beberapa bulan lalu.

Kapolres Magetan, AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, menegaskan bahwa pola kejahatan ini bukan main-main.

“Mereka masuk dari atap, menjebol plafon, dan menggunakan las untuk membuka brankas ATM. Bahkan ada air mineral di lokasi yang mereka siapkan untuk menyiram bagian yang dilas agar uang tidak terbakar. Semua dihitung. Semua direncanakan,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (23/06/2025).

Ketiga pelaku berasal dari luar daerah: Palembang, Lahat, dan Semarang. Mereka datang ke Jawa Timur dengan rencana matang. Satu orang bertugas membeli seluruh alat, satu lagi eksekutor pembobol, sementara satu lainnya memastikan proses berjalan tanpa gangguan. Lokasi target pun dipilih secara daring, setelah melakukan survei lapangan untuk mengamati jalur keluar masuk, kondisi minimarket, hingga waktu tersunyi.

Setelah uang berhasil digasak dari dalam mesin ATM, para pelaku langsung meninggalkan Magetan menggunakan mobil yang disewa atas nama pihak ketiga. Dalam pengejarannya, mereka sempat menghilang dan berpindah lokasi beberapa kali, termasuk sempat berada di wilayah Jawa Tengah.

Namun langkah mereka tak cukup cepat menutupi jejak. Tim gabungan dari Polres Magetan, Polrestabes Semarang, dan jajaran lainnya akhirnya berhasil mendeteksi keberadaan mereka di Provinsi Jambi.

“Kami tangkap mereka saat sedang dalam perjalanan, tepat 12 hari setelah kejadian. Peran teknologi dan kerja sama lintas wilayah sangat membantu,” ungkap Erik.

Barang bukti yang diamankan dari para pelaku tak hanya uang tunai sekitar Rp10 juta sisa hasil curian. Polisi juga menyita seperangkat alat las, tiga ponsel, empat jam tangan mewah, serta mobil yang digunakan dalam pelarian. Menurut Kapolres, uang hasil pembobolan sudah digunakan sebagian besar untuk keperluan konsumtif dan gaya hidup.

“Mereka belanja barang mewah, pakai kendaraan sewaan, dan hidup berpindah-pindah. Gaya hidup instan tapi penuh risiko,” ujarnya.

Erik juga menegaskan bahwa pihaknya kini masih memburu dua pelaku lain yang berperan dalam jaringan ini. Keduanya diyakini memiliki peran penting dalam perencanaan dan pemetaan target. Salah satunya adalah buronan yang merupakan anak kandung dari tersangka utama. Identitas keduanya sudah dikantongi dan polisi terus memperluas pencarian.

“Kami beri peringatan keras: segera serahkan diri. Ini bukan sekadar imbauan, ini juga bagian dari penegakan hukum yang tidak akan berhenti sampai semua pelaku tertangkap,” tandasnya.

Ketiga tersangka kini dijerat Pasal 363 ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. Kapolres juga menyebut, keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti bahwa kerja polisi tidak pernah diam, bahkan di hadapan kejahatan yang tampak nyaris sempurna.

Kusnanto – Sinergia

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    Sarapan Ala Bule di Madiun Sajikan Menu English Breafast Harga Kaki Lima

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Sinergia | Madiun— Sebuah lapak kaki lima bernama Sarapan Ala Bule viral di media sosial berkat sajian menu English breakfast yang biasanya hanya ditemukan di hotel-hotel mewah. Berbeda dari kebiasaan warga Madiun yang umumnya sarapan dengan nasi pecel, soto, atau rawon, Sarapan Ala Bule menyuguhkan pilihan menu bergaya Barat seperti salad sayuran, sandwich telur, hingga […]

    Bagikan
  • Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    Pengusaha Selepan di Magetan Klaim Tak Terpengaruh Isu Beras Oplosan, Penjualan Justru Naik

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Di tengah maraknya pemberitaan tentang dugaan peredaran beras oplosan di sejumlah daerah, pengusaha penggilingan gabah di Kelurahan Tawanganom, Kecamatan Magetan, Jawa Timur, mengaku bisnisnya justru tetap lancar bahkan mengalami peningkatan. Sumining, pemilik selepan yang telah beroperasi sejak 1984, mengatakan bahwa isu beras oplosan tidak berdampak negatif terhadap usahanya. “Alhamdulillah beras […]

    Bagikan
  • Polres Ponorogo Gelar Pengecekan Ratusan Senpi di Jajaran Polsek hingga Polres

    Polres Ponorogo Gelar Pengecekan Ratusan Senpi di Jajaran Polsek hingga Polres

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Ponorogo – Polres Ponorogo menggelar pengecekan ratusan senjata api (senpi) yang digunakan oleh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polsek hingga Polres. Kegiatan ini berlangsung di halaman Mapolres Ponorogo pada Kamis (30/01/2025) dan diikuti oleh seluruh personel yang memiliki izin penggunaan senpi. Kapolres Ponorogo, AKBP Andin, menegaskan pengecekan ini merupakan agenda rutin yang […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    Pemkot Madiun Dorong Penguatan Pendidikan Karakter Anak Dimulai dari Orang Tua

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Peran orang tua dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembentukan karakter dan kepemimpinan anak sejak usia dini. Pembentukan karakter anak tidak hanya diperoleh melalui pendidikan formal di satuan PAUD, tetapi juga melalui keteladanan nyata yang ditunjukkan orang tua dalam kehidupan sehari-hari di rumah. Seperiti langkah Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Pendidikan dalam […]

    Bagikan
  • Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

    Hujan Disertai Angin Terjang Magetan, Empat Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Hujan deras disertai angin kencang  yang mengguyur wilayah Kabupaten Magetan, Jumat (17/10/2025) sore, menimbulkan gangguan lalu lintas di sejumlah titik. Sedikitnya empat pohon berukuran besar tumbang dan menutup ruas jalan utama di empat kecamatan berbeda. Salah satu lokasi terdampak yang cukup parah berada di Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo. Sebuah mobil milik […]

    Bagikan
  • Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    Penantian Proses Panjang, Bupati Magetan Terpilih Bakal Dilantik 23 Mei

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Magetan – Harapan masyarakat Magetan untuk segera menyaksikan pelantikan Bupati-Wakil Bupati hasil Pilkada 2024 mulai menemui titik terang. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Magetan terpilih akan dilaksanakan pada 23 Mei 2025. Hal tersebut disampaikan Khofifah saat dimintai keterangan soal perkembangan administrasi pelantikan yang hingga kini […]

    Bagikan
expand_less