Berita Terkini
Trending Tags

Harga Daging Sapi di Magetan Masih Tinggi Pasca Lebaran, Komoditas Lain Ikut Naik

  • account_circle Kusnanto
  • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
  • visibility 114
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Harga daging sapi di Magetan pasca lebaran tembus Rp150 ribu per kg, (25/3/2026), Foto : Kus-Sinergia

Sinergia | Magetan — Harga daging sapi di Pasar Sayur Kabupaten Magetan, Jawa Timur, masih tergolong tinggi meski mulai mengalami penurunan pasca Lebaran IdulFitri. Pada hari keempat Lebaran, harga daging sapi tercatat berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, turun Rp10 ribu dari sebelumnya yang sempat menembus lebih dari Rp160 ribu per kilogram.

Kenaikan harga daging sapi ini terjadi sejak H-3 Lebaran. Saat itu, harga melonjak signifikan dari kisaran Rp125 ribu menjadi Rp160 ribu per kilogram. Sementara, penurunan harga yang terjadi saat ini belum sepenuhnya mengembalikan harga ke kondisi normal sebelum Lebaran.

Meski harga masih tinggi, para pembeli relatif tidak mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka dinilai memahami bahwa kenaikan harga dipicu oleh mahalnya harga sapi hidup selama momentum Lebaran.

Suwarniasih, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Sayur Magetan, menyebut kenaikan harga sudah menjadi tren musiman saat hari besar keagamaan. Ia mengatakan pembeli cenderung memaklumi kondisi tersebut.

“Karena harga sapi memang mahal menjelang Lebaran, otomatis harga daging ikut naik. Pembeli juga saling memahami. Sekarang sudah turun dari Rp160 ribu menjadi Rp150 ribu, tapi sayuran masih mahal,” ujarnya.

Tak hanya daging sapi, sejumlah komoditas pangan lain juga mengalami kenaikan. Harga daging ayam naik menjadi Rp45 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp38 ribu hingga Rp40 ribu. Sementara itu, harga telur ayam turut merangkak naik dari Rp28 ribu menjadi Rp29 ribu per kilogram.

Di sektor sayuran, harga sebagian besar komoditas masih tinggi. Tomat dijual Rp20 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp15 ribu, sementara kacang kapri melonjak dari Rp60 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram. Cabai rawit juga masih bertahan tinggi di angka Rp85 ribu per kilogram.

Selain itu, harga wortel, kubis, dan daun sawi juga belum menunjukkan penurunan signifikan. Hanya daun selada yang mengalami penurunan harga, dari Rp30 ribu menjadi Rp20 ribu per kilogram.

Pedagang sayur lainnya, Hinayah, mengatakan hampir seluruh harga sayuran masih stabil di level tinggi, dengan cabai sebagai komoditas yang paling mencolok kenaikannya.

“Hampir semua masih tinggi, belum ada yang turun. Yang paling terasa itu cabai, harganya masih mahal,” katanya.

Para pedagang dan pembeli kini berharap harga bahan pokok dapat segera kembali stabil dalam waktu dekat seiring berakhirnya momentum Lebaran. (Kus)

Bagikan
  • Penulis: Kusnanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Naker Fest 2025 Sediakan 2.058 Lowongan Kerja

    Naker Fest 2025 Sediakan 2.058 Lowongan Kerja

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun menggelar Naker Fest 2025 di GOR Wilis pada Selasa (30/09/2025) hingga Rabu (01/10/2025). Kegiatan ini menghadirkan 26 perusahaan dari wilayah Madiun Raya. Perusahaan yang terlibat meliputi sektor pabrik hingga lembaga penyalur tenaga kerja ke luar negeri. Dalam Naker Fest ini tersedia 2.058 lowongan pekerjaan. Dari jumlah tersebut, […]

    Bagikan
  • Pemkot Madiun Salurkan BLTD Bagi 2.104 Penerima Manfaat

    Pemkot Madiun Salurkan BLTD Bagi 2.104 Penerima Manfaat

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Daerah (BLTD) triwulan I tahun 2026 secara serentak, Senin (23/2/2026). Seperti dalam penyerahan bantuan yang dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (PLT) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun kepada penerima manfaat di Kelurahan Oro Oro Ombo Kecamatan Kartoharjo. Dalam keterangannya, F. Bagus Panuntun […]

    Bagikan
  • RILIS WALIKOTA

    100 Hari Kerja Maidi-F. Bagus Panuntun Raih Kepuasan Publik Tertinggi di Jatim

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Survei dari The Republik Institute menunjukkan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun, Maidi dan Bagus Panuntun, menorehkan prestasi gemilang dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka. Hasil survei menempatkan pasangan ini sebagai kepala daerah dengan kinerja terbaik se-Jawa Timur berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat yang sangat tinggi terhadap pelayanan […]

    Bagikan
  • Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Ponorogo

    Pastikan Keamanan Ibadah Natal, Polisi Sterilisasi Gereja di Ponorogo

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo – Menjelang perayaan Natal, aparat gabungan melakukan sterilisasi di seluruh gereja yang ada di Kabupaten Ponorogo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah Natal. Proses sterilisasi dilakukan oleh petugas Samapta Polres Ponorogo dengan menyisir setiap sudut gereja secara menyeluruh. Petugas menggunakan metal detector serta kaca inspeksi […]

    Bagikan
  • KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka

    KPK Resmi Tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Tersangka

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle Ega Patria
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Sinergia | Jakarta — Usai menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Sabtu (8/11/2025), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko sebagai tersangka dalam kasus dugaan jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Selain Sugiri, KPK juga menetapkan tiga tersangka lainnya, yakni Sekretaris Daerah Agus Pramono, Direktur RSUD […]

    Bagikan
  • Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    Sempat Tak Bisa Dihubungi, Anak Hilang di Madiun Ditemukan Polisi Kurang 24 Jam

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun –  Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kartoharjo Polres Madiun Kota menerima pengaduan laporan anak hilang pada Jum’at (26/12/2025) malam. Korban FHA meninggalkan rumah sejak Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Gadis 13 tahun itu selama ini tinggal bersama Asri Sukmajati (36) bibinya dan Sri Darwati (68) sang nenek di Jalan Mandalasari 21 […]

    Bagikan
expand_less