Bupati Madiun Tekankan Layanan Sepenuh Hati, Guna Menguatkan Strategi Kinerja RSUD Dolopo
- account_circle Tova Pradana
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 61
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sinergia | Madiun — Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit daerah. Hal ini ditegaskan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar di RSUD Dolopo, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula RSUD Dolopo tersebut dihadiri seluruh karyawan rumah sakit, jajaran pejabat Pemkab Madiun, camat, kepala puskesmas, hingga kepala desa di sekitar wilayah Dolopo. Forum ini menjadi wadah harmonisasi sekaligus penguatan pelayanan kesehatan berbasis kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Hari Wuryanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang tidak hanya profesional, tetapi juga dilandasi empati dan ketulusan.
“Kalau sudah melayani dengan sepenuh hati, tidak ada sekat. Dari situ akan muncul keikhlasan, dan kesembuhan pasien juga bisa lebih cepat dirasakan,” ujar Bupati Hari.
Ia menyebut, peningkatan layanan kesehatan merupakan bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun. Menurutnya, masyarakat sejahtera salah satunya ditentukan oleh kondisi kesehatan yang baik.
Dalam forum tersebut, Pemkab Madiun memaparkan lima pilar utama strategi penguatan layanan kesehatan daerah. Pertama, penguatan layanan kesehatan primer melalui optimalisasi peran puskesmas serta peningkatan layanan promotif dan preventif, termasuk program kesehatan keluarga.
Kedua, peningkatan akses dan mutu pelayanan dengan penyediaan sarana prasarana yang memadai, pemerataan tenaga kesehatan, serta digitalisasi layanan kesehatan.
Ketiga, integrasi program kesehatan seperti penanganan stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta peningkatan gizi masyarakat.
Keempat, pemberdayaan masyarakat melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penguatan peran kader kesehatan, serta peningkatan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan.
Kelima, kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan dunia pendidikan, sosial, ekonomi, hingga dukungan dunia usaha melalui program CSR serta kemitraan dengan organisasi masyarakat.
Bupati yang akrab disapa mas Hari Wur itupun menegaskan, RSUD Dolopo sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) harus mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan publik yang humanis.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antar seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak bisa dicapai secara individu.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri dan tidak bisa sukses sendiri. Sukses adalah kebersamaan kita,” ucapnya.
Melalui forum ini, Pemkab Madiun berharap tercipta harmonisasi pelayanan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (Tov)
- Penulis: Tova Pradana
- Editor: Diez






