Berita Terkini
Trending Tags

Banyak ASN Pemkot Madiun Masuki Masa Pensiun, Plt Wali Kota Siapkan Sistem Penilaian dan Ingatkan Eselon III

  • account_circle Kriswanto
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • visibility 208
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Image Not Found
Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun siapkan langkah regenerasi jabatan, (8/4/2026), Foto : Istimewa

Sinergia | Kota Madiun – Pemerintah Kota Madiun mulai bersiap menghadapi gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) dalam dua tahun ke depan. Kondisi tersebut mendorong Pemkot menyiapkan langkah regenerasi jabatan sekaligus memperkuat ritme kerja birokrasi.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun menegaskan seluruh ASN, mulai dari eselon II, III hingga IV, harus menyamakan irama kerja dan tujuan organisasi. Hal itu disampaikannya usai rapat pengarahan dan pembinaan eselon III seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di Gedung GCIO Kota Madiun, Rabu (8/4/2026).

“Sekarang saya ingin teman-teman mulai dari eselon II, eselon III, sampai eselon IV itu semuanya satu irama. Kita satu tujuan dan harus saling bekerja sama,” ujar Bagus.

Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat berdasarkan pemetaan pegawai, jumlah ASN yang memasuki masa pensiun cukup banyak pada 2026 dan 2027. Bahkan, pada 2027 sejumlah pejabat eselon II atau jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) juga akan purnatugas.

“Melihat mapping pegawai, di tahun 2026 ini banyak yang pensiun, di 2027 eselon II juga banyak yang pensiun. Maka saya harus prepare, menyampaikan bagaimana ritme kerja, kebiasaan, dan mindset teman-teman ASN ke depan,” jelasnya.

Bagus menambahkan, Pemkot Madiun tetap berpegang pada regulasi dalam proses pengisian jabatan dan pembinaan ASN. Saat ini, pihaknya juga tengah menyiapkan sistem penilaian kinerja yang sesuai aturan untuk memetakan karier pegawai sekaligus menyiapkan calon pengganti pejabat yang pensiun.

“Secara regulasi kita tetap mengikuti aturan. Hari ini saya juga sedang mempersiapkan sistem penilaian yang sesuai dengan aturan di atas,” katanya.

Namun, ia menegaskan akan bersikap tegas terhadap ASN yang dinilai tidak mampu mengikuti ritme kerja atau tidak dapat dibina. Bahkan, penurunan jabatan bisa dilakukan jika kinerja tidak menunjukkan perbaikan.

“Kalau memang benar-benar tidak bisa kita bina, ya bisa saya turunkan eselonnya,” tegas Bagus.

Di sisi lain, Bagus berharap para ASN mulai membangun budaya kerja yang lebih proaktif dan memiliki inisiatif dalam menjalankan tugas.

“Saya lebih senang kalau teman-teman ini punya budaya menginisiasi, sehingga mereka peduli,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun, Haris Rahmanuddin menjelaskan, Pemkot tengah mempersiapkan regenerasi ASN dengan memanfaatkan sistem karier berbasis merit.

Menurutnya, proses penilaian calon pejabat tidak hanya melihat pendidikan dan kompetensi teknis, tetapi juga kinerja serta loyalitas pegawai.

“Penilaian kinerja menjadi salah satu dasar untuk mempersiapkan siapa yang nanti akan menggantikan. Selain itu juga ada kualifikasi pendidikan dan kompetensi yang menjadi dasar pembangunan karier ASN,” kata Haris.

Ia menambahkan, proses tersebut tetap melalui mekanisme asesmen dan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau mekanisme tentu melalui asesmen sebagaimana SOP dan aturan yang selama ini berlaku,” ujarnya.

Terkait kesiapan SDM, Haris menilai ASN di level bawah cukup banyak yang memiliki kompetensi untuk mengisi jabatan strategis yang akan kosong.

“Saya kira rekan-rekan banyak yang secara persyaratan dan kemampuan ada. Tinggal nanti kita lihat siapa yang benar-benar terbaik untuk menduduki posisi-posisi vital,” pungkasnya. (Krs)

Bagikan
  • Penulis: Kriswanto
  • Editor: Diez

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Lagi Harus Memutar Jauh, Akses Lalu Lintas Warga Desa Ngloning Kini Lebih Mudah

    Tak Lagi Harus Memutar Jauh, Akses Lalu Lintas Warga Desa Ngloning Kini Lebih Mudah

    • calendar_month Minggu, 7 Jun 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Sinergia | Ponorogo — Senyum Hariyanto tak pernah selebar itu sebelumnya. Berdiri di atas jembatan yang baru saja rampung dibangun, warga Desa Ngloning itu seakan masih sulit mempercayai bahwa apa yang selama puluhan tahun hanya menjadi harapan, kini benar-benar berdiri kokoh di hadapannya. Bersama warga lainnya, ia menyaksikan sebuah perubahan besar yang akan mengubah kehidupan […]

    Bagikan
  • 9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

    9,6 Juta Kunjungan Orang dan Kendaraan di Kawasan PSC Selama 2025

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Kawasan Pahlawan Street Center (PSC) menjadi magnet wisata di Kota Madiun. Sepanjang tahun 2025, total kunjungan di objek wisata Kota Pecel tersebut tembus 9,6 juta. Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Madiun Noor Aflah mengungkapkan angka kunjungan tersebut hasil perolehan data analitik CCTV yang merekam aktivitas […]

    Bagikan
  • Prajurit Yonif 501/BY Tuntaskan Misi di Papua Barat, Kembali dengan Kepala Tegak

    Prajurit Yonif 501/BY Tuntaskan Misi di Papua Barat, Kembali dengan Kepala Tegak

    • calendar_month Jumat, 6 Jun 2025
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Setelah berbulan-bulan bertugas di wilayah rawan konflik, para prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 501/BY yang tergabung dalam Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile akhirnya kembali ke markas mereka di Madiun. Penugasan di Kabupaten Maybrat, Provinsi Papua Barat Daya, resmi berakhir dengan capaian yang membanggakan. Suasana haru mewarnai upacara penyambutan di satuan. […]

    Bagikan
  • Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    Ini Tanggapan DPRD Magetan  Soal Aksi Massa Terkait Persoalan Pokir

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Kusnanto
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Sinergia | Magetan — DPRD Kabupaten Magetan membeberkan sejumlah tuntutan utama yang disampaikan massa aksi saat audiensi, yang berfokus pada transparansi, akuntabilitas, serta komitmen lembaga legislatif dalam mendukung proses hukum dugaan korupsi Pokir. Wakil Ketua DPRD Magetan, Puthut Pujiono, menyebut massa menuntut agar seluruh proses pengelolaan Pokir dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak diskriminatif. […]

    Bagikan
  • KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    KAI Daop 7 Madiun Catat 26.417 Penumpang pada H+2 Lebaran 2026

    • calendar_month Minggu, 22 Mar 2026
    • account_circle Kriswanto
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Sinergia | Kota Madiun – Volume penumpang kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkat pada hari kedua Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Kenaikan tercatat sekitar 8 persen dibandingkan hari sebelumnya. Berdasarkan data sementara pada Minggu (22/3/2026), total penumpang mencapai 26.417 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 13.846 penumpang […]

    Bagikan
  • Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

    Pengakuan Atlet Kickboxing Nasional: Dilecehkan Pelatih, Perjuangan Mencari Keadilan yang Berliku

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Sinergia Mediatama
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Sinergia – Kabar mengejutkan datang dari dunia olahraga Tanah Air. Kasus pelecehan terhadap atlet kembali mencuat setelah VA, atlet kickboxing nasional mengaku menjadi korban pelecehan oleh Ketua Pengurus Provinsi Kick Boxing Indonesia Jawa Timur, berinisial WPC. Dalam unggahan postingan di akun Instagramnya, atlet kelahiran 25 Juni 2001 itu menceritakan perjalanannya mencari keadilan. Dalam unggahan tersebut, […]

    Bagikan
expand_less