Berita Terkini
Trending Tags

Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 240
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun siapkan langkah regenerasi jabatan, (8/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai bersiap menghadapi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) dalam dua tahun ke depan. Kondisi tersebut mendorong Pemkot menyiapkan langkah regenerasi jabatan sekaligus memperkuat ritme kerja birokrasi.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menegaskan seluruh ASN, mulai dari eselon II, III hingga IV, harus menyamakan irama kerja dan tujuan organisasi. Hal itu disampaikannya usai rapat pengarahan dan pembinaan eselon III seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung GCIO Kota Madiun, Rabu (8/4/2026).

“Sekarang saya ingin teman-teman mulai dari eselon II, eselon III, sampai eselon IV itu semuanya satu irama. Kita satu tujuan dan harus saling bekerja sama,” ujar Bagus.

Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat berdasarkan pemetaan pegawai, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun cukup banyak pada 2026 dan 2027. Bahkan, pada 2027 sejumlah pejabat eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) juga akan purnatugas.

“Melihat mapping pegawai, di tahun 2026 ini banyak yang pensiun, di 2027 eselon II juga banyak yang pensiun. Maka saya harus prepare, menyampaikan bagaimana ritme kerja, kebiasaan, dan mindset teman-teman ASN ke depan,” jelasnya.

Bagus menambahkan, Pemkot Madiun tetap berpegang pada regulasi dalam proses pengisian jabatan dan pembinaan ASN. Saat ini, pihaknya juga tengah menyiapkan sistem penilaian kinerja yang sesuai aturan untuk memetakan karier pegawai sekaligus menyiapkan calon pengganti pejabat yang pensiun.

“Secara regulasi kita tetap mengikuti aturan. Hari ini saya juga sedang mempersiapkan sistem penilaian yang sesuai dengan aturan di atas,” katanya.

Namun, ia menegaskan akan bersikap tegas terhadap ASN yang dinilai tidak mampu mengikuti ritme kerja atau tidak dapat dibina. Bahkan, penurunan jabatan bisa dilakukan jika kinerja tidak menunjukkan perbaikan.

“Kalau memang benar-benar tidak bisa kita bina, ya bisa saya turunkan eselonnya,” tegas Bagus.

Di sisi lain, Bagus berharap para ASN mulai membangun budaya kerja yang lebih proaktif dan memiliki inisiatif dalam menjalankan tugas.

“Saya lebih senang kalau teman-teman ini punya budaya menginisiasi, sehingga mereka peduli,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun, Haris Rahmanuddin menjelaskan, Pemkot tengah mempersiapkan regenerasi ASN dengan memanfaatkan sistem karier berbasis merit.

Menurutnya, proses penilaian calon pejabat tidak hanya melihat pendidikan dan kompetensi teknis, tetapi juga kinerja serta loyalitas pegawai.

“Penilaian kinerja menjadi salah satu dasar untuk mempersiapkan siapa yang nanti akan menggantikan. Selain itu juga ada kualifikasi pendidikan dan kompetensi yang menjadi dasar pembangunan karier ASN,” kata Haris.

Ia menambahkan, proses tersebut tetap melalui mekanisme asesmen dan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau mekanisme tentu melalui asesmen sebagaimana SOP dan aturan yang selama ini berlaku,” ujarnya.

Terkait kesiapan SDM, Haris menilai ASN di level bawah cukup banyak yang memiliki kompetensi untuk mengisi jabatan strategis yang akan kosong.

“Saya kira rekan-rekan banyak yang secara persyaratan dan kemampuan ada. Tinggal nanti kita lihat siapa yang benar-benar terbaik untuk menduduki posisi-posisi vital,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    Tahun Berganti, Mutasi Pejabat Pemkab Magetan Masih Tertahan di BKN

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 243
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Rencana perombakan birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan kembali molor. Hingga penghujung 2025, mutasi pejabat yang sudah lama dinantikan tak juga terealisasi. Delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tercatat masih ditempati pejabat yang telah berstatus “penghuni lama” selama lebih dari lima tahun. Data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Buka KAI Schooliday 2026, Hadirkan Edukasi dan Hiburan Selama Libur Sekolah

    KAI Daop 7 Madiun Buka KAI Schooliday 2026, Hadirkan Edukasi dan Hiburan Selama Libur Sekolah

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun resmi membuka program tahunan KAI Schooliday 2026 di Stasiun Madiun, Rabu (8/7/2026). Mengusung tema “Liburan Bermakna Bersama KAI”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman edukatif sekaligus menghibur bagi anak-anak selama masa libur sekolah. Deputy Vice President KAI Daop […]

    Bagikan
  • SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    SPPG 2 Polres Magetan Salurkan Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar di Poncol

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan – Suasana ceria tampak menyelimuti halaman sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Rabu (12/11/2025). Ratusan siswa dari berbagai jenjang pendidikan tampak antusias menyambut kedatangan tim SPPG 2 Polres Magetan yang menyalurkan paket Makanan Bergizi Gratis (MBG) perdana. Penyaluran ini menandai beroperasinya dapur SPPG 2 Polres Magetan yang berlokasi di Desa Janggan. […]

    Bagikan
  • Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

    Pemkab Madiun Genjot Program SPALDS, Tekan Stunting dan Tingkatkan Sanitasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun terus mengakselerasi upaya peningkatan layanan sanitasi di wilayahnya. Tahun 2025 ini, program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) kembali digulirkan. Sebanyak 473 titik sanitasi ditargetkan terbangun, tersebar di 10 kecamatan. Bupati Madiun Hari Wuryanto secara simbolis menyerahkan pelaksanaan program tersebut kepada kelompok swadaya masyarakat (KSM) […]

    Bagikan
  • TMMD ke-125 di Kampung Pesilat Siap Buka Akses Jalan Baru Sepanjang 3.500 Meter

    TMMD ke-125 di Kampung Pesilat Siap Buka Akses Jalan Baru Sepanjang 3.500 Meter

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali hadir bagi masyarakat. Korem 081/Dhirotsaha Jaya menegaskan komitmennya dalam membantu pemerintah guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami jajaran Korem 081/DSJ selalu antusias dalam setiap gelaran TMMD. Kami tahu betapa pentingnya program ini untuk membantu pemerintah dalam mengakselerasikan pembangunan, khususnya di daerah […]

    Bagikan
  • Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    Diduga Laka Tunggal, Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Semak-Semak Bersama Motornya 

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Tova Pradana
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Sinergia | Kab. Madiun – Seorang perempuan muda berusia 19 tahun ditemukan tewas di semak-semak pinggir Jalan Raya Saradan–Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Jumat (27/06/2025) pagi. Di dekat jasad korban, ditemukan sepeda motor jenis matik dalam kondisi rusak. Polisi menduga korban tewas akibat kecelakaan tunggal. Korban diketahui bernama Jepi Novia, warga Desa Durenan, Kecamatan Gemarang. […]

    Bagikan
expand_less